•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Lebong Handoko Cokro Putranto SKM saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com

fokusbengkulu, lebong – Kenaikan tarif iuran BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan oleh pemerintah pusat sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Ini akan berdampak pada pelayanan kesehatan terhadap pemegang Kartu BPJS Kelas III yang preminya ditanggung oleh APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah,red) atau juga dikenal dengan PBI (Penerima Bantuan Iuran) di Kabupaten Lebong.

Sebab, di APBD Kabupaten Lebong Tahun 2020, anggaran BPJS Kesehatan (Jamkesda) hanya  Rp 7.474.732.000. Jumlah tersebut mengacu pada tarif lama untuk PBI yakni Rp 23.000/orang/bulan. Sementara, berdasarkan Perpres Nomor 75 Tahun 2019, iuran untuk Kelas III naik menjadi Rp 42.000/orang/bulan. Dengan kenaikan tarif, anggaran yang dibutuhkan yakni Rp 15.223.320.000. Anggaran tersebut untuk mengcover 30.205 jiwa warga Kabupaten Lebong yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan PBI atau Kelas III (Berdasarkan update data terbaru BPJS Kesehatan Lebong). Artinya, ada kekurangan anggaran Rp 7.748.588.000,-

“Karena anggaran yang ada sekarang itu hanya Rp 7,4 miliar. Jadi, kontrak atau PKS (Perjanjian Kerja Sama,red) kita dengan Pemda Lebong, untuk BPJS Kesehatan PBI atau Jamkesda hanya terhitung 1 Januari 2020, sampai dengan 31 Mei 2020,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Lebong Handoko Cokro Putranto SKM saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com, Jum’at (10/1) di kantornya.

Lebih rinci Handoko menjelaskan, jika nanti kekurangan anggaran tersebut diakomodir di APBD Perubahan. Berarti ada rentang waktu beberapa bulan, BPJS Kesehatan PBI kelas III dinon aktifkan atau tidak bisa dilayani. Karena mesti menunggu pengesahan APBD Perubahan. Pihak BPJS Kesehatan pusat, aku Handoko, tidak bisa menalangi kekurangan tersebut.

Untuk mengatasi permasalahan itu, menurut dia, Berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 900/14075/SJ tentang Penyesuaian Iuran Jaminan Kesehatan, pada poin 8, disebutkan, pemerintah daerah melakukan penyesuaian iuran. Bagi pemerintah daerah yang telah menetapkan APBD TA 2020, menyesuaikan penganggaran yang dimaksud dengan melakukan perubahan Perkada (Peraturan Kepala Daerah,red) tentang Penjabaran Perubahan APBD. Mendahului Perda (Peraturan Daerah,red) Perubahan APBD.

“Opsinya itu, diterbitkan Perkada untuk penambahan anggaran tanpa menunggu APBD Perubahan. Kalau tidak, ya..kita jalankan sesuai dengan yang ada dikontrak, yakni hanya sampai 31 Mei 2020,” imbuh Handoko. Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong Rachman SKM MSi saat dikonfirmasi fokusbengkulu, tidak menampik terkait kekurangan anggaran yang mencapai Rp 7,7 miliar itu. Menurut dia, karena terjadi defisit anggaran di APBD Kabupaten Lebong. Maka tetap dijalankan sesuai dengan anggaran yang telah diplot di APBD Tahun 2020 yakni senilai Rp. 7,4 miliar.

“Terkait kekurangan anggaran ini, kita sudah lapor ke TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah,red). Karena defisit anggaran. Sekarang tetap dijalankan sesuai dengan anggaran yang ada dulu,” tulis Rachman via WhatsApp. Berkenaan dengan kemungkinan peserta BPJS Kesehatan Kelas III tidak bisa dilayani setelah kontrak habis per tanggal 31 Mei, Rachman hanya mengatakan bahwa tidak seluruhnya tidak terlayani.

“Untuk premi yang ditanggung APBD, non aktif. Kalau BPJS Kesehatan mandiri, PBI APBN (Penerima Bantuan Iuran bersumber APBN,red) dan yang lain-lain masih bisa dilayani,” sampai Rachman.(wef)

 

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Sempat Mangkir, Kades yang Diduga Korupsi DD Ini Tak Berkutik saat Dijemput Polisi

Rabu, 20 Okt 2021 11:30 WIB

Tersangka Ma (kanan) saat diperiksa penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Kepahiang fokusbengkulu,kepahiang – Oknum Kades Kelobak Kecamatan...

Gerebek Galian C Ilegal di Lubuk Penyamun, Polisi Amankan Dua Orang

Rabu, 20 Okt 2021 09:49 WIB

fokusbengkulu,kepahiang - Unit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) bersama Tim Jupi Sat Reskrim Polres Kepahiang menggerebek tambang Galian C yang...

Kasus Covid-19 Menurun Drastis, Dinkes Rejang Lebong Tetap Geber Vaksinasi

Selasa, 19 Okt 2021 08:12 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kasus Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong menurun drastis sejak beberapa pekan terakhir. Saat ini, kasus aktif hanya...

Luar Biasa, BNNP Bengkulu Gagalkan Penyeludupan 143 Kilogram Ganja Senilai Rp 700 Juta

Sabtu, 16 Okt 2021 09:01 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong –  Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu menorehkan prestasi luar biasa dalam memberantas peredaran...

Baru Sepekan Dilantik, Oknum Pejabat Pemprov Bengkulu Diciduk Gegara Tipu Warga Ratusan Juta

Sabtu, 16 Okt 2021 01:38 WIB

Hr saat diperiksa penyidik Reskrim Polres Bengkulu fokusbengkulu,kotabengkulu – Seorang oknum penjabat Pemprov Bengkulu yang baru sekitar sepekan...

Tersandung UU ITE, Eks Anggota Polri di Rejang Lebong Malah Ketahuan Tanam Ganja

Kamis, 14 Okt 2021 11:06 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apes dialami seorang pria berinisial AYH (40). Ia ditangkap tim gabungan Sat Resnarkoba dan Sat Reskrim Polres Rejang...

Pemkab Lebong Tetapkan Pilkades Serentak 14 Desember 2021

Kamis, 14 Okt 2021 05:41 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong menetapkan jadwal pelaksanaan pemungutan suara atau hari H Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Gelombang...

Verifikasi Faktual di Bengkulu Selesai, JMSI Selangkah Lagi Jadi Konstituen Dewan Pers

Rabu, 13 Okt 2021 09:17 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Rangkaian verifikasi faktual (Verfak) yang dilaksanakan oleh Dewan Pers terhadap 12 Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan...

Perburuan Tikus Lanjut Tahun Depan, Pemkab Lebong Bakal Gelontorkan Rp 900 Juta

Selasa, 12 Okt 2021 06:18 WIB

Bupati Lebong Kopli Ansori saat dikonfirmasi di sela-sela acara panen raya di Desa Kota Baru, Kamis (7/10/2021) fokusbengkulu,lebong –...

Usai Sertijab, Hartoni Fokus Persiapkan Pilkades Serentak Desember Ini

Selasa, 12 Okt 2021 04:36 WIB

Plt Kepala Dinas PMDSos Hartoni (kanan) dan Kepala Dinas Perkim Reko Haryanto saat sertijab, Senin (11/10/2021) fokusbengkulu,lebong – Mantan...

%d blogger menyukai ini: