Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi saat menyampaikan arahan terkait progres 16 program unggulan 

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati H Rosjonsyah SIP MSi terus melakukan inovasi-inovasi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berlandaskan pada Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia. 

Saat terpilih sebagai orang nomor satu di Kabupaten Lebong untuk periode kedua di tahun 2015 lalu, dan dilantik di awal 2016, Bupati berkomitmen untuk mewujudkan 16 program unggulan sebagaimana telah digadang-gadangkan Bupati pada saat berkampanye di Pilkada 2015. Seiring berjalannya waktu, 16 program unggulan yang menjadi janji politik Bupati tersebut ternyata bukanlah isapan jempol belaka. Tetapi, benar-benar diwujudkan.

Meskipun memang, masih ada kekurangan dan memerlukan penyempurnaan ke depannya. Hal tersebut, tentu bisa dimaklumi. Ini juga tidak ditampik oleh Bupati. Setelah empat tahun berjalan masa kepimpinan Bupati Rosjonsyah di periode kedua ini, keenam belas program unggulan tersebut secara keseluruhan progresnya sudah mencapai 80,27 persen.

Menariknya, penilaian tersebut bukan berasal dari internal Pemkab Lebong. Melainkan dari lembaga independen yang kredibel dan kompeten yakni Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bengkulu (Unib).

Hal tersebut terungkap dalam ekspos capaian program prioritas 2016-2019 yang digelar di Gedung Graha Bina Praja, Sekretariat Daerah (Setda) Lebong di Tubei, Kamis (23/1/2020). Persentase capaian 16 program unggulan tersebut, sebagaimana tertuang dalam tabel berikut :

Ekspos capaian 16 program unggulan dihadiri langsung oleh Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi, didampingi Asisten II Drs Dalmuji Suranto, Inspektur Inspektorat Jauhari Chandra MM, Kepala Bappeda Drs Robert Rio Mantovani, Kabag Administrasi Pembangunan Setda Lebong Syarifudin SSos MSi, Kabag Keprotokolan Riki Irawan SSos MSi, Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Donni Swabuana ST MSi dan beberapa pejabat eselon lainnya di lingkup Pemkab Lebong. Serta mengundang awak media, baik media cetak maupun elektronik yang ada di Kabupaten Lebong.

Sementara Tim Ahli dari LPPM Unib berjumlah 7 orang terdiri dari Dr M Mustopa Romdhon MSi sebagai Ketua dengan keahlian Ekonomi. Ir Basuki Sigit Priyono MSc dengan keahlian sosial. Dr Putri Suci Asriani SP MP keahlian pangan. dr Novriantika Lestari M.Biomed keahlian kesehatan. Ir Bambang Sumantri MS keahlian pertanian. Lalu ada, Besperi ST MT keahlian teknik sipil. Kemudian, Neza Agusdianita MPd keahlian pendidikan & sosial.

 

“Metode pengukuran capaian ini adalah survey langsung ke lapangan dengan melakukan wawancara, memberikan kuesioner dan observasi lapangan. Kemudian, responden terdiri dari masyarakat dan juga OPD di jajaran Pemkab Lebong,” ungkap Ketua Tim Ahli LPPM Dr M Mustopa Romdhon MSi.

Berdasarkan data yang telah dirilis oleh Tim LPPM Unib, di sektor pendidikan, terdapat beberapa program dan indikator. Yakni Lebong bebas buta huruf hijaiyah dengan indikator angka melek huruf hijaiyah di tingkat SD yang mencapai 88.69%. Angka melek huruf hijaiyah di tingkat SMP yang sudah mencapai 64.57%.

Selanjutnya, proram Lebong bebas drop out pendidikan dasar dan pengembangan sekolah unggulan. Persentase siswa bebas DO tingkat SD mencapai 99,9%. Persentase siswa bebas DO tingkat SMP mencapai 98,3 %.

Kemudian, jumlah sekolah unggulan, tingkat SD ada 8 dan tingkat SMP ada 8 sekolah. Berikutnya, Pemkab Lebong juga memberikan beasiswa kepada 150 siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Terakhir, Lebong berprestasi olahraga mengacu pada prestasi di tingkat POPDA dan POPNAS di mana capaian sudah 100 %.

Kemudian, di sektor infrastruktur,  jalan kabupaten yang sudah dalam kondisi baik dengan target 512.311 Km, sudah tercapai 89,1%. Lebong bebas krisis air bersih, target di 93 desa, sudah tercapai 91,4%. Lebong terang, target di 93 desa, sudah tercapai 98,92%.

Selanjutnya, masih di sektor infrastruktur. Ada program Lebong pemerintahan berbasis IT yang terdiri dari layanan publik kesehatan online sudah tercapai 100%.

Layanan publik pendidikan online sudah tercapai 100%. Layanan publik kependudukan online (SIAK, SITUNTE) sudah 100%. Layanan perizinan online 100%. Layanan publik kepariwisataan online (Lebong dalam genggaman) sudah 100%. Website OPD (13 dari 26 OPD) capaian 50%.

Layanan kepegawaian online (SIMPEG) sudah 100 %. Lalu, tata kelola pemerintahan yang sudah menerapkan e-monev, e-planning, e-lapor, Simaya dan e-absensi.

Berikutnya, Lebong bebas rumah tidak layak huni (RTLH), target 1.160 unit dan sudah over target yakni 144,48%. Di sektor kesehatan, Lebong Sehat : Bebas gizi buruk, capaian sudah 99,95%. Program jemput sakit pulang sehat, untuk pasien umum capaian 56,69%. Sedangkan untuk pasien dengan gangguan kejiwaan sudah 95%.

Lalu, di sektor pangan dan energi. Program Lebong lumbung pangan dan energi. Indikator jumlah produksi pangan memenuhi kebutuhan pangan : sumber energi, protein nabati-hewani, lemak dan vitamin mineral mencapai 100%. Lalu, indikator terdapat BUMD, BUMN, perusahaan swasta nasional, dan perusahaan swasta asing yang melakukan eksplorasi dan eksploitasi sumber energi listrik di Kabupaten Lebong.

Lalu, indikator pemenuhan energi bahan bakar LPG, mudah didapatkan di depot-depot penjualan berizin resmi yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Lebong. Capaian sudah 100 %.

Berikutnya, program cetak sawah baru 2.500 hektar, baru terealisasi sebanyak 50 hektar atau 2%. Kemudian, Lebong panen dan tanam dua kali dalam setahun (Indikator : padi dan tanaman lainnya) sudah mencapai 95%.

Di sektor ekonomi, program Lebong pusat budaya dan destinasi wisata (Indikator : jumlah kunjungan wisata) target 30.000 sudah tercapai 68%. Lebong memiliki 100 UKM dan IKM produktif capaian sudah 100 %. Terakhir, Lebong akan membentuk BUMD baru, capaian sudah 40 %.

“Mengingat masa jabatan Bupati Rosjonsyah masih tersisa kurang lebih 1 tahun lagi, maka persentase capaian tersebut masih akan meningkat,” terang Mustopa. Sementara itu, Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi mengatakan, di sisa jabatannya, dia mengajak seluruh jajaran Pemkab Lebong untuk menyukseskan 16 program unggulan yang belum mencapai target.

“Kekurangan tentu ada. Karena, saya hanyalah manusia biasa. Kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT. Oleh sebab itu, peran aktif dari semua elemen masyarakat untuk memberikan kritik dan saran yang sifatnya membangun, itu sangat dibutuhkan, demi memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada itu ke depan,” sampai Bupati. (emzon)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Membanggakan, Pemkab Lebong Sabet Peringkat 8 Nasional Standar Pelayanan Publik

Kamis, 13 Jan 2022 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd kembali menorehkan prestasi yang...

Sukses di Uram Jaya, MT-II Meluas ke Lebong Tengah, Bupati Panen Raya Padi Lagi

Rabu, 12 Jan 2022 11:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan Bupati Lebong Kopli Ansori dalam merealisasikan program unggulan di sektor pertanian yakni tanam minimal dua kali...

Ciduk Warga Lais, Polisi Sita Tiga Paket Sabu

Rabu, 12 Jan 2022 09:29 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di awal tahun 2022....

Mutasi Pejabat Polres Lebong : Kabag Logistik dan Kasat Reskrim Diganti

Rabu, 12 Jan 2022 08:34 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mutasi di tubuh Polres Lebong kembali bergulir. Kali ini, ada sebanyak empat pejabat yang diganti. Yakni, Kabag Logistik...

Bupati Kopli Ansori Memang Beda, Ngantor di Kecamatan Demi Serap Aspirasi Warga

Selasa, 11 Jan 2022 08:39 WIB

Bupati Kopli Ansori (tengah) saat berbincang dengan salah seorang warga serta beberapa pejabat OPD di hari pertama ngantor di Kantor Camat Lebong...

Baru Keluar Penjara, Residivis Bertato Asal PUT Ditangkap Lagi karena Bawa Kabur Motor

Sabtu, 8 Jan 2022 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pengap di balik jeruji besi sepertinya tidak membuat seorang pria residivis berinisial SH (38) warga Desa Kasie...

Kado Manis Awal Tahun, JMSI Ditetapkan sebagai Konstituen Dewan Pers

Sabtu, 8 Jan 2022 09:22 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Organisasi perusahaan media massa berbasis internet, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), telah resmi ditetapkan sebagai...

Tempo 9 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Selatan

Jumat, 7 Jan 2022 01:03 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Gerak cepat tim buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban atas nama...

Edan, IRT Muda di Rejang Lebong Simpan 1,2 Kg Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 5 Jan 2022 11:10 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apa yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berinisial FF (29), warga Kecamatan Binduriang Kabupaten...

Viral Tiga Pria Ngaku Staf Intelijen Kejati Bengkulu, Diciduk Usai Minta Uang ke Pejabat

Selasa, 4 Jan 2022 11:13 WIB

Tangkapan layar (Screenshot) video penangkapan tiga pria yang mengaku staf Intelijen Kejati Bengkulu fokusbengkulu,mukomuko – Jagat media sosial...

%d blogger menyukai ini: