Manager ULP PLN Rayon Muara Aman Adhi Setiawan saat mengecek gangguan di ruang panel kontrol terkait pemadaman listrik baru-baru ini

fokusbengkulu,lebong – Dalam kurun waktu beberapa minggu terakhir, pemadaman listrik di Kabupaten Lebong sering kali terjadi dengan berbagai penyebab.

Mulai dari ada gangguan teknis, pemeliharaan (Maintenance) hingga gangguan yang sifatnya emergency sehingga pemadaman dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Teranyar, PLN Rayon  Muara Aman telah mengumumkan akan melakukan pemadaman pada Sabtu (15/2/2020) mendatang sehubungan dengan adanya pekerjaan terjadwal dari gardu induk PLTA Tes perihal perbaikan Wiring kWh Meter INC TD#2 30 MVA.

Jika menilik pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 18 Tahun 2019, Pasal 6 ayat (1) disebutkan ‘PT PLN (Persero) wajib memberikan kompensasi kepada konsumen dalam hal realisasi tingkat mutu pelayanan tenaga listrik di atas besaran yang ditetapkan untuk indikator mutu pelayanan :

  1. Lama gangguan,
  2. Jumlah gangguan
  3. Kecepatan pelayanan perubahan daya tegangan rendah
  4. Kesalahan pembacaan kWh meter,
  5. Waktu koreksi kesalahan rekening dan/atau kecepatan pelayanan sambungan baru tegangan rendah.

Kemudian pada ayat (3) disebutkan, kompensasi diberikan kepada seluruh konsumen yang terdampak. Di dalam Permen ESDM itu juga disebutkan bahwa pemberian kompensasi ini berupa persentase dari biaya beban.

Namun, di dalam Pasal 7 juga disebutkan bahwa PT PLN dibebaskan dari kewajiban kompensasi jika pemadaman diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan pemeliharaan, perluasan atau rehabilitasi instalasi ketenagalistrikan.

Kemudian, PT PLN dibebaskan dari kewajiban pemberian kompensasi jika terjadi gangguan pada instalasi yang bukan karena kelalaian PT PLN.

Atau, terjadi keadaan yang secara teknis berpotensi membahayakan keselamatan umum serta untuk kepentingan penyidikan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Manager ULP (Unit Layanan Pelanggan) PLN Rayon Muara Aman Adhi Setiawan mengakui bahwa pihaknya tidak bisa memberikan kompensasi terkait seringnya pemadaman listrik di Kabupaten Lebong.

“Kita ada justifikasi, untuk mengetahui penyebab. Kalau gangguan karena longsor, atau cuaca ekstrem, petir. Kondisi geografis, misalkan ada pohon yang mengganggu jaringan. Kalau ada kerusakan terhadap alat elektronik konsumen. Kita tidak ada kompensasi,” ungkap Adhi saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com.

Dia mengakui, bahwa ada Peraturan Menteri ESDM yang mengatur terkait pemberian kompensasi terhadap konsumen PLN dengan indikator-indikator tertentu. Kompensasi itu sendiri, diakui Adhi, berkaitan dengan lama pemadaman.

“Kalau tidak salah, memang ada kompensasi kalau sebulan itu total padam 8 jam. Ini juga kayaknya diberlakukan di Pulau Jawa. Kalau kita di Sumatera, satahu saya memang belum diberlakukan. Termasuk di Lebong,” tandas Adhi. (emzon)

 

 

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Membanggakan, Pemkab Lebong Sabet Peringkat 8 Nasional Standar Pelayanan Publik

Kamis, 13 Jan 2022 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd kembali menorehkan prestasi yang...

Sukses di Uram Jaya, MT-II Meluas ke Lebong Tengah, Bupati Panen Raya Padi Lagi

Rabu, 12 Jan 2022 11:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan Bupati Lebong Kopli Ansori dalam merealisasikan program unggulan di sektor pertanian yakni tanam minimal dua kali...

Ciduk Warga Lais, Polisi Sita Tiga Paket Sabu

Rabu, 12 Jan 2022 09:29 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di awal tahun 2022....

Mutasi Pejabat Polres Lebong : Kabag Logistik dan Kasat Reskrim Diganti

Rabu, 12 Jan 2022 08:34 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mutasi di tubuh Polres Lebong kembali bergulir. Kali ini, ada sebanyak empat pejabat yang diganti. Yakni, Kabag Logistik...

Bupati Kopli Ansori Memang Beda, Ngantor di Kecamatan Demi Serap Aspirasi Warga

Selasa, 11 Jan 2022 08:39 WIB

Bupati Kopli Ansori (tengah) saat berbincang dengan salah seorang warga serta beberapa pejabat OPD di hari pertama ngantor di Kantor Camat Lebong...

Baru Keluar Penjara, Residivis Bertato Asal PUT Ditangkap Lagi karena Bawa Kabur Motor

Sabtu, 8 Jan 2022 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pengap di balik jeruji besi sepertinya tidak membuat seorang pria residivis berinisial SH (38) warga Desa Kasie...

Kado Manis Awal Tahun, JMSI Ditetapkan sebagai Konstituen Dewan Pers

Sabtu, 8 Jan 2022 09:22 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Organisasi perusahaan media massa berbasis internet, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), telah resmi ditetapkan sebagai...

Tempo 9 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Selatan

Jumat, 7 Jan 2022 01:03 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Gerak cepat tim buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban atas nama...

Edan, IRT Muda di Rejang Lebong Simpan 1,2 Kg Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 5 Jan 2022 11:10 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apa yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berinisial FF (29), warga Kecamatan Binduriang Kabupaten...

Viral Tiga Pria Ngaku Staf Intelijen Kejati Bengkulu, Diciduk Usai Minta Uang ke Pejabat

Selasa, 4 Jan 2022 11:13 WIB

Tangkapan layar (Screenshot) video penangkapan tiga pria yang mengaku staf Intelijen Kejati Bengkulu fokusbengkulu,mukomuko – Jagat media sosial...

%d blogger menyukai ini: