•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Direktur RSUD Lebong dr Ari Afriawan

fokusbengkulu,lebong – RSUD Lebong di Desa Muning Agung Kecamatan Lebong Sakti saat ini masih menggunakan tarif lama dalam memberikan layanan kesehatan.

Tarif lama tersebut berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lebong Nomor 6 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan.

Perda itu telah berusia kurang lebih 9 tahun dan dinilai sudah tidak relevan lagi dengan harga pasar saat ini. Oleh sebab itu, RSUD akan mengusulkan tarif layanan kesehatan baru untuk disahkan melalui Peraturan Bupati (Perbup).

“Di tahun 2016, upaya ini (Penyesuaian tarif layanan kesehatan,red), sudah pernah kita coba usulkan. RSUD sudah membuat rancangan pola tarif yang baru. Namun, saat itu terkendala dengan adanya Perda Nomor 6 Tahun 2011 itu tadi. Nah, sekarang sudah tahun 2020, Perda itu sudah tidak relevan lagi dengan harga pasar yang ada sekarang,” kata Direktur RSUD Lebong dr Ari Afriawan saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com, Senin (24/2/2020).

Dia mencontohkan, untuk pemeriksaan gula darah. Di tahun 2011, harga stik untuk mengukur gula darah itu sekitar Rp 5000. Sekarang, sudah mengalami kenaikan yang signifikan. Contoh lain, kata Ari, film x Ray untuk rontgen yang saat itu harganya sekitar Rp 40 ribuan sekarang sudah naik berkisar di angka Rp 75 ribuan.

“Dalam menghitung unit cost pelayanan kesehatan, tentu kita juga menghitung biaya jasa, biaya alat berapa, dan beberapa variabel lain. Makanya, kita menilai Perda tersebut sudah tidak relevan lagi dengan harga modal sekarang untuk tarif pelayanan kesehatan saat ini,” ujar Ari.

Langkah yang akan diambil, sambung dia, pihaknya akan berkonsultasi dengan DPRD Lebong mengenai rencana penetapan pola tarif baru yang nantinya akan disahkan melalui Perbup.

Di sisi lain, Ari juga memaparkan terkait status RSUD Lebong yang saat ini sudah menjadi BLUD (Badan Layanan Umum Daerah,red).

Jika mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD, Rumah Sakit yang sudah menyandang status BLUD, maka secara otomatis Perda yang menjadi dasar penetapan tarif layanan kesehatan, gugur dengan sendirinya.

“Karena kita punya hak menetapkan pola tarif sendiri yang diatur dalam Perkada (Peraturan Kepala Daerah,red),” imbuh Ari.

Dia berharap upaya untuk penetapan tarif layanan kesehatan baru nantinya mendapat dukungan dari Pemkab Lebong melalui OPD-OPD terkait lainnya dan disetujui oleh DPRD Lebong.  

“Kalau Perda, itukan prosesnya lama. Bisa satu tahun. Makanya kita upayakan di Perkada (Perbup) itu tadi. Harapan kita, penyesuaian pola tarif ini sudah bisa direalisasikan secepatnya tahun ini,” demikian Ari. (emzon)

 

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Program Indonesia Pintar Selaras dengan Visi Misi Kopli Ansori – Fahrurrozi

Selasa, 24 Nov 2020 12:40 WIB

Kopli Ansori - Fahrurrozi fokusbengkulu,lebong – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebong Nomor Urut 3 Kopli Ansori dan Fahrurrozi...

Angkut Solar Subsidi, Dua Warga Bengkulu Utara Ditangkap

Senin, 23 Nov 2020 04:59 WIB

Barang bukti mobil yang digunakan mengangkut solar subsidi fokusbengkulu,bengkuluutara – Tim Subdit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat...

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...

Cerita Rozali dan Sisran Haropi yang Bertahun-tahun Jadi Sopir Ambulans Kopli Care

Jumat, 20 Nov 2020 05:24 WIB

Ambulans Kopli Care fokusbengkulu,lebong – Tak ada yang tak kenal Kopli Ansori di Lebong. Pengusaha muda yang juga Ketua DPD PAN (Partai Amanat...

Ditikam, Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas

Jumat, 20 Nov 2020 12:40 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Warga Kelurahan Pasar Kepahiang gempar. Seorang karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Gery Sutrodo (26)...