Tampak tumpukan material di Galian C di Desa Talang Ratu

fokusbengkulu,lebong – Usaha pertambangan galian Golongan C (Galian C) milik Hamdan di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang kian menjadi sorotan.

Selain menunggak pajak, dengan alasan bahwa pihak pembeli material yang diproduksi oleh Galian C tersebut belum melunasi.

Galian C tersebut juga diduga kuat tidak menyerahkan laporan jumlah produksi ke Bidang Pendapatan BKD (Badan Keuangan Daerah,red) Kabupaten Lebong. Padahal, laporan jumlah produksi tersebut menjadi dasar ketetapan pajak. 

Selain Galian C milik Hamdan, hal serupa juga diduga kuat tejadi di Galian C milik Royana SE di Desa Sukasari Kecamatan Lebong Selatan dan Galian C milik Hanafiah Makmun di Desa Sukasari.

Hamdan sendiri diketahui merupakan suami dari Royana SE yang merupakan Anggota DPRD Lebong.

Dengan demikian, 3 Galian C tersebut diduga kuat telah melabrak Undang Undang Nomor 04 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. 

Berdasarkan amanat Undang Undang Nomor 04 Tahun 2009, pada pasal 111 ayat (1) disebutkan

‘Pemegang IUP dan IUPK wajib memberikan laporan tertulis secara berkala atas rencana kerja dan pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara kepada Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangannya,’.

Kemudian, secara lebih spesifik ditegaskan di Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara.

Di Pasal 41 disebutkan Pemegang IUP Operasi Produksi dan IUPK Operasi Produksi wajib melaksanakan ketentuan terkait jumlah, jenis, dan mutu hasil Usaha Pertambangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (4) huruf i, sesuai dengan RKAB Tahunan yang telah disetujui yang paling sedikit terdiri atas: a. Jenis komoditas tambang; b. Jumlah dan mutu produksi untuk setiap lokasi Penambangan;

Tak hanya soal laporan jumlah produksi, Hamdan juga disinyalir tidak pernah merealisasikan program pembiayaan pengembangan pemberdayaan masyarakat secara tahunan.

Kemudian, pihak Pemerintah Desa Talang Ratu juga tidak mengetahui batas Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Galian C milik Hamdan.

“Setahu saya, hanya batas antara wilayah Galian C milik Hamdan dengan Edi Tiger (M Gustiadi,red). Kemudian, kontribusinya bagi Desa Talang Ratu juga tidak ada. Kalau soal warga Desa Talang Ratu yang bekerja di Galian C itu, memang ada beberapa. Tapi, untuk ke desa memang tidak ada kontribusi,” beber Penjabat (Pj) Kades Talang Ratu Arifiandi SH saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com.

Hal ini tentu bertentangan dengan Pasal 38 Ayat (1) Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2018 disebutkan ‘Pemegang IUP Operasi Produksi dan IUPK Operasi Produksi wajib melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat setempat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (4) huruf f sesuai dengan RKAB Tahunan yang telah disetujui yang paling sedikit terdiri atas:

a. pemetaan sosial masyarakat sekitar lokasi pertambangan; b. rencana induk pengembangan pemberdayaan masyarakat dan berpedoman pada cetak biru (blueprint) yang ditetapkan oleh daerah provinsi;

c. pelaksanaan program pengembangan pemberdayaan masyarakat tahunan yang mengacu pada  rencana induk pengembangan  pemberdayaan masyarakat; dan/atau

d. pembiayaan program pengembangan pemberdayaan masyarakat secara tahunan.

Lantas bagaimana dengan rencana reklamasi dan pascatambang serta jaminan reklamasi dari Galian C tersebut ?. Ini patut ditelusuri lebih jauh.

Hingga berita ini naik tayang, baik Royana maupun Hamdan belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali fokusbengkulu.com mencoba menghubungi Royana ke nomor Handphone yang biasa digunakannya. Tidak ada respon. Begitupun saat dikirimkan pesan WA, Royana juga tidak merespon. (wef)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Membanggakan, Pemkab Lebong Sabet Peringkat 8 Nasional Standar Pelayanan Publik

Kamis, 13 Jan 2022 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd kembali menorehkan prestasi yang...

Sukses di Uram Jaya, MT-II Meluas ke Lebong Tengah, Bupati Panen Raya Padi Lagi

Rabu, 12 Jan 2022 11:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan Bupati Lebong Kopli Ansori dalam merealisasikan program unggulan di sektor pertanian yakni tanam minimal dua kali...

Ciduk Warga Lais, Polisi Sita Tiga Paket Sabu

Rabu, 12 Jan 2022 09:29 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di awal tahun 2022....

Mutasi Pejabat Polres Lebong : Kabag Logistik dan Kasat Reskrim Diganti

Rabu, 12 Jan 2022 08:34 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mutasi di tubuh Polres Lebong kembali bergulir. Kali ini, ada sebanyak empat pejabat yang diganti. Yakni, Kabag Logistik...

Bupati Kopli Ansori Memang Beda, Ngantor di Kecamatan Demi Serap Aspirasi Warga

Selasa, 11 Jan 2022 08:39 WIB

Bupati Kopli Ansori (tengah) saat berbincang dengan salah seorang warga serta beberapa pejabat OPD di hari pertama ngantor di Kantor Camat Lebong...

Baru Keluar Penjara, Residivis Bertato Asal PUT Ditangkap Lagi karena Bawa Kabur Motor

Sabtu, 8 Jan 2022 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pengap di balik jeruji besi sepertinya tidak membuat seorang pria residivis berinisial SH (38) warga Desa Kasie...

Kado Manis Awal Tahun, JMSI Ditetapkan sebagai Konstituen Dewan Pers

Sabtu, 8 Jan 2022 09:22 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Organisasi perusahaan media massa berbasis internet, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), telah resmi ditetapkan sebagai...

Tempo 9 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Selatan

Jumat, 7 Jan 2022 01:03 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Gerak cepat tim buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban atas nama...

Edan, IRT Muda di Rejang Lebong Simpan 1,2 Kg Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 5 Jan 2022 11:10 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apa yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berinisial FF (29), warga Kecamatan Binduriang Kabupaten...

Viral Tiga Pria Ngaku Staf Intelijen Kejati Bengkulu, Diciduk Usai Minta Uang ke Pejabat

Selasa, 4 Jan 2022 11:13 WIB

Tangkapan layar (Screenshot) video penangkapan tiga pria yang mengaku staf Intelijen Kejati Bengkulu fokusbengkulu,mukomuko – Jagat media sosial...

%d blogger menyukai ini: