•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

fokusbengkulu,lebong – Polres Lebong melalui Tim Ops Wanalaga dipimpin Kanit II Ipda Hardi Yanto Daenk S.Tr.K berhasil meringkus seorang pria berinisial SY (39) alias WN warga Desa Muning Agung Kecamatan Lebong Sakti pada Kamis tanggal 27 Februari 2020 sekitar pukul 17.10 WIB. Pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang las ini ditangkap di Kecamatan Rimbo Pengadang.

Bersama tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 4 kubik (M3) kayu kelas II jenis Semalo.

Rinciannya, 48 potong kayu ukuran 7 Cm x 14 Cm x 400 Cm. 4 potong kayu ukuran 20 Cm x 25 Cm  x 400 Cm. 1 potong ukuran 10 Cm x 25 Cm x 400 Cm. 29 potong kayu ukuran 4 Cm x 6 Cm x 400 Cm. Lalu, 23 potong kayu ukuran 4 Cm x 25 Cm x 400 Cm. Terakhir, 14 potong kayu ukuran 8 Cm x 8 Cm x 400 Cm.

Tersangka diringkus berdasarkan Laporan Polisi (LP) Nomor LP /A-211/X/2019/BKL/RES LEBONG tertanggal 03 Oktober 2019.

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur SIk didampingi Kasat Reskrim Iptu Andi Ahmad Bustanil SIk didampingi Kanit II Ipda Hardi Yanto Daenk S.Tr.K dalam konferensi pers, Kamis (5/3/2020) menjelaskan, selain mengamankan tersangka SY bersama barang bukti mencapai 4 M3 kayu kelas II, dalam Operasi Wanalaga  Tahun 2020, jajaran Polres Lebong juga mengamankan tiga TO benda atau barang.

Pada Senin (17/2/2020), petugas berhasil mengamankan kayu jenis Meranti dengan ukuran 25 Cm x 12 Cm x 200 Cm sebanyak kurang lebih 1 kubik.

Kemudian, pada hari Rabu tanggal 19 Februari 2020, petugas berhasil mengamankan kayu ukuran 7 Cm x 14 Cm x 400 Cm sebanyak 11 potong. Kayu ukuran 5 Cm x 7 Cm x 400 Cm sebanyak 30 potong. Lalu, kayu ukuran 6 Cm x 12 Cm x 400 Cm sebanyak 1 potong.

Selanjutnya, pada Kamis tanggal 20 Februari 2020, petugas kembali mengamankan kayu sebanyak 37 potong. Tak berhenti sampai di situ, pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2020, petugas kembali mengamankan kayu jenis Semalo sebanyak 52 potong ukuran 10 Cm x 20 Cm x 400 Cm.

Operasi masih terus dilanjutkan. Kamis tanggal 27 Februari 2020, petugas kembali mengamankan kayu jenis Semalo ukuran 10 Cm x 20 Cm x 400 Cm sebanyak 52 potong.

Jum’at tanggal 28 Februari 2020, lagi-lagi kayu jenis Semalo berhasil diamankan sebanyak 119 potong. Sabtu tanggal 29 Februari 2020 petugas mengamankan satu unit mesin Circular Saw.

Terkahir, pada hari Minggu tanggal 1 Maret 2020, diamankan 1 unit mesin Chain Saw. Sementara total kayu yang berhasil diamankan mencapai 8 kubik (M3).

“Jadi untuk TO tempat, itu mencapai 100 persen. Tempat-tempat yang kita lakukan penyisiran seperti di Mangkurajo, Desa Tik Tebing, Hutan TNKS di Ketenong. Lalu, lokasi PT Indo Arabica Desa Mangkurajo. Kemudian, lokasi dekat PT Indo Arabica. Selanjutnya, hutan TNKS di Mangkurajo dan Hutan TNKS Ketenong,” jelas Kapolres.

Selanjutnya, TO Giat juga tercapai 100 persen. Kegiatan dilaksanakan di 10 tempat. Seperti, kawasan Hutan Lindung di Desa Kota Donok Kecamatan Lebong Selatan. Hutan di Desa Sebelat Ulu, kawasan hutan TNKS di Kecamatan Uram Jaya.

Lalu, kawasan Hutan Lindung di dekat PT PGE Hululais, hutan lindung di Danau Liang, hutan TNKS di Kecamatan Topos serta beberapa titik lainnya.

Lebih jauh, Kapolres menjelaskan, selain mengamankan barang butki kayu, mesin chain saw dan mesin circular saw. Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 4 unit sepeda motor yang diduga digunakan sebagai alat untuk mengangkut kayu. 3 unit di antaranya tanpa Nopol .

Barang bukti kayu dan sepeda motor yang berhasil diamankan dalam Operasi Wanalaga

“Hanya TO orang yang tidak sampai 100 persen. Dari 3 orang TO yang telah ditetapkan. 2 orang yang telah dilakukan pengejaran sampai Jam 1 dini hari, menghilang di kegelapan hutan. Tapi, tetap 2 orang tersebut akan kita kejar. Total selama operasi, capaian kita mencapai 83,2 persen,” ungkap Kapolres.

 

SY Patok Harga Kayu Rp 2,7 Hingga Rp 3 Juta

Sementara itu, saat diwawancarai awak media, Tersangka SY mengaku bahwa dia sudah menjalankan bisnisnya selama kurang lebih 1 minggu. Pengakuan tersebut langsung dibantah oleh Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur SIk.

Berdasarkan LP saja, kata Kapolres, yakni di bulan Oktober 2019. Sedangkan tersangka ditangkap pada bulan Februari 2020. Diduga kuat, bisnis tersebut sudah berjalan selama berbulan-bulan.

Selain itu, pengakuan tersangka bahwa dirinya menjual kayu-kayu itu di Kabupaten Lebong. Belum jelas, apakah dijual ke depot-depot kayu atau kepada perorangan.

“Harganya Rp 2,7 juta sampai Rp 3 juta,” akunya.

 

Terancam 5 Tahun

Tersangka SY dijerat dengan Pasal 83 Ayat (1) Huruf a Jo Pasal 12 Huruf d Undang Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Ancamannya maksimal 5 tahun penjara.

“Kita juga akan melakukan pengembangan terkait dugaan adanya kayu-kayu yang sudah pernah dijual oleh tersangka. Apakah itu dijual ke orang per orang ataukah ke depot. Kemudian, dalam tahapan penyidikan, kita juga akan melakukan cek tunggul dengan melibatkan instansi-instansi terkait,” demikian Kapolres. (wez)

 

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Fee Proyek Berujung Penjara

Selasa, 1 Des 2020 10:52 WIB

Tersangka NH saat mengenakan baju tahanan Polda Bengkulu fokusbengkulu,kotabengkulu – Penyidik Subdit Hardabangtah (Harta benda dan bangunan...

Besok Webinar Vaksin Aman, Berikut Tiga Hal Penting yang Akan Diulas

Selasa, 1 Des 2020 06:35 WIB

fokusbengkulu,lebong – Setelah sebelumnya webinar Manfaat Program Pemulihan Ekonomi Nasional bagi UMKM yang digelar oleh KPCPEN (Komite Penanganan...

Apes, Beli Rokok Pakai Upal di Warung Depan Mapolsek, Pemuda Lebong Selatan Diciduk

Selasa, 1 Des 2020 10:25 WIB

fokusbengkulu,lebong – Seorang pemuda berinisial EA (22), warga Kelurahan Taba Anyar Kecamatan Lebong Selatan ini apes. Dia nekat beli rokok dan...

Oknum ASN Kaur Kepergok Bawa Duit Rp 46 Juta dan Amplop Berstempel Kandidat

Senin, 30 Nov 2020 12:26 WIB

fokusbengkulu,kaur – Pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kaur tercoreng oleh ulah seorang oknum ASN (Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Anaknya yang Masih SMP Gantung Diri, Seorang Ibu di Lebong Histeris

Sabtu, 28 Nov 2020 10:31 WIB

Korban saat diperiksa oleh petugas medis fokusbengkulu,lebong – Tangis seorang ibu berinisial RM, warga Kelurahan Mubai Kecamatan Lebong Selatan...

Bikin Adem, Pelanggar Lalu Lintas di Kota Bengkulu Diminta Melafalkan Ayat Suci

Sabtu, 28 Nov 2020 07:30 WIB

Pelanggar yang diajak berdo'a  fokusbengkulu,kotabengkulu – Cara personel Sat Lantas Polres Bengkulu ini memberikan teguran kepada pelanggar lalu...

Diduga Tilep Dana Desa Rp 277 Juta, Mantan Kades Semelako II Diamankan

Sabtu, 28 Nov 2020 12:12 WIB

Ilustrasi/net fokusbengkulu,lebong – Mantan Kades Semelako II Kecamatan Lebong Tengah berinisial FS menambah daftar orang yang terseret kasus...

Tragis, Pondok Dilalap Si Jago Merah, Petani di Rejang Lebong Ini Tewas Terbakar

Sabtu, 28 Nov 2020 11:26 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Tragis menimpa seorang petani warga Desa Air Pikat Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong, Dahwan (25). Si jago...

Serius Cegah Covid-19, Pjs Bupati Lebong Teken SE Larang Keramaian

Jumat, 27 Nov 2020 09:33 WIB

H Herwan Antoni (kiri) di salah satu acara yang digelar Pemkab Lebong baru-baru ini fokusbengkulu,lebong – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lebong...

Pemkab Lebong Sarat Prestasi, Raih WTP dan Diganjar Penghargaan Kemenkeu

Jumat, 27 Nov 2020 09:41 WIB

fokusbengkulu,lebong – Masyarakat Bumi Swarang Patang Stumang patut berbangga. Meski usia Kabupaten Lebong baru menginjak 16 tahun. Namun, seabrek...