•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

fokusbengkulu,lebong – Sat Resnarkoba Polres Lebong, pada Rabu tanggal 26 Februari 2020 sekitar pukul 19.45 WIB, meringkus Ri (32) warga Desa Nangai Tayau Kecamatan Amen Kabupaten Lebong. 

Ri yang diketahui memiliki usaha warung manisan atau kelontong terendus Polres Lebong nyambi menjual obat batuk merk Samcodin tanpa mengantongi izin edar.

Setelah ditangkap, diketahui bahwa Ri menjual Samcodin tersebut ke kalangan pelajar dan umum yang biasa nongkrong dan mengonsumsi minuman jenis Tuak di warung miliknya di Muara Ketayu.

Bersama Ri, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 kardus minyak goreng yang berisikan 168 keping/strip obat Samcodin.

Jumlah keseluruhan pil samcodin yang diamankan yakni 1685 butir. Selain itu, barang bukti lain yang diamankan polisi adalah uang senilai Rp 240.000 yang diduga kuat sebagai hasil dari penjualan Samcodin.

Seperti diketahui, obat jenis Samcodin merupakan merk obat batuk yang mengandung dextromethorphan, glyceryl, guaiacolate, dan chlorpheniramine meleat.

Mengingat efek samping yang bisa ditimbulkan, obat ini digolongkan sebagai obat keras. Sehingga, penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.

“Kejadian ini termasuk meresahkan masyarakat, bahwa masih ada anak-anak muda kita di Kabupaten Lebong ini mabuknya aneh. Ternyata, setelah kita dalami, Ri ini menjual obat Samcodin kebanyakan kepada anak-anak muda yang akan mabuk minum arak (Tuak,red). Sebelum itu, mereka mengonsumsi Samcodin ini terlebih dahulu,” terang Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur SIk didampingi Kabag Ops AKP Rafenil Yaumil Rahman SH dan Kasat Resnarkoba AKP Yudha Setiawan SH saat menggelar jumpa pers di depan Gedung Sat Resnarkoba, Rabu (11/3/2020) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Lebih jauh Kapolres menjelaskan, Ri mendapatkan obat batuk Merk Samcodin tersebut dari Kota Curup Kabupaten Rejang Lebong. Harga per keping/strip yang berisi 10 butir obat Samcodin dijual oleh Ri senilai Rp 15.000,-

“Jadi, untungnya per keping itu sekitar Rp 2.500. Harga normalnya per keping ini Rp 12.500. Ri ini sudah menjalankan bisnis ini sejak pertengahan tahun 2019. Yang sudah laku terjual kurang lebih sebanyak 7 kotak,” kata Kapolres.

Kasat Resnarkoba Polres Lebong AKP Yudha Setiawan SH menunjukkan barang bukti obat batuk merk Samcodin

 

Ri dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan serta mutu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196 Jo Pasal 98 Ayat (2) dan Ayat (3) Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Dalam kesempatan ini, kita kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat Lebong, baik yang memiliki usaha warung manisan atau tidak untuk jangan sekali-kali mengedarkan obat tanpa izin,” pesan Kapolres. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Ketua Panwascam di Seluma Ditikam, Polisi Gerak Cepat Amankan Pelaku

Rabu, 25 Nov 2020 09:46 WIB

Polisi saat berada di TKP  fokusbengkulu,seluma – Peristiwa penikaman Ketua Panwascam Seluma Utara Husnul Hamidiah oleh pelaku berinisial KH...

Tersandung Kasus Korupsi Pasar Rakyat, Pejabat Pemprov Bengkulu Ditahan

Selasa, 24 Nov 2020 08:29 WIB

Tersangka Sy dan Rf sebelum dibawa ke sel tahanan Polres Lebong  fokusbengkulu,lebong – Eks pejabat Lebong yang saat ini dipercaya sebagai Kepala...

Program Indonesia Pintar Selaras dengan Visi Misi Kopli Ansori – Fahrurrozi

Selasa, 24 Nov 2020 12:40 WIB

Kopli Ansori - Fahrurrozi fokusbengkulu,lebong – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebong Nomor Urut 3 Kopli Ansori dan Fahrurrozi...

Angkut Solar Subsidi, Dua Warga Bengkulu Utara Ditangkap

Senin, 23 Nov 2020 04:59 WIB

Barang bukti mobil yang digunakan mengangkut solar subsidi fokusbengkulu,bengkuluutara – Tim Subdit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat...

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...