•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kades Nangai Tayau Yesmenti

fokusbengkulu,lebong – Pascapenangkapan Ri (32) yang belakangan diketahui merupakan warga Desa Tabeak Seberang Kecamatan Lebong Sakti, dan membuka usaha warung kelontong di Desa Nangai Tayau Kecamatan Amen.

Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Nangai Tayau mengambil tindakan tegas. Pihak keluarga Ri mesti mengosongkan warung yang telah disewanya untuk satu tahun tersebut paling lambat hari Minggu (15/3/2020).

Kades Nangai Tayau Yesmenti saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com mengatakan bahwa Ri telah membuka warung kelontong atau manisan di Desa Nangai Tayau baru sekitar 4 bulan belakangan.

Dalam kurun waktu tersebut, pihak pemerintah desa sama sekali tidak mengetahui jika Ri nyambi menjual Samcodin.

“Warung manisan milik Ridwan inikan lumayan besar, seperti grosir. Kalau siang, sore atau sehabis mahgrib, aktifitas di warung tersebut, biasa saja. Tidak ada yang mencolok atau yang mencurigakan. Jadi, kita memang tidak tahu kalau Ridwan ini ternyata menjual pil Samcodin,” ungkap Yesmenti.

Dia menambahkan, warga Desa Nangai Tayau tidak terima dengan ulah Ri. Hanya saja, pihak pemerintah desa tidak bisa serta merta meminta agar keluarga Ri mengosongkan warung.

“Kita juga mengerti, tidak mungkin juga tidak memberikan toleransi sama sekali setelah penangkapan. Makanya, diputuskan bahwa warung tersebut harus sudah dikosongkan paling lambat hari Minggu,” imbuh Yesmenti.

Terkait sisa kontrak yang masih sekitar 8 bulan, kata Yesmenti, itu diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga Ri.

Kalaupun masih ingin ditempati, maka tidak boleh lagi membuka usaha warung. Karena pihak pemerintah desa dan masyarakat Desa Nangai Tayau sudah tidak lagi percaya jika usaha warung diteruskan.

“Walaupun kemungkinan besar, setelah penangkapan ini. Pasti mereka tidak berani lagi jual Samcodin, tetapi masyarakat tidak percaya lagi,” tandas Yesmenti. Seperti diketahui,

Sat Resnarkoba Polres Lebong, pada Rabu tanggal 26 Februari 2020 sekitar pukul 19.45 WIB, meringkus Ri (32) warga Desa Nangai Tayau Kecamatan Amen Kabupaten Lebong. 

Ri yang diketahui memiliki usaha warung manisan terendus Polres Lebong nyambi menjual obat batuk merk Samcodin tanpa mengantongi izin edar.

Setelah ditangkap, diketahui bahwa Ri menjual Samcodin tersebut ke kalangan pelajar dan umum yang biasa nongkrong dan mengonsumsi minuman jenis Tuak di warung miliknya di Muara Ketayu.

Bersama Ri, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 kardus minyak goreng yang berisikan 168 keping/strip obat Samcodin.

Jumlah keseluruhan pil samcodin yang diamankan yakni 1685 butir. Selain itu, barang bukti lain yang diamankan polisi adalah uang senilai Rp 240.000 yang diduga kuat sebagai hasil dari penjualan Samcodin. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Program Indonesia Pintar Selaras dengan Visi Misi Kopli Ansori – Fahrurrozi

Selasa, 24 Nov 2020 12:40 WIB

Kopli Ansori - Fahrurrozi fokusbengkulu,lebong – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebong Nomor Urut 3 Kopli Ansori dan Fahrurrozi...

Angkut Solar Subsidi, Dua Warga Bengkulu Utara Ditangkap

Senin, 23 Nov 2020 04:59 WIB

Barang bukti mobil yang digunakan mengangkut solar subsidi fokusbengkulu,bengkuluutara – Tim Subdit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat...

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...

Cerita Rozali dan Sisran Haropi yang Bertahun-tahun Jadi Sopir Ambulans Kopli Care

Jumat, 20 Nov 2020 05:24 WIB

Ambulans Kopli Care fokusbengkulu,lebong – Tak ada yang tak kenal Kopli Ansori di Lebong. Pengusaha muda yang juga Ketua DPD PAN (Partai Amanat...

Ditikam, Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas

Jumat, 20 Nov 2020 12:40 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Warga Kelurahan Pasar Kepahiang gempar. Seorang karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Gery Sutrodo (26)...