•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

fokusbengkulu,kotabengkulu – Tim Siber Polda Bengkulu memanggil dua orang warga Bengkulu yang melakukan penyebaran info hoaks melalui media sosial Whatsapp mengenai tiga orang pasien suspect Virus Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit (RS) M Yunus Kota Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno SSos MH, saat jumpa pers, Selasa (17/3/2020) mengatakan, informasi yang disebarkan tersebut adalah hoax dan keduanya telah dipanggil oleh Polda Bengkulu guna dilakukan klarifikasi.

“Ada dua orang pelaku berinisial A (26) dan J (38) yang kita panggil. Ini guna memberikan efek jera dan pembelajaran kepada masyarakat agar tidak mudah klik and share,” ujar Sudarno.

Pelaku penyebaran ini dipanggil karena sudah membuat resah masyarakat dari informasi bohong yang mereka sebarkan.

Pelaku menyebarkan informasi hoaks tersebut dengan cara membroadcast dan menyebarkan ke grup Whatsapp.

“Terkait adanya pidana sebenarnya ada bila menyebarkan. Cuman mempidanakan seseorang ada tahapannya dan prosesnya panjang, dan sekarang kita panggil untuk klarifikasi saja dan meminta maaf kepada masyarakat,” kata Perwira Menengah (Pamen) Polda Bengkulu yang pernah menjabat sebagai Kapolres Kepahiang ini.

Sementara itu, Dirut RS M Yunus dr Zulkimaulub Ritonga Sp An mengatakan, informasi tersebut tidak benar karena pasien yang dirujuk tidak ada atau tidak memiliki tanda-tanda suspect Corona dan pasien dirawat secara normal.

“Sampai tadi malam saya terus diminta kejelasan apakah berita yang beredar itu benar atau tidak dan saya selalu katakan hoaks,” tegas Zulkimaulub.

Ia juga menambahkan bahwa sampai saat ini belum ada merawat pasien suspect Corona.

“Suspect Corona itu adalah pasien yang sudah mengalami demam kemudian gejala batuk pilek disertai sesak nafas atau sudah ada gangguan pernafasan. Sampai jam 10 malam tadi tidak ada yang dirawat di RS M Yunus,” terangnya.

Jadi pada saat yang bersamaan dengan pemberitaan tersebut itu juga ada rujukan dari rumah sakit Kepahiang.

Dua orang perempuan yang dipanggil Polda Bengkulu lantaran menyebarkan berita bohong mengenai Covid-19 melalui WhatsApp

 

“Sebelum pasien ini masuk ke rumah sakit kita sudah berdiskusi dengan si perujuk. Secara kriteria yang disarankan ke kita tetapi kita sarankan untuk tidak usah dirujuk dan karena di daerahnya tidak siap maka tetap dirujuk ke sini,” paparnya.

Saat dipanggil pelaku menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada masyarakat melalui awak media. Dia mengingatkan untuk tetap cek dan ricek sebelum mengeshare sesuatu. Saat ini kedua pelaku diberikan tindakan bukan pidana.

“Kami berdua meminta maaf atas segala kesalahan yang telah kami perbuat. Karna kami di sini sebenarnya hanya membagikan bukan membuat berita tersebut dan membagikannya dari grup ke grup,” ujar J salah satu penyebar berita hoaks. (red)

 

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Sempat Mangkir, Kades yang Diduga Korupsi DD Ini Tak Berkutik saat Dijemput Polisi

Rabu, 20 Okt 2021 11:30 WIB

Tersangka Ma (kanan) saat diperiksa penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Kepahiang fokusbengkulu,kepahiang – Oknum Kades Kelobak Kecamatan...

Gerebek Galian C Ilegal di Lubuk Penyamun, Polisi Amankan Dua Orang

Rabu, 20 Okt 2021 09:49 WIB

fokusbengkulu,kepahiang - Unit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) bersama Tim Jupi Sat Reskrim Polres Kepahiang menggerebek tambang Galian C yang...

Kasus Covid-19 Menurun Drastis, Dinkes Rejang Lebong Tetap Geber Vaksinasi

Selasa, 19 Okt 2021 08:12 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kasus Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong menurun drastis sejak beberapa pekan terakhir. Saat ini, kasus aktif hanya...

Luar Biasa, BNNP Bengkulu Gagalkan Penyeludupan 143 Kilogram Ganja Senilai Rp 700 Juta

Sabtu, 16 Okt 2021 09:01 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong –  Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu menorehkan prestasi luar biasa dalam memberantas peredaran...

Baru Sepekan Dilantik, Oknum Pejabat Pemprov Bengkulu Diciduk Gegara Tipu Warga Ratusan Juta

Sabtu, 16 Okt 2021 01:38 WIB

Hr saat diperiksa penyidik Reskrim Polres Bengkulu fokusbengkulu,kotabengkulu – Seorang oknum penjabat Pemprov Bengkulu yang baru sekitar sepekan...

Tersandung UU ITE, Eks Anggota Polri di Rejang Lebong Malah Ketahuan Tanam Ganja

Kamis, 14 Okt 2021 11:06 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apes dialami seorang pria berinisial AYH (40). Ia ditangkap tim gabungan Sat Resnarkoba dan Sat Reskrim Polres Rejang...

Pemkab Lebong Tetapkan Pilkades Serentak 14 Desember 2021

Kamis, 14 Okt 2021 05:41 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong menetapkan jadwal pelaksanaan pemungutan suara atau hari H Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Gelombang...

Verifikasi Faktual di Bengkulu Selesai, JMSI Selangkah Lagi Jadi Konstituen Dewan Pers

Rabu, 13 Okt 2021 09:17 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Rangkaian verifikasi faktual (Verfak) yang dilaksanakan oleh Dewan Pers terhadap 12 Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan...

Perburuan Tikus Lanjut Tahun Depan, Pemkab Lebong Bakal Gelontorkan Rp 900 Juta

Selasa, 12 Okt 2021 06:18 WIB

Bupati Lebong Kopli Ansori saat dikonfirmasi di sela-sela acara panen raya di Desa Kota Baru, Kamis (7/10/2021) fokusbengkulu,lebong –...

Usai Sertijab, Hartoni Fokus Persiapkan Pilkades Serentak Desember Ini

Selasa, 12 Okt 2021 04:36 WIB

Plt Kepala Dinas PMDSos Hartoni (kanan) dan Kepala Dinas Perkim Reko Haryanto saat sertijab, Senin (11/10/2021) fokusbengkulu,lebong – Mantan...

%d blogger menyukai ini: