•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

fokusbengkulu,lebong – Sabtu (21/3/2020), akun Facebook dengan nama Erma Rita Zakaria ‘banjir’ kecaman dari netizen. Apa sebab ? pemilik akun tersebut menulis/memposting status yang berisikan informasi tidak benar alias Hoax terkait Corona di berada facebook miliknya.

Begini status di akun facebook Erma Rita Zakaria ‘Informasi nya di perumahan sebelah (perumahan depan pu) udah ada yg suspeck corona.. Di talang leak juga ada. Jadi untuk sementara kantor pemasaran PT. Griya perdana di tutup dulu.. Kami tidak terima tamu dulu. Jika ada yg mau di tanyakan masalah akad kredit, berkas, kelengkapan data, hubungi lewat WA aja…,’.

Status tersebut spontan menyita perhatian warganet. Wajar saja, saat ini Pandemi Global Corona sangat dikhawatirkan oleh masyarakat.

Status Hoax tersebut tak pelak bikin resah masyarakat Lebong. Khususnya masyarakat di Desa Talang Leak yang ditulis oleh si pemilik akun di status facebook miliknya. Beruntung, status di akun facebook itu terpantau oleh Polres Lebong.

Untuk menjernihkan informasi, Kabag Ops Polres Lebong AKP Rafenil Yaumil Rahman SH menegaskan melalui pesan di salah satu grup WhatsApp yang berisikan mayoritas warga Lebong bahwa informasi tersebut bohong alias Hoax.

Selanjutnya, Screenshot (tangkapan layar,red) yang telah diupload oleh Kabag Ops Polres Lebong di salah satu Grup WhatsApp, diteruskan oleh Admin akun resmi Dinas Kominfo-SP Kabupaten Lebong (@Kominfo Lebong) ke facebook.

Benar saja, status yang terkesan ‘ngasal’ tersebut mendapat kecaman dari netizen.

Pemilik akun Budi Utomo Utomo menulis ‘Bikin resa masyarakat ajo ni..borgol…Lalu, akun atas nama Chandra Kance juga ikut berkomentar ‘Tangkap be yg buat resah masyarakat tu. Mayoritas komentar yang dituliskan berisi kecaman atas status facebook Erma Rita Zakaria.

Admin akun Kominfo Lebong juga menegaskan bahwa informasi resmi mengenai Covid-19 dikeluarkan oleh Gugus Tugas Penanggulangan Wabah Corona Kabupaten Lebong.

Keresahan yang timbul di tengah-tengah masyarakat akibat status hoax soal Corona itu, membuat Polres Lebong bergerak cepat.

Sekitar pukul 23.57, telah beredar di grup-grup facebook video permohonan maaf dari pemilik akun Erma Rita Zakaria.

Dalam video tersebut, perempuan yang mengaku bernama Erma Rita dan tampak mengenakan jilbab syar’i menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan masyarakat Lebong khususnya, atas postingan di akun facebook miliknya.

“Saya tidak bermaksud membuat resah masyarakat Lebong. Hanya sebatas menyampaikan keresahan saya terhadap berita yang saya terima tentang penyebaran Corona di Indonesia yang begitu cepat. Dan saya menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Lebong jika dalam postingan tersebut saya membuat keresahan. Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” kata Erma sembari terisak.

Sementara itu, Polres Lebong melalui akun resmi instagram @polres_lebong kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Lebong untuk waspada terhadap virus Covid-19 dan tidak menyebarkan hoax yang dapat meresahkan masyarakat. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...

Cerita Rozali dan Sisran Haropi yang Bertahun-tahun Jadi Sopir Ambulans Kopli Care

Jumat, 20 Nov 2020 05:24 WIB

Ambulans Kopli Care fokusbengkulu,lebong – Tak ada yang tak kenal Kopli Ansori di Lebong. Pengusaha muda yang juga Ketua DPD PAN (Partai Amanat...

Ditikam, Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas

Jumat, 20 Nov 2020 12:40 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Warga Kelurahan Pasar Kepahiang gempar. Seorang karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Gery Sutrodo (26)...

Pastikan Prokes Ketat Saat Pencoblosan, KPU Lebong Gelar Simulasi Putungsura

Jumat, 20 Nov 2020 09:24 WIB

Yoki Setiawan fokusbengkulu,lebong – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong akan menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara...

Diduga Aniaya Anak di Bawah Umur, Oknum Kades dan Perangkat Diamankan

Kamis, 19 Nov 2020 09:45 WIB

fokusbengkulu,kaur - Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur berinisial YD beserta dua perangkatnya NP dan SO, terpaksa...