•  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

fokusbengkulu,lebong – Sat Reskrim Polres Lebong telah menetapkan satu orang tersangka (Tsk) terkait kecelakaan kerja di lubang tambang emas tradisional di Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara, Sabtu tanggal 7 Maret 2020 lalu, yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

1 orang tersangka berinisial Su alias Ja (50) warga Desa Lebong Tambang. Su sendiri diketahui merupakan pemilik lubang tambang, yang biasa disebut warga setempat lubang 8 (delapan) tersebut.

Ini terungkap saat Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur SIk didampingi Kabag Ops AKP Rafenil Yaumil Rahman SH, dan Kasat Reskrim Iptu Andi Ahman Bustanil SIk mengggelar konferensi pers di Mapolres Lebong, Kamis (2/4/2020).

Kapolres mengatakan, tersangka Su tidak memiliki izin, baik itu IUP (Izin Usaha Pertambangan) atau pun IPR (Izin Pertambangan Rakyat).

Selain itu, karena kelalaiannya dan kesalahannya, mengakibatkan orang lain mati. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 158 Undang Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Su, berdasarkan hasil penyidikan, diketahui sudah membuka lubang tersebut sekitar 5 tahun yang lalu.

“Berdasarkan keterangan tersangka, terdapat dua sumur. Di masing-masing sumur dilengkapi dengan alat bantu pernafasan. Namun, blower di sumur pertama, tidak berfungsi alias rusak. Hal inilah yang menyebabkan para pekerja di dalam lubang kehabisan oksigen,” kata Kapolres.

Bersama dengan tersangka, sambung Kapolres, penyidik juga mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 1 unit Stavolt, 1 buah capit, 1 unit blower, 1 buah kikir, 3 buah martil, dan 2 karung batu urat yang mengandung kadar emas.

Tersangka dijerat dengan Pasal 158 Undang Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. Dan Pasal 359 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

“Dari keterangan saksi, diketahui bahwa lubang dan alat-alat yang ada di dalam lubang itu adalah milik tersangka Su alias Ja,” imbuh Kapolres.

Sekedar mengingatkan, tragedi di lubang tambang emas tradisional ini terjadi Sabtu (7/3/2020) sekitar pukul 13.30 WIB, tepatnya di lubang delapan. Kecelakaan kerja di lubang tambang emas tradisional di Kawasan Lubang Kacamata ini mengakibatkan 3 orang pekerja tambang tradisional meninggal dunia.

Korban yang meninggal dunia adalah Heri (45) warga Desa Lebong Tambang, Doni (34) warga Desa Tunggang Kecamatan Lebong Utara dan Asmawi (50) warga Desa Lebong Tambang.

Dari ketiga orang yang meninggal dunia itu, Doni dan Asnawi adalah pekerja tambang di lubang tempat terjadinya kecelakaan kerja.

Sedangkan korban meninggal atas nama Heri berniat menolong. Sementara 12 korban lainnya sempat dirawat di rumah sakit pascakejadian yang menggemparkan tersebut. Dari total 15 orang korban dalam musibah itu, enam orang tercatat bekerja di lubang milik tersangka Su. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Bandit Pecah Kaca Beraksi, Sasar Mobil Hakim di Bengkulu

Sabtu, 6 Mar 2021 08:42 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Komplotan bandit pecah kaca beraksi di Jalan KZ Abidin Kelurahan Kebun Dahri Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu, Rabu...

Miris, Remaja 13 Tahun di Bengkulu Utara Nekat Curi Motor

Kamis, 4 Mar 2021 10:41 WIB

Press release curanmor di Mapolres Bengkulu Utara, Rabu (3/3/2021) fokusbengkulu,bengkuluutara – Kasus curanmor terjadi di Kabupaten Bengkulu...

Mobil Manager Indomaret Tabrak Bocah 5 Tahun di Kepahiang

Kamis, 4 Mar 2021 08:19 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Desa Suro Lembak Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang pada Rabu (3/3/2021)...

Meski Mendekam di Lapas, Napi Ini Bisa Edar Sabu

Rabu, 3 Mar 2021 06:27 WIB

Press release terkait peredaran sabu di Lapas Bentiring fokusbengkulu,kotabengkulu – Jeruji besi rupanya tak jadi penghalang bagi RK (43) yang...

Tancap Gas Usai Dilantik, Bupati : Kita Harus Banyak Bekerja

Selasa, 2 Mar 2021 11:50 WIB

Bupati Kopli Ansori (kiri) dan Sekda H Mustarani Abdin (kanan) saat rapat terbatas dengan OPD fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori...

DAU Lebong Dipangkas Rp 12 Miliar

Selasa, 2 Mar 2021 02:42 WIB

Kabid Anggaran BKD Lebong Riswan Effendi  fokusbengkulu,lebong – Langkah pemerintah pusat kembali melakukan refocusing dan realokasi anggaran di...

Pidato Perdana di Hadapan Dewan, Bupati Ajak Bergandengan Tangan Bangun Lebong

Senin, 1 Mar 2021 08:25 WIB

fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori didampingi Wakil Bupati Drs Fahrurrozi MPd menyampaikan pidato perdananya di hadapan para anggota...

Syamsul – Hendra Bertekad Jadikan Rejang Lebong Makin Bercahaya

Minggu, 28 Feb 2021 12:18 WIB

Drs Syamsul Effendi MM - Hendra Wahyudiansyah SH, Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong 2021-2024 fokusbengkulu,rejanglebong – Drs Syamsul Efendi...

Tangkap Bandar Narkoba di Rejang Lebong, Polisi Sita Sabu dan Uang Jutaan Rupiah

Sabtu, 27 Feb 2021 06:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Sat Resnarkoba Polres Rejang Lebong Polda Bengkulu diback up Polsek PUT berhasil menangkap seorang terduga bandar Narkoba...

Buntut Larangan Meliput, PWI Lebong Sampaikan Surat ke Kapolres

Sabtu, 27 Feb 2021 10:50 WIB

Sekretaris PWI Dwi Nopiyanto saat menyerahkan surat ke Sium Polres Lebong fokusbengkulu,lebong – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten...

%d blogger menyukai ini: