Kabid PMD Eko Budi Santoso

fokusbengkulu,lebong – Hingga Kamis (9/4/2020), belum satupun desa di Kabupaten Lebong yang menyampaikan dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDSos) Kabupaten Lebong untuk diverifikasi.

Verifikasi atau pemeriksaan kebenaran dokumen APBDes tersebut wajib dilakukan oleh Dinas PMDSos sebelum menerbitkan rekomendasi pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2020.

“Sampai hari ini, belum ada satupun yang sampai ke kita (Dokumen APBDes,red) untuk kita verifikasi dan cek kebenaran dokumen APBDes,” kata Kepala Dinas PMDSos Kabupaten Lebong Reko Haryanto SSos MSi melalui Kabid PMD Eko Budi Santoso MEng kepada fokusbengkulu.com, Kamis (9/4/2020) sore.

Padahal, sambung Eko, batas waktu penyaluran DD/ADD Tahap I sudah cukup mepet yakni sekitar bulan Juni 2020. Dia mengakui, Kamis (9/4/2020), pihaknya sudah menggelar rapat dengan pihak pemerintah desa, yang dihadiri kurang lebih 16 kades.

Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati pekan depan, pihak pemerintah desa mulai menyerahkan dokumen APBDes ke PMDSos untuk diverifikasi dan dicek kebenarannya.

Rapat tersebut juga membahas terkait Penghasilan Tetap (Siltap) bagi kades dan perangkat desa sehubungan dengan terbitnya PP Nomor 11 Tahun 2019. Menurut dia, jika dipaksakan untuk  menaikkan Siltap kades dan perangkat, APBDes bisa jebol.

“Akan kita sampaikan dan kita minta petunjuk dari Sekda. Ini juga yang menjadi salah satu penyebab dokumen APBDes dari pihak desa ini belum disampaikan ke kita,” imbuh Eko.  

Sementara terkait pengalokasian anggaran untuk penanganan Covid-19 (Coronavirus Disease), Eko menekankan jika pihak pemerintah desa mengalokasikan anggaran di APBDes lebih dari Rp 10 Juta. 

Pihak pemerintah desa harus mengacu ke regulasi tentang pengadaan barang dan jasa di desa yakni Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa.

“Jangan sampai nanti ada yang SPK-nya (Surat Perjanjian Kerja,red) tidak lengkap. Kalau terkait jumlah yang dianggarkan untuk penanganan Covid-19, itu mengacu pada jumlah rumah tangga dan jumlah fasilitas umum yang ada di desa,” tandas Eko. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Membanggakan, Pemkab Lebong Sabet Peringkat 8 Nasional Standar Pelayanan Publik

Kamis, 13 Jan 2022 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd kembali menorehkan prestasi yang...

Sukses di Uram Jaya, MT-II Meluas ke Lebong Tengah, Bupati Panen Raya Padi Lagi

Rabu, 12 Jan 2022 11:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan Bupati Lebong Kopli Ansori dalam merealisasikan program unggulan di sektor pertanian yakni tanam minimal dua kali...

Ciduk Warga Lais, Polisi Sita Tiga Paket Sabu

Rabu, 12 Jan 2022 09:29 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di awal tahun 2022....

Mutasi Pejabat Polres Lebong : Kabag Logistik dan Kasat Reskrim Diganti

Rabu, 12 Jan 2022 08:34 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mutasi di tubuh Polres Lebong kembali bergulir. Kali ini, ada sebanyak empat pejabat yang diganti. Yakni, Kabag Logistik...

Bupati Kopli Ansori Memang Beda, Ngantor di Kecamatan Demi Serap Aspirasi Warga

Selasa, 11 Jan 2022 08:39 WIB

Bupati Kopli Ansori (tengah) saat berbincang dengan salah seorang warga serta beberapa pejabat OPD di hari pertama ngantor di Kantor Camat Lebong...

Baru Keluar Penjara, Residivis Bertato Asal PUT Ditangkap Lagi karena Bawa Kabur Motor

Sabtu, 8 Jan 2022 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pengap di balik jeruji besi sepertinya tidak membuat seorang pria residivis berinisial SH (38) warga Desa Kasie...

Kado Manis Awal Tahun, JMSI Ditetapkan sebagai Konstituen Dewan Pers

Sabtu, 8 Jan 2022 09:22 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Organisasi perusahaan media massa berbasis internet, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), telah resmi ditetapkan sebagai...

Tempo 9 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Selatan

Jumat, 7 Jan 2022 01:03 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Gerak cepat tim buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban atas nama...

Edan, IRT Muda di Rejang Lebong Simpan 1,2 Kg Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 5 Jan 2022 11:10 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apa yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berinisial FF (29), warga Kecamatan Binduriang Kabupaten...

Viral Tiga Pria Ngaku Staf Intelijen Kejati Bengkulu, Diciduk Usai Minta Uang ke Pejabat

Selasa, 4 Jan 2022 11:13 WIB

Tangkapan layar (Screenshot) video penangkapan tiga pria yang mengaku staf Intelijen Kejati Bengkulu fokusbengkulu,mukomuko – Jagat media sosial...

%d blogger menyukai ini: