fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi terus menunjukkan kepeduliannya kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Lebong. Tidak terkecuali, kepada anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di bawah naungan Dinas Satpol PP.

Wujud dari perhatian tersebut, Bupati Lebong dua periode itu mengikutsertakan petugas Linmas sebagai penerima Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Dengan begitu, jika ada petugas Linmas yang meninggal, pihak ahli waris bisa mengajukan klaim untuk memperoleh santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kebijakan yang pro rakyat ini sudah dirasakan oleh ahli waris salah satu pekerja yang selama ini bertugas sebagai Linmas di Desa Tunggang Kecamatan Lebong Utara atas nama Bustaman.

Bustaman meninggal dunia beberapa waktu lalu, Selasa (23/3). Dia meninggal bukan karena kecelakaan kerja tapi karena sakit.

BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan jaminan kematian senilai Rp 42 juta kepada ahli waris Bustaman, Kamis (16/4/2020) di ruang kerja Bupati Lebong.

“Santunan ini merupakan hak dari setiap tenaga kerja yang terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. Inilah keuntungan dari setiap tenaga kerja yang terdaftar di BPJS,”  kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Curup Aziz Muslim, dilansir dari GoBengkulu.com.

Menurut Aziz, BPJS Ketenagakerjaan tidak terbatas hanya kepada pegawai berstatus Non PNS maupun pegawai BUMN,  setiap tenaga kerja di perusahaan swasta maupun tenaga kerja non pegawai juga berhak didaftarkan di BPJS Ketenagaankerjaan.

Bahkan ketika sudah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan lebih dari 3 tahun, setiap peserta juga akan diberikan santunan tambahan. Yakni menerima santunan berupa beasiswa kepada anak dari peserta yang dibatasi untuk dua orang anak.

Nominal santunan beasiswa itu, kata dia, mencapai Rp 174 juta. Itu berlaku untuk tingkat SD hingga Sarjana Strata Satu. Selama pendidikan SD, anak peserta menerima dana Rp 1,5 juta per tahun.

“Selanjutnya Rp 2 juta per tahun saat duduk di SMP. SMA Rp 3 juta per tahun dan Rp 12 juta per tahun saat di bangku kuliah,’’ terang Aziz.

Sementara itu, Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi meminta Robert, ahli waris yang menerima santunan memanfaatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan itu untuk kegiatan positif.

Bahkan jika memungkinkan, gunakan dana itu untuk peningkatan kesejahteraan keluarga sebagai modal usaha.

Ke depan, ia akan meminta seluruh OPD jajaran Pemkab Lebong mendaftarkan seluruh TKK maupun tenaga kerja non PNS sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Penyaluran santunan ini merupakan bukti konsistensi dari BPJS Ketenagakerjaan terhadap peserta yang terdaftar. Mudah-mudahan dengan sikap konsisten pihak BPJS ini, semakin menambah kepercayaan seluruh OPD jajaran Pemkab Lebong mendaftarkan setiap pekerjanya. Termasuk perusahaan BUMN maupun swasta yang ada di Lebong, saya imbau mendaftarkan tenaga kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan,” sampai Rosjonsyah.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Lebong Zainal Husni SH mengatakan, premi atau iuran bulanan 732 anggota Linmas menggunakan APBD Kabupaten Lebong yang diplot di DPA Dinas Satpol PP. Per orang dibayarkan premi Rp 12 ribu per bulan.

Kebijakan ini sudah dilakukannya sejak tahun 2019 tanpa melibatkan sedikitpun Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) dalam pembayaran premi tenaga kerja untuk anggota Linmas se Kabupaten Lebong. (YF/wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Membanggakan, Pemkab Lebong Sabet Peringkat 8 Nasional Standar Pelayanan Publik

Kamis, 13 Jan 2022 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd kembali menorehkan prestasi yang...

Sukses di Uram Jaya, MT-II Meluas ke Lebong Tengah, Bupati Panen Raya Padi Lagi

Rabu, 12 Jan 2022 11:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan Bupati Lebong Kopli Ansori dalam merealisasikan program unggulan di sektor pertanian yakni tanam minimal dua kali...

Ciduk Warga Lais, Polisi Sita Tiga Paket Sabu

Rabu, 12 Jan 2022 09:29 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di awal tahun 2022....

Mutasi Pejabat Polres Lebong : Kabag Logistik dan Kasat Reskrim Diganti

Rabu, 12 Jan 2022 08:34 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mutasi di tubuh Polres Lebong kembali bergulir. Kali ini, ada sebanyak empat pejabat yang diganti. Yakni, Kabag Logistik...

Bupati Kopli Ansori Memang Beda, Ngantor di Kecamatan Demi Serap Aspirasi Warga

Selasa, 11 Jan 2022 08:39 WIB

Bupati Kopli Ansori (tengah) saat berbincang dengan salah seorang warga serta beberapa pejabat OPD di hari pertama ngantor di Kantor Camat Lebong...

Baru Keluar Penjara, Residivis Bertato Asal PUT Ditangkap Lagi karena Bawa Kabur Motor

Sabtu, 8 Jan 2022 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pengap di balik jeruji besi sepertinya tidak membuat seorang pria residivis berinisial SH (38) warga Desa Kasie...

Kado Manis Awal Tahun, JMSI Ditetapkan sebagai Konstituen Dewan Pers

Sabtu, 8 Jan 2022 09:22 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Organisasi perusahaan media massa berbasis internet, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), telah resmi ditetapkan sebagai...

Tempo 9 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Selatan

Jumat, 7 Jan 2022 01:03 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Gerak cepat tim buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban atas nama...

Edan, IRT Muda di Rejang Lebong Simpan 1,2 Kg Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 5 Jan 2022 11:10 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apa yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berinisial FF (29), warga Kecamatan Binduriang Kabupaten...

Viral Tiga Pria Ngaku Staf Intelijen Kejati Bengkulu, Diciduk Usai Minta Uang ke Pejabat

Selasa, 4 Jan 2022 11:13 WIB

Tangkapan layar (Screenshot) video penangkapan tiga pria yang mengaku staf Intelijen Kejati Bengkulu fokusbengkulu,mukomuko – Jagat media sosial...

%d blogger menyukai ini: