• 3.2K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3.2K
    Shares

Sepeda motor pelajar yang terjaring polisi saat konvoi ditilang Sat Lantas Polres Bengkulu

fokusbengkulu,kotabengkulu – Meski saat ini sedang dalam situasi Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Namun, hal tersebut nampaknya tidak menyurutkan niat para pelajar yang hari ini merayakan kelulusan, untuk melakukan aksi corat-coret seragam. Lalu, konvoi menggunakan sepeda motor, Sabtu (2/5/2020).

Hal tersebut memang sudah diantisipasi oleh pihak kepolisian dengan melakukan patroli. Seperti yang terjadi di Kota Bengkulu.

Polisi menilang sebanyak 42 unit sepeda motor. Sepeda motor yang ditilang tersebut, ditahan selama 1 bulan. Selain menilang sepeda motor, sebanyak 57 orang pelajar.

Terdiri dari 24 pelajar laki–laki dan 33 orang pelajar perempuan yang mengendarai sepeda motor diamankan serta diberikan pembinaan oleh Sat Lantas Polres Bengkulu.

Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak SIK melalui Kasat Lantas AKP Agis Arya Denawan SIK mengungkapkan, 42 sepeda motor yang terjaring tersebut terpaksa ditilang lantaran kedapatan melakukan aksi konvoi di jalan serta melakukan aksi corat– coret.

Aksi itu membuat keresahan di tengah masyarakat. Apa lagi, pemerintah telah mengeluarkan instruksi terkait upaya penanggulangan Covid–19.

“Kita memberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang ada.  Ditambah lagi dengan adanya maklumat Kapolri tentang penanggulangan penyebaran Covid–19,” kata Kasat.

Kasat menegaskan, pihaknya memastikan akan menindak jika ada pelajar yang kedapatan konvoi mengendarai sepeda motor.

Kata dia, aksi corat-coret dan konvoi itu dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Di tempat terpisah, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Supratman MH melalui Kabid Humas Kombes Pol Sudarno SSos MH mengimbau,  seluruh orang tua untuk lebih peduli terhadap anak-anaknya dan dapat mengontrol keberadaan anaknya sehingga kejadian serupa tidak terulang. Dengan begitu, upaya pencegahan penularan covid-19 bisa lebih optimal.

“Kalau masih ada yang kedapatan berkerumun dan konvoi sepeda motor, akan kita tindak tegas,” tandas perwira yang dikenal ramah dengan awak media ini.

Konvoi Bikin Warga Dongkol

Sementara itu, aksi corat-coret dan konvoi dengan mengendarai sepeda motor juga terjadi di Kabupaten Lebong, Sabtu (2/5/2020). Seperti terpantau oleh fokusbengkulu.com, di sepanjang ruas jalan dari Kecamatan Lebong Sakti, Kecamatan Bingin Kuning hingga ke Kecamatan Lebong Selatan.

Puluhan pelajar, perempuan dan laki-laki tampak konvoi menggunakan sepeda motor dengan mengenakan seragam sudah tercoret.

Parahnya lagi, saat konvoi, para pelajar ini seperti tidak menghiraukan pengendara lain. Ada beberapa sepeda motor yang merasuk hingga ke tengah jalan.

Tak hanya sampai di situ, beberapa sepeda motor yang sudah menggunakan knalpot racing, sengaja memainkan gas.

Kondisi tersebut selain membuat pengendara lain terganggu. Juga membuat warga di sepanjang sisi jalan menjadi terusik dengan ulah para pelajar tersebut.

Seperti disampaikan oleh salah seorang pemilik warung di Desa Karang Dapo Bawah Kecamatan Bingin Kuning.

“Kebiasaan seperti ini sangat mengganggu. Bikin warga dongkol. Bermotor rame-rame, pelan. Ada yang posisi motornya di tengah-tengah, sehingga mengganggu pengendara yang lain. Belum lagi suara knalpot yang memekakkan telinga,” katanya dalam bahasa Rejang, sembari meminta agar namanya tidak ditulis.

Anggota Sat Lantas Polres Lebong saat memberikan pembinaan kepada pelajar yang kedapatan berkumpul dan menggelar aksi coret seragam

 

Terkait hal ini, Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur SIK melalui Kasat Lantas AKP Panehan WS SH mengatakan, pihaknya telah melakukan patroli monitoring untuk mencegah adanya pelajar yang melakukan aksi konvoi yang bisa membahayakan pengendara lain dan pelajar itu sendiri.

“Yang kedapatan lagi konvoi, kita hentikan dan selanjutnya kita giring agar pulang ke rumah masing-masing. Ini untuk mengantisipasi keributan atau tawuran antar pelajar. Selain itu, kita juga membubarkan pelajar yang berkerumun demi menekan penularan Covi-19. Kita meminta pelajar mengenakan helm dan juga mengenakan masker,” kata Panehan.

Di sisi lain, Panehan juga menyayangkan kurangnya koordinasi dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu dan sekolah kepada pihak kepolisian terkait jam diumumkannya kelulusan.

“Seharusnya, perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi juga memberikan imbauan menjelang pengumuman kelulusan agar jangan ada pelajar yang berkerumun untuk mencegah penularan virus Corona,” tandas Panehan. (red)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Bikin Adem, Pelanggar Lalu Lintas di Kota Bengkulu Diminta Melafalkan Ayat Suci

Sabtu, 28 Nov 2020 07:30 WIB

Pelanggar yang diajak berdo'a  fokusbengkulu,kotabengkulu – Cara personel Sat Lantas Polres Bengkulu ini memberikan teguran kepada pelanggar lalu...

Diduga Tilep Dana Desa Rp 277 Juta, Mantan Kades Semelako II Diamankan

Sabtu, 28 Nov 2020 12:12 WIB

Ilustrasi/net fokusbengkulu,lebong – Mantan Kades Semelako II Kecamatan Lebong Tengah berinisial FS menambah daftar orang yang terseret kasus...

Tragis, Pondok Dilalap Si Jago Merah, Petani di Rejang Lebong Ini Tewas Terbakar

Sabtu, 28 Nov 2020 11:26 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Tragis menimpa seorang petani warga Desa Air Pikat Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong, Dahwan (25). Si jago...

Serius Cegah Covid-19, Pjs Bupati Lebong Teken SE Larang Keramaian

Jumat, 27 Nov 2020 09:33 WIB

H Herwan Antoni (kiri) di salah satu acara yang digelar Pemkab Lebong baru-baru ini fokusbengkulu,lebong – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lebong...

Pemkab Lebong Sarat Prestasi, Raih WTP dan Diganjar Penghargaan Kemenkeu

Jumat, 27 Nov 2020 09:41 WIB

fokusbengkulu,lebong – Masyarakat Bumi Swarang Patang Stumang patut berbangga. Meski usia Kabupaten Lebong baru menginjak 16 tahun. Namun, seabrek...

Pria Beristri Rudapaksa IRT Muda di Pondok Kebun

Jumat, 27 Nov 2020 01:22 WIB

Ilustrasi/net fokusbengkulu,lebong – Malang nasib Bulan ---nama samaran---, Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berusia 18 tahun, warga Kecamatan Topos....

Oknum ASN Penusuk Ketua Panwascam Seluma Utara Tersangka

Kamis, 26 Nov 2020 01:07 WIB

Tersangka berinisial Kh  fokusbengkulu,seluma – Sat Reskrim Polres Seluma menetapkan Kh (43) yang diketahui merupakan ASN (Aparatur Sipil Negara)...

Kukuhkan Pengurus Pusat, Bamsoet Yakin JMSI Komit Perangi Hoax

Kamis, 26 Nov 2020 09:53 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menaruh harapan besar kehadiran Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) akan semakin...

Webinar Sukses, Pjs Bupati Lebong : Pemerintah Hadir Pulihkan Ekonomi

Rabu, 25 Nov 2020 10:56 WIB

Pjs Bupati Lebong Herwan Antoni dan Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Donni Swabuana saat webinar berlangsung fokusbengkulu,lebong – Penjabat Sementara...

Ketua MPR Hadiri Pengukuhan Pengurus Pusat JMSI

Rabu, 25 Nov 2020 12:46 WIB

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa (kiri) dan Sekjen JMSI Mahmud Marhaba (kanan) fokusbengkulu,jakarta – Pengurus Pusat (PP) Jaringan Media Siber...