Gas Elpiji 3 Kg Dijual Lampaui HET, Polisi Sidak Pangkalan

Selasa, 19 Mei 2020 01:27 WIB
Editor : Emzon Nurdin

fokusbengkulu,kaur – Tabung gas bersubsidi LPG (Liquid Petroleum Gas) 3 Kg atau yang akrab di telinga masyarakat gas elpiji 3 Kg, mengalami kelangkaan di beberapa wilayah di Kabupaten Kaur sejak beberapa pekan terakhir.

Kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat. Akibat kelangkaan tersebut, ada oknum yang diketahui menjual gas elpiji dengan harga jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni tembus  Rp 35 ribu per tabung. Sementara HET yang ditetapkan oleh Pemkab Kaur yakni Rp 18.659/tabung.

Menyikapi hal ini, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Sat Reskrim Polres Kaur turun ke lapangan untuk melakukan sidak ke pangkalan-pangkalan gas elpiji 3 Kg.

Anggota Tipidter melakukan pemeriksaan ke sejumlah pangkalan di Kaur Selatan dan Maje. Hasilnya, ditemukan beberapa pangkalan gas elpiji yang menjual di atas HET.

“Dari hasil pengecekan kita di beberapa pangkalan di wilayah Kaur Selatan dan Maje, memang ada yang menjual tabung di atas HET. Mereka sudah kita ingatkan agar tidak jual di atas HET,” kata Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno SIK MH melalui Kasat Reskrim Iptu Pedi Setiawan SH MH.

Dikatakan Kasat, dalam beberapa minggu terakhir pihaknya memang kerap mendapat pengaduan dari masyarakat bahwa gas LPG 3 Kg atau gas melon yang dibeli beratnya diduga tak sesuai dengan ketentuan dan juga harganya di atas HET.

Dia mengaku tak akan segan-segan menindak tegas dan memproses sesuai ketentuan hukum, siapapun yang memainkan harga maupun mengurangi isi elpiji. Sebab, tindakan itu dapat merugikan masyarakat.

“Kita akui sekarang ini gas elpiji 3 Kg sedang langka. Makanya harga ini bisa melambung, dan juga memang stok gas elpiji di Kaur ini kurang,” kata Kasat.

Saat menggelar sidak, Anggota Tipiter yang berjumlah tiga orang itu melakukan pengecekan ke pangkalan milik Dahniar Desa Pasar Sauh, Rizki Komala di Desa Kepala Pasar, SPBU 24.385.24 KP Pasar Bintuhan Kecamatan Kaur Selatan.

Pangakalan wilayah Maje Meridian Taher Desa Suka Menanti, SPBU 24.389.36 Air Numan Jaya Desa Suka Menanti Kecamatan Maje.

Hasilnya, petugas menemukan rata-rata di setiap pangkalan gas LPG 3 Kg dijual kepada masyarakat seharga Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu per tabung.

Harga eceran tersebut tidak sesuai dengan SK Bupati Kaur No. 188.4.45-681 tahun 2015, di mana HET tabug gas elpiji 3 Kg yakni Rp 18.650.

“Kita sudah memberikan peringatan kepada pangkalan yang menjual tidak sesuai HET. Kita juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut apa penyebab terjadi harga melonjak di warung,” demikian Kasat. (red)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Kemenparekraf dan Komisi X DPR RI Dukung Pengembangan Desa Wisata di Lebong

Selasa, 21 Jun 2022 10:10 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Komisi X DPR RI mendukung penuh pengembangan sektor...

GANN Lebong Siap Bersinergi Perangi Narkoba dan Radikalisme

Senin, 20 Jun 2022 09:35 WIB

fokusbengkulu,lebong – Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Lebong siap bersinergi alias bekerja sama dengan pemerintah daerah,...

Tahun Ini Sedot Rp 3,4 Miliar, Kapan Pasar Modern Muara Aman Bisa Ditempati ? Begini Penjelasan Dinas PUPRP

Minggu, 19 Jun 2022 11:01 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pembangunan Pasar Modern Muara Aman di Kelurahan Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara kembali dilanjutkan tahun ini dan...

Hujan Lebat Picu Longsor, Rumah di Lebong Selatan Jebol

Sabtu, 18 Jun 2022 02:31 WIB

Warga bersama anggota Polri membersihkan material longsor fokusbengkulu,lebong – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sebagian besar...

Polres Lebong Dalami Dugaan Penyelewengan DD-ADD Semelako Atas

Kamis, 16 Jun 2022 04:21 WIB

Foto (Tribunbengkulu.com) : Kasat Reskrim Iptu Alexander SE  fokusbengkulu,lebong – Masih ingat dengan pengaduan terkait dugaan penyelewengan...

MT-II Berhasil, Giliran Petani Lebong Sakti Panen Padi

Rabu, 15 Jun 2022 11:55 WIB

fokusbengkulu,lebong – Program unggulan Bupati Lebong Kopli Ansori bersama Wabup Drs Fahrurrozi MPd yakni tanam minimal dua kali setahun untuk...

Dorong Digitalisasi, Bupati Kopli Launching Tiga Tower BTS dan Teken MoU dengan PT Telkom

Rabu, 15 Jun 2022 08:43 WIB

fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori berkomitmen mendorong digitalisasi di Kabupaten Lebong. Untuk itu, pada semester kedua tahun 2021...

Diskominfo Lebong Jalin Kerja Sama dengan PT Telkom, Bangun Tiga Menara BTS

Selasa, 14 Jun 2022 11:19 WIB

Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Kabupaten Lebong, Danial Paripurna SE fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong melalui Dinas Komunikasi Informatika...

Bupati Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2021, Dewan Apresiasi Raihan WTP

Senin, 13 Jun 2022 10:05 WIB

fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori didampingi Wabup Drs Fahrurrozi MPd menyampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah...

Istri Bacok Suami yang Sedang Berbaring di Tempat Tidur, Lalu Sayat Leher Sendiri

Rabu, 8 Jun 2022 01:29 WIB

Korban Ujang Sutrisno saat mendapatkan penanganan medis fokusbengkulu,lebong – Ujang Sutrisno (40) warga Desa Kampung Muara Aman Kecamatan Lebong...

%d blogger menyukai ini: