• 716
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    716
    Shares

fokusbengkulu,kaur – Tabung gas bersubsidi LPG (Liquid Petroleum Gas) 3 Kg atau yang akrab di telinga masyarakat gas elpiji 3 Kg, mengalami kelangkaan di beberapa wilayah di Kabupaten Kaur sejak beberapa pekan terakhir.

Kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat. Akibat kelangkaan tersebut, ada oknum yang diketahui menjual gas elpiji dengan harga jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni tembus  Rp 35 ribu per tabung. Sementara HET yang ditetapkan oleh Pemkab Kaur yakni Rp 18.659/tabung.

Menyikapi hal ini, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Sat Reskrim Polres Kaur turun ke lapangan untuk melakukan sidak ke pangkalan-pangkalan gas elpiji 3 Kg.

Anggota Tipidter melakukan pemeriksaan ke sejumlah pangkalan di Kaur Selatan dan Maje. Hasilnya, ditemukan beberapa pangkalan gas elpiji yang menjual di atas HET.

“Dari hasil pengecekan kita di beberapa pangkalan di wilayah Kaur Selatan dan Maje, memang ada yang menjual tabung di atas HET. Mereka sudah kita ingatkan agar tidak jual di atas HET,” kata Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno SIK MH melalui Kasat Reskrim Iptu Pedi Setiawan SH MH.

Dikatakan Kasat, dalam beberapa minggu terakhir pihaknya memang kerap mendapat pengaduan dari masyarakat bahwa gas LPG 3 Kg atau gas melon yang dibeli beratnya diduga tak sesuai dengan ketentuan dan juga harganya di atas HET.

Dia mengaku tak akan segan-segan menindak tegas dan memproses sesuai ketentuan hukum, siapapun yang memainkan harga maupun mengurangi isi elpiji. Sebab, tindakan itu dapat merugikan masyarakat.

“Kita akui sekarang ini gas elpiji 3 Kg sedang langka. Makanya harga ini bisa melambung, dan juga memang stok gas elpiji di Kaur ini kurang,” kata Kasat.

Saat menggelar sidak, Anggota Tipiter yang berjumlah tiga orang itu melakukan pengecekan ke pangkalan milik Dahniar Desa Pasar Sauh, Rizki Komala di Desa Kepala Pasar, SPBU 24.385.24 KP Pasar Bintuhan Kecamatan Kaur Selatan.

Pangakalan wilayah Maje Meridian Taher Desa Suka Menanti, SPBU 24.389.36 Air Numan Jaya Desa Suka Menanti Kecamatan Maje.

Hasilnya, petugas menemukan rata-rata di setiap pangkalan gas LPG 3 Kg dijual kepada masyarakat seharga Rp 22 ribu hingga Rp 23 ribu per tabung.

Harga eceran tersebut tidak sesuai dengan SK Bupati Kaur No. 188.4.45-681 tahun 2015, di mana HET tabug gas elpiji 3 Kg yakni Rp 18.650.

“Kita sudah memberikan peringatan kepada pangkalan yang menjual tidak sesuai HET. Kita juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut apa penyebab terjadi harga melonjak di warung,” demikian Kasat. (red)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Angkut Solar Subsidi, Dua Warga Bengkulu Utara Ditangkap

Senin, 23 Nov 2020 04:59 WIB

Barang bukti mobil yang digunakan mengangkut solar subsidi fokusbengkulu,bengkuluutara – Tim Subdit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat...

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...

Cerita Rozali dan Sisran Haropi yang Bertahun-tahun Jadi Sopir Ambulans Kopli Care

Jumat, 20 Nov 2020 05:24 WIB

Ambulans Kopli Care fokusbengkulu,lebong – Tak ada yang tak kenal Kopli Ansori di Lebong. Pengusaha muda yang juga Ketua DPD PAN (Partai Amanat...

Ditikam, Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas

Jumat, 20 Nov 2020 12:40 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Warga Kelurahan Pasar Kepahiang gempar. Seorang karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Gery Sutrodo (26)...

Pastikan Prokes Ketat Saat Pencoblosan, KPU Lebong Gelar Simulasi Putungsura

Jumat, 20 Nov 2020 09:24 WIB

Yoki Setiawan fokusbengkulu,lebong – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong akan menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara...