• 1K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1K
    Shares

Salah seorang pelaku saat diperiksa polisi

fokusbengkulu,bengkuluutara – Oknum Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Muara Santan Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara, berinisial YE terjaring Operasi Tankap Tangan (OTT) oleh Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara, Kamis (28/5/2020) malam sekitar pukul 22.30 WIB, di Desa Giri Kencana Kecamatan Ketahun.

Tak hanya YE, polisi juga mengamankan 1 orang oknum anggota BPD berinisial FB. Dan dua orang oknum anggota salah satu LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) berinisial Bi dan MZ.

Barang bukti (BB) dalam OTT tersebut yakni uang senilai Rp 5 juta rupiah. OTT tersebut bermula dari adanya laporan Kades Muara Santan Darwinto yang merasa diperas dan diancam oleh pelaku.

Pelaku meminta kades menyiapkan uang Rp 40 juta. Jika tidak, pelaku mengancam akan mengusut dan melaporkan dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) Muara Santan Tahun 2019. Kades hanya menyanggupi Rp 5 juta.

Merasa nilai uang yang diberikan kades jauh dari yang diminta, pelaku kembali meminta kades menyiapkan uang hingga Rp 50 juta. Kades makin khawatir dan terancam, hingga akhirnya melaporkan pemerasan tersebut ke Saber Pungli Kabupaten BU.

Tak menunggu lama, setelah menerima laporan, Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara selanjutnya melakukan penyelidikan.

Hingga akhirnya pada Kamis (28/5/2020) sekitar pukul 22.30 WIB, Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara, yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan S.IK mengamankan keempat orang pelaku.

Data diperoleh, peristiwa pemerasan tersebut bermula pada tanggal 03 Maret 2020. Pelaku YE selaku Ketua BPD Muara Santan melayangkan surat ke anggota LSM berinisial Bi dan MZ.

Surat tersebut dilayangkan untuk mengurus dugaan penyelewengan DD Muara Santan Tahun 2019 ke aparat penegak hukum.

Setelah surat dibuat, oknum Ketua BPD tersebut beserta anggotanya, termasuk 2 oknum LSM berinisial Bi dan MZ melakukan pemeriksaan fisik DD Tahun 2019.

Usai melakukan pemeriksaan fisik, pelaku FB selaku Wakil Ketua BPD mengajak Kades untuk bertemu di salah satu rumah makan.

Saat kades tiba di tempat yang sudah disepakati, di sana sudah ada oknum Ketua BPD berinisial YE, dan dua oknum anggota BPD berinisial FB dan AA.  Juga sudah ada oknum Anggota LSM berinisial Bi dan MZ.

Pelaku langsung meminta uang senilai Rp 40 juta kepada kades. Saat itu, kades hanya menyanggupi sebesar Rp. 5 juta. Uang tersebut selanjutnya diserahkan kepada pelaku YE.

Lantaran uang yang diberikan jauh dari angka yang diminta oleh para pelaku, dugaan pemerasan terus dilakukan. Hingga berujung penangkapan pada Kamis (28/5/2020) malam.

“Kita masih terus mendalami kasus dugaan pemerasan oleh oknum Ketua BPD ini,” ujar Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton Setyo Hartanto S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan S.IK.

Dia menambahkan, jika terbukti, para pelaku dijerat dengan Pasal 12 e Undang Undang RI No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang Undang RI no 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif,” demikian Kasat. (red)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Program Indonesia Pintar Selaras dengan Visi Misi Kopli Ansori – Fahrurrozi

Selasa, 24 Nov 2020 12:40 WIB

Kopli Ansori - Fahrurrozi fokusbengkulu,lebong – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebong Nomor Urut 3 Kopli Ansori dan Fahrurrozi...

Angkut Solar Subsidi, Dua Warga Bengkulu Utara Ditangkap

Senin, 23 Nov 2020 04:59 WIB

Barang bukti mobil yang digunakan mengangkut solar subsidi fokusbengkulu,bengkuluutara – Tim Subdit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat...

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...

Cerita Rozali dan Sisran Haropi yang Bertahun-tahun Jadi Sopir Ambulans Kopli Care

Jumat, 20 Nov 2020 05:24 WIB

Ambulans Kopli Care fokusbengkulu,lebong – Tak ada yang tak kenal Kopli Ansori di Lebong. Pengusaha muda yang juga Ketua DPD PAN (Partai Amanat...

Ditikam, Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas

Jumat, 20 Nov 2020 12:40 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Warga Kelurahan Pasar Kepahiang gempar. Seorang karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Gery Sutrodo (26)...