Tersangka BDR saat ditanya awak media
Tersangka BDR saat ditanya awak media

fokusbengkulu,lebong – Kasus pencabulan terhadap dua orang bocah laki-laki yang berusia 12 tahun, yang dilakukan oleh oknum guru honor di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Topos, menggemparkan warga Kabupaten Lebong.

Bagaimana tidak, tersangka yang saat ini sudah ditahan oleh Sat Reskrim Polres Lebong berinisial BDR (26), warga Desa Ajai Siang Kecamatan Topos tersebut mencabuli 2 orang bocah laki-laki yang masih duduk di bangku SD hingga delapan kali, sejak tahun 2018.

Terakhir, tersangka mencabuli korban berinisial AA (12) pada pertengahan April 2020 di kediamannya di Desa Ajai Siang Kecamatan Topos. Sedangkan satu orang korban lagi yakni berinisial MH (12).

Terkait kasus yang menjadi sorotan masyarakat Lebong ini. Jum’at (5/6/2020), Polres Lebong menggelar press release yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur S.IK didampingi Kabag Ops AKP Rafenil Yaumil Rahman SH dan Kasat Reskrim Iptu Andi Ahmad Bustanil S.IK.

Mengejutkan, di saat awak media mewawancarai tersangka BDR yang merupakan warga pendatang asal Kabupaten Bengkulu Utara ini.

Dia mengaku, bahwa salah satu motifnya melakukan perbuatan asusila tersebut yakni bahwa dirinya pernah menjadi korban pencabulan serupa pada saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 3.

Hanya saja, ada yang janggal, saat ditanya siapa pelaku yang mencabuli tersangka pada saat itu, tersangka mengaku sudah tidak ingat lagi.

“Saya sudah tidak ingat lagi pelakunya,” ujar tersangka. Selain itu, tersangka mengaku bahwa dirinya juga tertarik kepada perempuan dan sudah memiliki seorang pacar.

Ditanya, apakah ada korban lain, tersangka mengaku tidak ada. Kemudian, tersangka juga membenarkan bahwa dirinya sudah mencabuli 2 orang korban sebanyak 8 kali.

“Saya minta maaf atas kejadian ini. Setelah saya menjalani hukuman saya nanti, saya tidak akan lagi tinggal di Topos,” ujar tersangka.

Sementara itu, berdasarkan rilis yang disampaikan Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Andi Ahmad Bustanil S.IK, dari total 8 kali perbuatan cabul yang dilakukan tersangka, ada 4 kali tersangka melakukannya dengan dua orang korban tersebut secara bersamaan.

Selain itu, dari 8 kali pencabulan tersebut, 7 kali dilakukan di kediaman tersangka di Desa Ajai Siang, dan 1 kali di lingkungan sekolah.

Tersangka BDR saat ditanya awak media

 

“Kejadian ini sudah berlangsung sejak 2018. Jadi, kurang lebih 2 tahun. Di mana tersangka telah mencabuli 2 orang korban ini sebanyak 8 kali. Korban pertama di tahun 2018 itu adalah AA. Dan berlanjut, secara kontinyu delapan kali sampai terakhir di pertengahan April 2020 dengan korban yakni berinisial AA dan MH,” ujar Kasat.

Kasat menjelaskan, kejadian terakhir pada pertengahan April 2020 dilakukan tersangka kepada korban berinisial AA. Sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban AA sedang duduk di depan rumahnya.

Tiba-tiba tersangka melintas. Melihat korban, tersangka berhenti. Lalu mengajak korban bermain playstation dan mengiming-imingi akan membayar sewa playstation. Setelah bermain playstation, tersangka mengajak ke rumahnya.

Sesampainya di kediamannya, tersangka meminta korban memegang alat kelamin tersangka. Lalu, tersangka meminta korban melakukan oral seks. Selain itu, di kejadian lain, tersangka juga pernah menggesekkan kemaluannya, (maaf) di sekitaran dubur korban.

“Untuk kemungkinan masih ada korban lain. Itu masih kita dalami. Sementara barang bukti yang sudah kita amankan yakni dua stel baju seragam SD,” demikian Kasat. (wez)

 

 

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Tok ! DPRD Lebong Sahkan Perubahan APBD 2022

Kamis, 29 Sep 2022 08:02 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Lebong menggelar rapat paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...

Polisi Tangkap Pria Ngaku Wartawan Usai Peras Ketua Poktan

Rabu, 28 Sep 2022 04:23 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Seorang pria berinisial SE (40) warga Desa Turan Baru Kecamatan Curup Selatan ditangkap personel Polsek Bermani Ulu...

DPRD Bahas Polemik Perpindahan Penduduk, Kades dan Ketua Adat Silang Pendapat

Rabu, 28 Sep 2022 03:18 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara – DPRD Bengkulu Utara melalui Komisi I menggelar rapat dengar pendapat (RDP) atau hearing terkait polemik perpindahan...

Soal Dokumen Legalitas, Komisi III Nilai PT SIL Bertele-tele

Rabu, 28 Sep 2022 02:22 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Komisi III DPRD Kabupaten Bengkulu Utara tampaknya begitu getol memperjuangkan aspirasi masyarakat Bumi Ratu Samban...

Hearing dengan Komisi III, PT SIL Akui Garap Kawasan Hutan Register 71 Air Bintunan

Rabu, 28 Sep 2022 01:47 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara - Komisi III DPRD Bengkulu Utara kembali memanggil manajemen PT Sandabi Indah Lestari untuk mengikuti Rapat Dengar...

Heboh, Warga Bermani Ulu Temukan Tengkorak Manusia

Selasa, 27 Sep 2022 11:00 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Warga Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong pada Senin (26/9/2022) sore sekira pukul 15.45 WIB,...

Bupati Prioritaskan Anggaran Pilkades dan Rekrutmen P3K di Perubahan APBD

Senin, 26 Sep 2022 11:55 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Kabupaten Lebong menggelar tiga rapat paripurna dengan agenda berbeda secara maraton pada Senin (26/9/2022) bertempat...

BUMDes Nangai Tayau I Gulung Tikar, Inspektorat Segera Audit

Senin, 26 Sep 2022 07:54 WIB

fokusbengkulu,lebong – Inspektorat Kabupaten Lebong memastikan akan segera mengaudit Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nangai Tayau I Kecamatan Amen....

Giliran BRIN Dukung Percepatan Pembangunan di Lebong

Jumat, 23 Sep 2022 08:53 WIB

fokusbengkulu,lebong – Upaya Bupati Lebong Kopli Ansori yang terus menggalang dukungan dari pemerintah pusat agar terwujud percepatan pembangunan...

Usai Asesmen, Peserta Lelang JPTP akan Ikuti Uji Gagasan

Jumat, 23 Sep 2022 06:44 WIB

fokusbengkulu,lebong – Peserta Seleksi Terbuka (Selter) atau lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemkab Lebong kembali akan...

%d blogger menyukai ini: