• 170
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    170
    Shares
Tersangka BDR saat ditanya awak media

fokusbengkulu,lebong – Kasus pencabulan terhadap dua orang bocah laki-laki yang berusia 12 tahun, yang dilakukan oleh oknum guru honor di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Topos, menggemparkan warga Kabupaten Lebong.

Bagaimana tidak, tersangka yang saat ini sudah ditahan oleh Sat Reskrim Polres Lebong berinisial BDR (26), warga Desa Ajai Siang Kecamatan Topos tersebut mencabuli 2 orang bocah laki-laki yang masih duduk di bangku SD hingga delapan kali, sejak tahun 2018.

Terakhir, tersangka mencabuli korban berinisial AA (12) pada pertengahan April 2020 di kediamannya di Desa Ajai Siang Kecamatan Topos. Sedangkan satu orang korban lagi yakni berinisial MH (12).

Terkait kasus yang menjadi sorotan masyarakat Lebong ini. Jum’at (5/6/2020), Polres Lebong menggelar press release yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur S.IK didampingi Kabag Ops AKP Rafenil Yaumil Rahman SH dan Kasat Reskrim Iptu Andi Ahmad Bustanil S.IK.

Mengejutkan, di saat awak media mewawancarai tersangka BDR yang merupakan warga pendatang asal Kabupaten Bengkulu Utara ini.

Dia mengaku, bahwa salah satu motifnya melakukan perbuatan asusila tersebut yakni bahwa dirinya pernah menjadi korban pencabulan serupa pada saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 3.

Hanya saja, ada yang janggal, saat ditanya siapa pelaku yang mencabuli tersangka pada saat itu, tersangka mengaku sudah tidak ingat lagi.

“Saya sudah tidak ingat lagi pelakunya,” ujar tersangka. Selain itu, tersangka mengaku bahwa dirinya juga tertarik kepada perempuan dan sudah memiliki seorang pacar.

Ditanya, apakah ada korban lain, tersangka mengaku tidak ada. Kemudian, tersangka juga membenarkan bahwa dirinya sudah mencabuli 2 orang korban sebanyak 8 kali.

“Saya minta maaf atas kejadian ini. Setelah saya menjalani hukuman saya nanti, saya tidak akan lagi tinggal di Topos,” ujar tersangka.

Sementara itu, berdasarkan rilis yang disampaikan Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Andi Ahmad Bustanil S.IK, dari total 8 kali perbuatan cabul yang dilakukan tersangka, ada 4 kali tersangka melakukannya dengan dua orang korban tersebut secara bersamaan.

Selain itu, dari 8 kali pencabulan tersebut, 7 kali dilakukan di kediaman tersangka di Desa Ajai Siang, dan 1 kali di lingkungan sekolah.

Tersangka BDR saat ditanya awak media

 

“Kejadian ini sudah berlangsung sejak 2018. Jadi, kurang lebih 2 tahun. Di mana tersangka telah mencabuli 2 orang korban ini sebanyak 8 kali. Korban pertama di tahun 2018 itu adalah AA. Dan berlanjut, secara kontinyu delapan kali sampai terakhir di pertengahan April 2020 dengan korban yakni berinisial AA dan MH,” ujar Kasat.

Kasat menjelaskan, kejadian terakhir pada pertengahan April 2020 dilakukan tersangka kepada korban berinisial AA. Sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban AA sedang duduk di depan rumahnya.

Tiba-tiba tersangka melintas. Melihat korban, tersangka berhenti. Lalu mengajak korban bermain playstation dan mengiming-imingi akan membayar sewa playstation. Setelah bermain playstation, tersangka mengajak ke rumahnya.

Sesampainya di kediamannya, tersangka meminta korban memegang alat kelamin tersangka. Lalu, tersangka meminta korban melakukan oral seks. Selain itu, di kejadian lain, tersangka juga pernah menggesekkan kemaluannya, (maaf) di sekitaran dubur korban.

“Untuk kemungkinan masih ada korban lain. Itu masih kita dalami. Sementara barang bukti yang sudah kita amankan yakni dua stel baju seragam SD,” demikian Kasat. (wez)

 

 

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Resmi Dilantik, Kopli Ansori – Fahrurrozi Kini Nahkodai Lebong

Jumat, 26 Feb 2021 06:01 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lebong, Kopli Ansori - Fahrurrozi fokusbengkulu,lebong - Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah MMA resmi melantik Bupati...

Polres Rejang Lebong Gulung Pelaku Pencurian di Batu Galing

Jumat, 26 Feb 2021 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kasus pencurian yang dilaporkan Radiansyah (25) warga Kelurahan Batu Galing Kecamatan Curup Tengah pada Rabu...

Fadil Regan Pamit, Arief Siap Bersinergi Wujudkan Lebong Bahagia dan Sejahtera

Kamis, 25 Feb 2021 08:02 WIB

Kajari Lebong Arief Indra Kusuma Adhi (tengah) berfoto bersama  fokusbengkulu,lebong -  Ada yang menarik dalam acara pisah sambut Kepala Kejari...

Pemuda Ini Ditangkap Setelah Aksinya Bobol Rumah Terekam CCTV

Rabu, 24 Feb 2021 09:40 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Seorang pemuda berinisial AA (20), warga Desa Muara Santan Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara ditangkap...

Polisi Larang Jurnalis Meliput Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan ASN Lebong

Rabu, 24 Feb 2021 01:50 WIB

fokusbengkulu,lebong – Rekonstruksi kasus pembunuhan ASN Lebong berinisial DF (30) yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri berinisial YR (33)...

Pasangan yang Mau Menikah Boleh Sewa Organ Tunggal Buat Dangdutan, Tapi Ada Syaratnya..

Rabu, 24 Feb 2021 11:35 WIB

Rapat yang digelar DPRD dan Satgas Covid-19 Lebong, Selasa (23/2/2021) fokusbengkulu,lebong – Pemilik usaha hiburan dan Wedding Organizer (WO)...

Pria 60 Tahun Ditemukan Kaku di Kebun

Selasa, 23 Feb 2021 09:54 WIB

Korban saat dievakuasi fokusbengkulu,lebong – Warga Desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya, Selasa (23/2/2021) pagi sekira pukul 10.00 WIB gempar. Abdul...

Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Lebong Naik Penyidikan, Jaksa Segera Tetapkan Tersangka

Selasa, 23 Feb 2021 01:16 WIB

Kasi Intelijen Kejari Lebong Imam Hidayat SH MH saat menggelar press release, Selasa (23/2/2021) fokusbengkulu,lebong – Kasus Tuntutan Ganti Rugi...

Deadline Pengembalian TGR DPRD Lebong Rp 1,3 Miliar Berakhir dalam Hitungan Jam

Senin, 22 Feb 2021 10:47 WIB

Kasi Intelijen Imam Hidayat SH MH (tengah) saat dikonfirmasi, Senin (22/2/2021) fokusbengkulu,lebong – Perkara Tuntutan Ganti Rugi (TGR) di...

Lagi, Tiga Pemuda di Rejang Lebong Ditangkap Gara-gara Sabu

Sabtu, 20 Feb 2021 12:11 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Peredaran Narkoba jenis sabu di Kabupaten Rejang Lebong agaknya masih marak saja. Entah sudah berapa orang warga Bumi...

%d blogger menyukai ini: