Dalami Soal THLT di Setwan, BPK Bagikan Kuesioner Isinya 13 Pertanyaan

Sabtu, 6 Jun 2020 10:45 WIB
Editor : Emzon Nurdin

THLT di Setwan saat mengisi kuesioner yang dibagikan BPK RI Perwakilan Bengkulu

fokusbengkulu,lebong – Tampaknya, Sekretariat Dewan (Setwan) Kabupaten Lebong masih terus menjadi sorotan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bengkulu.

Jika sebelumnya, sempat mencuat terkait belanja barang berupa kendaraan dinas. Kali ini, giliran Tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) di lembaga wakil rakyat tersebut yang menjadi perhatian BPK.

Diketahui, jumlah THLT di Sekretariat DPRD Lebong di tahun 2020, jumlahnya mencapai 287 orang. Berdasarkan salinan undangan yang diterima sejumlah awak media di Kabupaten Lebong.

Isinya, seluruh THLT di Sekretariat DPRD Lebong dipanggil untuk wawancara dengan tim auditor BPK RI pada, Sabtu (6/6/2020) pukul 08.30 WIB, bertempat di Sekretariat DPRD Lebong.

Penelusuran awak media, BPK tidak mewawancarai secara langsung seluruh THLT di Setwan. Melainkan, dibagikan kuesioner, untuk kemudian diisi oleh masing-masing THLT. Di dalam kuesioner itu, BPK masih menulis Tenaga Kerja Kontrak (TKK), bukan THLT.

Kuesioner tersebut berisikan 13 pertanyaan. Di antaranya, apakah ada tes kompetensi TKK? Kapan?. Siapa yang merekomendasikan menjadi TKK ?. Apakah mempunyai rekening TKK ?.

Pembayaran honor TKK apakah secara tunai ataukah melalui rekening?. Kemudian, apakah honor sudah dibayarkan setiap bulan?. Serta beberapa pertanyaan lainnya.

Belum diketahui secara pasti perihal apa yang membuat BPK perlu memanggil ratusan THLT di Setwan, kemudian membagikan kuesioner.

Namun, dalam undangan yang ditandatangani oleh Plt Sekretaris DPRD Lebong, Indra Gunawan SPi tersebut, tertera THLT diminta untuk membawa KTP, fotocopy buku rekening dan fotocopy SK THLT Tahun 2020.

Seperti isu yang merebak di Sekretariat DPRD Lebong sendiri, BPK RI informasinya akan memeriksa jumlah keseluruhan THLT.  Apakah memang benar sesuai jumlah sebanyak 287 orang tersebut.

Bahkan buku rekening, SK dan KTP yang harus dibawa THLT tersebut, diduga akan menjadi bahan pemeriksaan BPK untuk menelusuri jumlah uang honorarium yang diterima THLT dan memastikan tidak adanya THLT fiktif.

Beberapa hari lalu sejumlah THLT yang aktif masuk bekerja mulai mengeluh.

Mereka tidak keberatan dengan pemotongan jika mereka tidak masuk kerja. Akan tetapi, mereka keberatan, lantaran diduga ada oknum THLT yang sangat jarang dan tak pernah hadir, namun tetap mendapatkan gaji.

“Kami ikhlas kalau dipotong sesuai jumlah ketidakhadiran kami. Tapi, kami merasa kurang adil, karena banyak THLT yang jarang masuk, kenapa bisa sama pemotongannya dengan kami. Bahkan, ada juga TLHT yang sangat jarang masuk, tetapi absensinya penuh,” ungkap salah satu THLT yang meminta namanya tidak dicantumkan, Jum’at (5/6/2020) siang.

Hingga berita ini naik tayang, Plt Sekretaris DPRD Lebong Indra Gunawan S.Pi M.Si belum bisa dikonfirmasi. Redaksi fokusbengkulu.com, telah mencoba menghubungi nomor handphone yang biasa digunakannya, namun tidak tersambung. Begitupun pesan WhatsApp (WA) yang dikirim, belum  direspon.

Sementara itu, Kabag Anggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Lebong, Beny Kodratullah, saat dikonfirmasi malah mengaku tidak tahu-menahu soal anggaran honorarium THLT di Sekretariat DPRD Lebong.

“Maaf saya tidak tahu-menahu, jangankan honor THLT. Sebagai Kabag Anggaran dan Pengawasan saja. Saya sampai saat ini tidak tahu berapa anggaran keseluruhan di Sekretariat DPRD Lebong yang sudah terserap. Karena memang selama ini saya tidak pernah dilibatkan, termasuk laporan pencairan dan realisasi anggaran. Silakan tanya Sekwan dan bendahara rutin,” kata Beny. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Tok ! DPRD Lebong Sahkan Perubahan APBD 2022

Kamis, 29 Sep 2022 08:02 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Lebong menggelar rapat paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...

Polisi Tangkap Pria Ngaku Wartawan Usai Peras Ketua Poktan

Rabu, 28 Sep 2022 04:23 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Seorang pria berinisial SE (40) warga Desa Turan Baru Kecamatan Curup Selatan ditangkap personel Polsek Bermani Ulu...

DPRD Bahas Polemik Perpindahan Penduduk, Kades dan Ketua Adat Silang Pendapat

Rabu, 28 Sep 2022 03:18 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara – DPRD Bengkulu Utara melalui Komisi I menggelar rapat dengar pendapat (RDP) atau hearing terkait polemik perpindahan...

Soal Dokumen Legalitas, Komisi III Nilai PT SIL Bertele-tele

Rabu, 28 Sep 2022 02:22 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Komisi III DPRD Kabupaten Bengkulu Utara tampaknya begitu getol memperjuangkan aspirasi masyarakat Bumi Ratu Samban...

Hearing dengan Komisi III, PT SIL Akui Garap Kawasan Hutan Register 71 Air Bintunan

Rabu, 28 Sep 2022 01:47 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara - Komisi III DPRD Bengkulu Utara kembali memanggil manajemen PT Sandabi Indah Lestari untuk mengikuti Rapat Dengar...

Heboh, Warga Bermani Ulu Temukan Tengkorak Manusia

Selasa, 27 Sep 2022 11:00 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Warga Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong pada Senin (26/9/2022) sore sekira pukul 15.45 WIB,...

Bupati Prioritaskan Anggaran Pilkades dan Rekrutmen P3K di Perubahan APBD

Senin, 26 Sep 2022 11:55 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Kabupaten Lebong menggelar tiga rapat paripurna dengan agenda berbeda secara maraton pada Senin (26/9/2022) bertempat...

BUMDes Nangai Tayau I Gulung Tikar, Inspektorat Segera Audit

Senin, 26 Sep 2022 07:54 WIB

fokusbengkulu,lebong – Inspektorat Kabupaten Lebong memastikan akan segera mengaudit Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nangai Tayau I Kecamatan Amen....

Giliran BRIN Dukung Percepatan Pembangunan di Lebong

Jumat, 23 Sep 2022 08:53 WIB

fokusbengkulu,lebong – Upaya Bupati Lebong Kopli Ansori yang terus menggalang dukungan dari pemerintah pusat agar terwujud percepatan pembangunan...

Usai Asesmen, Peserta Lelang JPTP akan Ikuti Uji Gagasan

Jumat, 23 Sep 2022 06:44 WIB

fokusbengkulu,lebong – Peserta Seleksi Terbuka (Selter) atau lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemkab Lebong kembali akan...

%d blogger menyukai ini: