• 1.8K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1.8K
    Shares

fokusbengkulu,lebong – Kendati Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDSos) Kabupaten Lebong telah menyampaikan revisi nama-nama penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) ke Kementerian Sosial RI.

Dari yang awalnya, tidak layak menerima, kemudian diganti dengan yang lebih layak.

Namun, masih saja ditemukan penerima yang tidak layak. Seperti di Kelurahan Embong Panjang Kecamatan Lebong Tengah.

Parahnya lagi, si penerima berinisial MH (22) tersebut masih gadis alias belum menikah dan saat ini masih menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi (PT) di Bengkulu.

MH belakangan diketahui merupakan anak kandung dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Lebong Tengah berinisial Ro.

Jika pun memang keluarga MH layak menerima bantuan, semestinya yang tercantum dalam daftar penerima BST adalah nama salah satu dari orang tuanya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, si TKSK berinisial Ro membenarkan bahwa anaknya masuk daftar penerima BST dari Kemensos RI.

Bahkan, dia mengaku, dana BST sebesar Rp 600/bulan tersebut, sudah dua kali diambil ke kantor pos. Jadi, total bantuan yang sudah diterima yakni Rp 1,2 juta.

Anehnya, Ro mengaku bahwa dirinya tidak tahu menahu kalau nama anaknya berinisial MH itu terdaftar sebagai penerima BST.

“Saya tidak tahu pak..tau-tau, namanya (Nama MH,red) sudah ada. Data itu dari kementerian,” kilah Ro saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com, Jum’at (12/6/2020) sore.

Dia mengakui, bahwa anaknya berinisial MH sudah menerima sejak bulan pertama BST itu disalurkan. Termasuk juga sudah mengambil BST bulan kedua yang baru saja dicairkan oleh Kantor Pos.

“Kalau seandainya TKSK tidak boleh menerima bantuan dan kami harus mengembalikan. Ya..kami kembalikan pak..,” kata Ro.

Dia juga mengakui, bahwa saat mengambil BST ke kantor pos, MH menggunakan KTP miliknya sendiri dan membawa Kartu Keluarga (KK) lama, saat Ro masih berstatus sebagai janda.

“Jadi bagaimana pak..yang jelas, nama itu sudah ada dari awal. Sejak bantuan itu keluar pak,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PMDSos Kabupaten Lebong Reko Haryanto SSos M.Si melalui Kabid Sosial Yasir Hadi Broto SE mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan revisi penerima BST ke Kementerian Sosial per tanggal 13 Mei 2020.

Data revisi tersebut, kata mantan Camat Lebong Selatan ini, adalah hasil dari verifikasi dan validasi (Verval) lurah dan kades se Kabupaten Lebong.

“Data itu sudah kita kirim ke Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) Kemensos. Proses verval ini sendiri berjalan selama tiga hari yakni tanggal 11, 12 dan 13 Mei 2020. Hasil verval ini sudah kita sampaikan rekon-nya ke PT Pos Cabang Curup,” terang Yasir.

Dijelaskan Yasir, pascapenyaluran BST tahap pertama, dan diketahui banyak penerima yang diduga tidak layak.

Pihaknya mendapatkan informasi dari Direktorat Penanganan Fakir Miskin (FM) Kemensos RI, agar segera memverifikasi dan memvalidasi data penerima BST.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya langsung melayangkan surat ke desa dan kelurahan di Kabupaten Lebong agar melakukan verval dengan didampingi TKSK di masing-masing kecamatan.

“Dengan verval yang dilaksanakan oleh desa dan kelurahan, desa tidak lagi berkoar-koar tidak diajak. Karena yang tau isi di desa dan kelurahan, ya kades, lurah dan perangkatnya,” tandas Yasir. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Fee Proyek Berujung Penjara

Selasa, 1 Des 2020 10:52 WIB

Tersangka NH saat mengenakan baju tahanan Polda Bengkulu fokusbengkulu,kotabengkulu – Penyidik Subdit Hardabangtah (Harta benda dan bangunan...

Besok Webinar Vaksin Aman, Berikut Tiga Hal Penting yang Akan Diulas

Selasa, 1 Des 2020 06:35 WIB

fokusbengkulu,lebong – Setelah sebelumnya webinar Manfaat Program Pemulihan Ekonomi Nasional bagi UMKM yang digelar oleh KPCPEN (Komite Penanganan...

Apes, Beli Rokok Pakai Upal di Warung Depan Mapolsek, Pemuda Lebong Selatan Diciduk

Selasa, 1 Des 2020 10:25 WIB

fokusbengkulu,lebong – Seorang pemuda berinisial EA (22), warga Kelurahan Taba Anyar Kecamatan Lebong Selatan ini apes. Dia nekat beli rokok dan...

Oknum ASN Kaur Kepergok Bawa Duit Rp 46 Juta dan Amplop Berstempel Kandidat

Senin, 30 Nov 2020 12:26 WIB

fokusbengkulu,kaur – Pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kaur tercoreng oleh ulah seorang oknum ASN (Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Anaknya yang Masih SMP Gantung Diri, Seorang Ibu di Lebong Histeris

Sabtu, 28 Nov 2020 10:31 WIB

Korban saat diperiksa oleh petugas medis fokusbengkulu,lebong – Tangis seorang ibu berinisial RM, warga Kelurahan Mubai Kecamatan Lebong Selatan...

Bikin Adem, Pelanggar Lalu Lintas di Kota Bengkulu Diminta Melafalkan Ayat Suci

Sabtu, 28 Nov 2020 07:30 WIB

Pelanggar yang diajak berdo'a  fokusbengkulu,kotabengkulu – Cara personel Sat Lantas Polres Bengkulu ini memberikan teguran kepada pelanggar lalu...

Diduga Tilep Dana Desa Rp 277 Juta, Mantan Kades Semelako II Diamankan

Sabtu, 28 Nov 2020 12:12 WIB

Ilustrasi/net fokusbengkulu,lebong – Mantan Kades Semelako II Kecamatan Lebong Tengah berinisial FS menambah daftar orang yang terseret kasus...

Tragis, Pondok Dilalap Si Jago Merah, Petani di Rejang Lebong Ini Tewas Terbakar

Sabtu, 28 Nov 2020 11:26 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Tragis menimpa seorang petani warga Desa Air Pikat Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong, Dahwan (25). Si jago...

Serius Cegah Covid-19, Pjs Bupati Lebong Teken SE Larang Keramaian

Jumat, 27 Nov 2020 09:33 WIB

H Herwan Antoni (kiri) di salah satu acara yang digelar Pemkab Lebong baru-baru ini fokusbengkulu,lebong – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lebong...

Pemkab Lebong Sarat Prestasi, Raih WTP dan Diganjar Penghargaan Kemenkeu

Jumat, 27 Nov 2020 09:41 WIB

fokusbengkulu,lebong – Masyarakat Bumi Swarang Patang Stumang patut berbangga. Meski usia Kabupaten Lebong baru menginjak 16 tahun. Namun, seabrek...