fokusbengkulu,lebong – Kendati Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDSos) Kabupaten Lebong telah menyampaikan revisi nama-nama penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) ke Kementerian Sosial RI.

Dari yang awalnya, tidak layak menerima, kemudian diganti dengan yang lebih layak.

Namun, masih saja ditemukan penerima yang tidak layak. Seperti di Kelurahan Embong Panjang Kecamatan Lebong Tengah.

Parahnya lagi, si penerima berinisial MH (22) tersebut masih gadis alias belum menikah dan saat ini masih menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi (PT) di Bengkulu.

MH belakangan diketahui merupakan anak kandung dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Lebong Tengah berinisial Ro.

Jika pun memang keluarga MH layak menerima bantuan, semestinya yang tercantum dalam daftar penerima BST adalah nama salah satu dari orang tuanya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, si TKSK berinisial Ro membenarkan bahwa anaknya masuk daftar penerima BST dari Kemensos RI.

Bahkan, dia mengaku, dana BST sebesar Rp 600/bulan tersebut, sudah dua kali diambil ke kantor pos. Jadi, total bantuan yang sudah diterima yakni Rp 1,2 juta.

Anehnya, Ro mengaku bahwa dirinya tidak tahu menahu kalau nama anaknya berinisial MH itu terdaftar sebagai penerima BST.

“Saya tidak tahu pak..tau-tau, namanya (Nama MH,red) sudah ada. Data itu dari kementerian,” kilah Ro saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com, Jum’at (12/6/2020) sore.

Dia mengakui, bahwa anaknya berinisial MH sudah menerima sejak bulan pertama BST itu disalurkan. Termasuk juga sudah mengambil BST bulan kedua yang baru saja dicairkan oleh Kantor Pos.

“Kalau seandainya TKSK tidak boleh menerima bantuan dan kami harus mengembalikan. Ya..kami kembalikan pak..,” kata Ro.

Dia juga mengakui, bahwa saat mengambil BST ke kantor pos, MH menggunakan KTP miliknya sendiri dan membawa Kartu Keluarga (KK) lama, saat Ro masih berstatus sebagai janda.

“Jadi bagaimana pak..yang jelas, nama itu sudah ada dari awal. Sejak bantuan itu keluar pak,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PMDSos Kabupaten Lebong Reko Haryanto SSos M.Si melalui Kabid Sosial Yasir Hadi Broto SE mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan revisi penerima BST ke Kementerian Sosial per tanggal 13 Mei 2020.

Data revisi tersebut, kata mantan Camat Lebong Selatan ini, adalah hasil dari verifikasi dan validasi (Verval) lurah dan kades se Kabupaten Lebong.

“Data itu sudah kita kirim ke Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) Kemensos. Proses verval ini sendiri berjalan selama tiga hari yakni tanggal 11, 12 dan 13 Mei 2020. Hasil verval ini sudah kita sampaikan rekon-nya ke PT Pos Cabang Curup,” terang Yasir.

Dijelaskan Yasir, pascapenyaluran BST tahap pertama, dan diketahui banyak penerima yang diduga tidak layak.

Pihaknya mendapatkan informasi dari Direktorat Penanganan Fakir Miskin (FM) Kemensos RI, agar segera memverifikasi dan memvalidasi data penerima BST.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya langsung melayangkan surat ke desa dan kelurahan di Kabupaten Lebong agar melakukan verval dengan didampingi TKSK di masing-masing kecamatan.

“Dengan verval yang dilaksanakan oleh desa dan kelurahan, desa tidak lagi berkoar-koar tidak diajak. Karena yang tau isi di desa dan kelurahan, ya kades, lurah dan perangkatnya,” tandas Yasir. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Membanggakan, Pemkab Lebong Sabet Peringkat 8 Nasional Standar Pelayanan Publik

Kamis, 13 Jan 2022 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd kembali menorehkan prestasi yang...

Sukses di Uram Jaya, MT-II Meluas ke Lebong Tengah, Bupati Panen Raya Padi Lagi

Rabu, 12 Jan 2022 11:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan Bupati Lebong Kopli Ansori dalam merealisasikan program unggulan di sektor pertanian yakni tanam minimal dua kali...

Ciduk Warga Lais, Polisi Sita Tiga Paket Sabu

Rabu, 12 Jan 2022 09:29 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di awal tahun 2022....

Mutasi Pejabat Polres Lebong : Kabag Logistik dan Kasat Reskrim Diganti

Rabu, 12 Jan 2022 08:34 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mutasi di tubuh Polres Lebong kembali bergulir. Kali ini, ada sebanyak empat pejabat yang diganti. Yakni, Kabag Logistik...

Bupati Kopli Ansori Memang Beda, Ngantor di Kecamatan Demi Serap Aspirasi Warga

Selasa, 11 Jan 2022 08:39 WIB

Bupati Kopli Ansori (tengah) saat berbincang dengan salah seorang warga serta beberapa pejabat OPD di hari pertama ngantor di Kantor Camat Lebong...

Baru Keluar Penjara, Residivis Bertato Asal PUT Ditangkap Lagi karena Bawa Kabur Motor

Sabtu, 8 Jan 2022 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pengap di balik jeruji besi sepertinya tidak membuat seorang pria residivis berinisial SH (38) warga Desa Kasie...

Kado Manis Awal Tahun, JMSI Ditetapkan sebagai Konstituen Dewan Pers

Sabtu, 8 Jan 2022 09:22 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Organisasi perusahaan media massa berbasis internet, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), telah resmi ditetapkan sebagai...

Tempo 9 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Selatan

Jumat, 7 Jan 2022 01:03 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Gerak cepat tim buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban atas nama...

Edan, IRT Muda di Rejang Lebong Simpan 1,2 Kg Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 5 Jan 2022 11:10 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apa yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berinisial FF (29), warga Kecamatan Binduriang Kabupaten...

Viral Tiga Pria Ngaku Staf Intelijen Kejati Bengkulu, Diciduk Usai Minta Uang ke Pejabat

Selasa, 4 Jan 2022 11:13 WIB

Tangkapan layar (Screenshot) video penangkapan tiga pria yang mengaku staf Intelijen Kejati Bengkulu fokusbengkulu,mukomuko – Jagat media sosial...

%d blogger menyukai ini: