Anak Gadis TKSK Lebong Tengah Terima Bantuan Kemensos, Lurah Ngaku Tak Tahu

Senin, 15 Jun 2020 06:56 WIB
Editor : Emzon Nurdin

Foto : Ilustrasi/net

fokusbengkulu,lebong – Terdaftarnya MH (22) warga Kelurahan Embong Panjang Kecamatan Lebong Tengah sebagai penerima Bantuan Sosial (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, menjadi sorotan banyak pihak.

Itu lantaran MH diketahui masih lajang alias belum menikah dan sedang menempuh pendidikan di salah satu Perguruan Tinggi (PT) di Bengkulu.

Selain itu, MH belakangan diketahui merupakan anak kandung dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Lebong Tengah berinisial Ro.

Bantuan Social Saftey Net (Jaring Pengaman Sosial) akibat Pandemi Covid-19 senilai Rp 600 ribu per bulan tersebut, diduga kuat sudah diterima MH sebanyak dua kali. Total Rp 1,2 juta.

Sementara, di Kelurahan Embong Panjang, disinyalir masih banyak yang lebih layak menerima BST, ketimbang MH yang notabenenya masih menjadi tanggungan orang tuanya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Lurah Embong Panjang Haidir Sawaludin SE mengaku tidak tahu terkait hal itu. Kata dia, sebagai lurah, dia menyerahkan sepenuhnya proses verifikasi dan validasi (Verval) data penerima BST itu kepada perangkat yakni Ketua RT/RW.

“Kalau saya, tentu tidak paham seluruh warga di Kelurahan Embong Panjang. Mohon maaf, mungkin ini keteledoran saya. Tapi, saat diminta untuk verval, saya menekankan betul kepada perangkat saya agar mengganti penerima yang tidak layak ke penerima yang layak,” ungkap Sawaludin.

Dia menambahkan, mengingat perangkat memiliki cakupan atau wilayah kerja yang lebih kecil. Dia meyakini bahwa perangkat jauh lebih memahami dan mengenali warga di masing-masing RT. Di Kelurahan Embong Panjang sendiri, terdapat 9 RT. MH diketahui, tinggal di RT 3.

“Mohon maaf, saya tidak hapal..nama..muka..saya tida hapal. Saya waktu itu, tidak mungkin memanggil nama yang masuk daftar itu satu per satu. Sebab, saya diberikan data itu sekitar jam 10. Dan sudah harus disampaikan lagi ke dinas sekitar jam 1 siang. Tapi, saya sudah wanti-wanti kepada perangkat saya, apakah data itu sudah tepat dan valid. Jangan sampai nanti timbul masalah di kemudian hari,” beber Sawaludin.

Dia juga menegaskan, dalam proses revisi data penerima BST itu, dirinya sama sekali tidak memasukkan nama-nama keluarganya.

“Jadi, kalau berbicara soal nepotisme, saya mohon maaf betul. Saya orang Embong Panjang asli, tapi saya tidak memasukkan nama-nama sanak atau famili saya,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Camat Lebong Tengah Sugiarto SH, saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com mengaku bahwa pihaknya sama sekali dilibatkan dalam proses pendataan.

“Jelas tidak sesuai dan tidak layak kalau yang menerima ini masih belum menikah dan anak TKSK. Kalau kami tidak tahu, terkait DTKS. Koordinasinya ke kita juga memang tidak ada. Misalkan, ada tembusan ke kita terkait data penerima BST. Itu tidak ada. Yang kita harapkan itu, bantuan yang disalurkan tepat sasaran,” demikian Sugiarto. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Warga Kota Bengkulu Temukan Mayat Mr X Tanpa Busana, Mengapung di Pinggir Pantai

Kamis, 30 Jun 2022 05:40 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu - Sesosok mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga di pinggir pantai di Jalan Enggano RT 02 RW 01...

Hadiri Paripurna Pertanggungjawaban APBD, Bupati Pastikan Tindaklanjuti Saran dan Masukan Legislatif

Kamis, 30 Jun 2022 03:39 WIB

Bupati Bengkulu Utara Ir Mian dan Ketua DPRD Sonti Bakara SH fokusbengkulu,bengkuluutara - Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian menghadiri rapat...

Satroni Alfamart, Perampok Bersenpi Gondol Uang Rp 13 Juta

Senin, 27 Jun 2022 09:00 WIB

fokusbengkulu,lebong - Gerai ritel modern Alfamart di Kelurahan Embong Panjang Kecamatan Lebong Tengah disatroni perampok pada Minggu (26/6/2022)...

Bobol Sekolah, Dua Anak di Bawah Umur Gasak Puluhan Notebook

Sabtu, 25 Jun 2022 09:59 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Gedung SMPN 1 Kepahiang yang berlokasi di Desa Sumber Sari Kecamatan Kabawetan disatroni maling pada Kamis (23/6/2022)....

Kemenparekraf dan Komisi X DPR RI Dukung Pengembangan Desa Wisata di Lebong

Selasa, 21 Jun 2022 10:10 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Komisi X DPR RI mendukung penuh pengembangan sektor...

GANN Lebong Siap Bersinergi Perangi Narkoba dan Radikalisme

Senin, 20 Jun 2022 09:35 WIB

fokusbengkulu,lebong – Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Lebong siap bersinergi alias bekerja sama dengan pemerintah daerah,...

Tahun Ini Sedot Rp 3,4 Miliar, Kapan Pasar Modern Muara Aman Bisa Ditempati ? Begini Penjelasan Dinas PUPRP

Minggu, 19 Jun 2022 11:01 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pembangunan Pasar Modern Muara Aman di Kelurahan Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara kembali dilanjutkan tahun ini dan...

Hujan Lebat Picu Longsor, Rumah di Lebong Selatan Jebol

Sabtu, 18 Jun 2022 02:31 WIB

Warga bersama anggota Polri membersihkan material longsor fokusbengkulu,lebong – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sebagian besar...

Polres Lebong Dalami Dugaan Penyelewengan DD-ADD Semelako Atas

Kamis, 16 Jun 2022 04:21 WIB

Foto (Tribunbengkulu.com) : Kasat Reskrim Iptu Alexander SE  fokusbengkulu,lebong – Masih ingat dengan pengaduan terkait dugaan penyelewengan...

MT-II Berhasil, Giliran Petani Lebong Sakti Panen Padi

Rabu, 15 Jun 2022 11:55 WIB

fokusbengkulu,lebong – Program unggulan Bupati Lebong Kopli Ansori bersama Wabup Drs Fahrurrozi MPd yakni tanam minimal dua kali setahun untuk...

Berita Terbaru

International

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Fokus

%d blogger menyukai ini: