Foto : Ilustrasi/net

fokusbengkulu,lebong – Terdaftarnya MH (22) warga Kelurahan Embong Panjang Kecamatan Lebong Tengah sebagai penerima Bantuan Sosial (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, menjadi sorotan banyak pihak.

Itu lantaran MH diketahui masih lajang alias belum menikah dan sedang menempuh pendidikan di salah satu Perguruan Tinggi (PT) di Bengkulu.

Selain itu, MH belakangan diketahui merupakan anak kandung dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Lebong Tengah berinisial Ro.

Bantuan Social Saftey Net (Jaring Pengaman Sosial) akibat Pandemi Covid-19 senilai Rp 600 ribu per bulan tersebut, diduga kuat sudah diterima MH sebanyak dua kali. Total Rp 1,2 juta.

Sementara, di Kelurahan Embong Panjang, disinyalir masih banyak yang lebih layak menerima BST, ketimbang MH yang notabenenya masih menjadi tanggungan orang tuanya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Lurah Embong Panjang Haidir Sawaludin SE mengaku tidak tahu terkait hal itu. Kata dia, sebagai lurah, dia menyerahkan sepenuhnya proses verifikasi dan validasi (Verval) data penerima BST itu kepada perangkat yakni Ketua RT/RW.

“Kalau saya, tentu tidak paham seluruh warga di Kelurahan Embong Panjang. Mohon maaf, mungkin ini keteledoran saya. Tapi, saat diminta untuk verval, saya menekankan betul kepada perangkat saya agar mengganti penerima yang tidak layak ke penerima yang layak,” ungkap Sawaludin.

Dia menambahkan, mengingat perangkat memiliki cakupan atau wilayah kerja yang lebih kecil. Dia meyakini bahwa perangkat jauh lebih memahami dan mengenali warga di masing-masing RT. Di Kelurahan Embong Panjang sendiri, terdapat 9 RT. MH diketahui, tinggal di RT 3.

“Mohon maaf, saya tidak hapal..nama..muka..saya tida hapal. Saya waktu itu, tidak mungkin memanggil nama yang masuk daftar itu satu per satu. Sebab, saya diberikan data itu sekitar jam 10. Dan sudah harus disampaikan lagi ke dinas sekitar jam 1 siang. Tapi, saya sudah wanti-wanti kepada perangkat saya, apakah data itu sudah tepat dan valid. Jangan sampai nanti timbul masalah di kemudian hari,” beber Sawaludin.

Dia juga menegaskan, dalam proses revisi data penerima BST itu, dirinya sama sekali tidak memasukkan nama-nama keluarganya.

“Jadi, kalau berbicara soal nepotisme, saya mohon maaf betul. Saya orang Embong Panjang asli, tapi saya tidak memasukkan nama-nama sanak atau famili saya,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Camat Lebong Tengah Sugiarto SH, saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com mengaku bahwa pihaknya sama sekali dilibatkan dalam proses pendataan.

“Jelas tidak sesuai dan tidak layak kalau yang menerima ini masih belum menikah dan anak TKSK. Kalau kami tidak tahu, terkait DTKS. Koordinasinya ke kita juga memang tidak ada. Misalkan, ada tembusan ke kita terkait data penerima BST. Itu tidak ada. Yang kita harapkan itu, bantuan yang disalurkan tepat sasaran,” demikian Sugiarto. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Membanggakan, Pemkab Lebong Sabet Peringkat 8 Nasional Standar Pelayanan Publik

Kamis, 13 Jan 2022 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd kembali menorehkan prestasi yang...

Sukses di Uram Jaya, MT-II Meluas ke Lebong Tengah, Bupati Panen Raya Padi Lagi

Rabu, 12 Jan 2022 11:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan Bupati Lebong Kopli Ansori dalam merealisasikan program unggulan di sektor pertanian yakni tanam minimal dua kali...

Ciduk Warga Lais, Polisi Sita Tiga Paket Sabu

Rabu, 12 Jan 2022 09:29 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di awal tahun 2022....

Mutasi Pejabat Polres Lebong : Kabag Logistik dan Kasat Reskrim Diganti

Rabu, 12 Jan 2022 08:34 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mutasi di tubuh Polres Lebong kembali bergulir. Kali ini, ada sebanyak empat pejabat yang diganti. Yakni, Kabag Logistik...

Bupati Kopli Ansori Memang Beda, Ngantor di Kecamatan Demi Serap Aspirasi Warga

Selasa, 11 Jan 2022 08:39 WIB

Bupati Kopli Ansori (tengah) saat berbincang dengan salah seorang warga serta beberapa pejabat OPD di hari pertama ngantor di Kantor Camat Lebong...

Baru Keluar Penjara, Residivis Bertato Asal PUT Ditangkap Lagi karena Bawa Kabur Motor

Sabtu, 8 Jan 2022 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pengap di balik jeruji besi sepertinya tidak membuat seorang pria residivis berinisial SH (38) warga Desa Kasie...

Kado Manis Awal Tahun, JMSI Ditetapkan sebagai Konstituen Dewan Pers

Sabtu, 8 Jan 2022 09:22 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Organisasi perusahaan media massa berbasis internet, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), telah resmi ditetapkan sebagai...

Tempo 9 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Selatan

Jumat, 7 Jan 2022 01:03 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Gerak cepat tim buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban atas nama...

Edan, IRT Muda di Rejang Lebong Simpan 1,2 Kg Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 5 Jan 2022 11:10 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apa yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berinisial FF (29), warga Kecamatan Binduriang Kabupaten...

Viral Tiga Pria Ngaku Staf Intelijen Kejati Bengkulu, Diciduk Usai Minta Uang ke Pejabat

Selasa, 4 Jan 2022 11:13 WIB

Tangkapan layar (Screenshot) video penangkapan tiga pria yang mengaku staf Intelijen Kejati Bengkulu fokusbengkulu,mukomuko – Jagat media sosial...

%d blogger menyukai ini: