• 297
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    297
    Shares

H Mustarani Abidin SH MSi

fokusbengkulu,lebong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong H Mustarani Abidin SH MSi mengaku kecewa dengan pelayanan PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Muara Aman.

Apa sebab? Kekecewaan ASN tertinggi di jajaran Pemkab Lebong tersebut rupanya dipicu kebijakan PLN yang memutus sementara listrik di salah satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah,red) di jajaran Pemkab Lebong karena menunggak tagihan listrik. 

Selain pemutusan listrik di salah satu OPD, Sekda juga merasa tidak nyaman dengan seringnya byar pet atau listrik hidup mati. 

“Pemda kecewa,” ujar Sekda saat dikofirmasi awak media, sebelum mengikuti rapat Gugus Tugas Covid-19 Lebong dalam rangka persiapan menuju New Normal, Selasa (23/6/2020).

Diakui Sekda, dirinya sudah menyurati pihak PLN ULP Muara Aman terkait tunggakan listrik di beberapa OPD. Menurut dia, PLN terkesan seperti tidak ingin mengerti kondisi di OPD-OPD di jajaran Pemkab Lebong.

Seperti diketahui, beberapa waktu terakhir, OPD tidak bisa mengajukan pencairan dana lantaran belum terbitnya revisi DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran).

DPA direvisi sebagai tindaklanjut dari instruksi pemerintah pusat untuk melaksanakan refocusing dan realokasi anggaran penanganan Covid-19.

Karena revisi DPA sudah selesai dan OPD bisa segera mengajukan pencairan, Sekda mengingatkan agar tunggakan ke PLN segera dilunasi.

“Saya minta ada pengecualian untuk bulan ini. Karna apa..DPA inikan baru diserahkan, dan itu pun masih balik ke BKD (Badan Keuangan Daerah,red). Seyogyanya GU dan TU itu, dikeluarkan berdasarkan DPA. Nah, kalau DPA-nya belum ada. Artinya kan belum bisa untuk pencairan. Maksud saya, itu tidak sepenuhnya salah OPD,” ungkap Sekda. 

Terkait seringnya byar pet, Sekda mengaku, Selasa (23/6/2020), dirinya sudah menghubungi pihak PLN melalui sambungan telpon untuk menanyakan apa penyebabnya.

“Keterangan pihak PLN, itu ada trouble karna ada gangguan di Semelako,” ujar Sekda.

Di tempat terpisah, Manager PLN ULP Muara Aman Adhi Setiawan saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa hanya satu OPD yang listriknya diputus untuk sementara. Kemudian, ada 2 OPD yang menunggak tiga bulan dengan total tagihan terbilang kecil yakni hanya Rp 335.680.

“Untuk surat pemberitahuan, sudah kami tujukan ke Bapak Bupati dan Sekda mas..yang kami putus baru 1 OPD saja. Tagihan 300 rb saja tidak bisa menyelesaikan. Alangkah kaku sekali, untuk negara juga,” tulis Adhi melalui pesan WhatsApp (WA), Selasa (23/6/2020) malam. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Program Indonesia Pintar Selaras dengan Visi Misi Kopli Ansori – Fahrurrozi

Selasa, 24 Nov 2020 12:40 WIB

Kopli Ansori - Fahrurrozi fokusbengkulu,lebong – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebong Nomor Urut 3 Kopli Ansori dan Fahrurrozi...

Angkut Solar Subsidi, Dua Warga Bengkulu Utara Ditangkap

Senin, 23 Nov 2020 04:59 WIB

Barang bukti mobil yang digunakan mengangkut solar subsidi fokusbengkulu,bengkuluutara – Tim Subdit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat...

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...

Cerita Rozali dan Sisran Haropi yang Bertahun-tahun Jadi Sopir Ambulans Kopli Care

Jumat, 20 Nov 2020 05:24 WIB

Ambulans Kopli Care fokusbengkulu,lebong – Tak ada yang tak kenal Kopli Ansori di Lebong. Pengusaha muda yang juga Ketua DPD PAN (Partai Amanat...

Ditikam, Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas

Jumat, 20 Nov 2020 12:40 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Warga Kelurahan Pasar Kepahiang gempar. Seorang karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Gery Sutrodo (26)...