Sekda Sorot Dugaan Pendamping Desa ‘Gerogoti’ APBDes

Senin, 29 Jun 2020 07:47 WIB
Editor : Emzon Nurdin

H Mustarani Abidin SH MSi

fokusbengkulu,lebong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong H Mustarani Abidin SH M.Si menyoroti soal kinerja dari Pendamping Desa (PD) yang bertugas mendampingi pihak pemerintah desa dalam mengelola Dana Desa (DD).

Tak hanya itu, dugaan bahwa ada oknum Pendamping Desa (PD), ‘menggerogoti’ APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) juga menjadi perhatian khusus Sekda.

Rupanya, dugaan soal oknum PD mematok jasa pembuatan LPJ (Laporan Pertanggungjawaban), termasuk juga disinyalir dalam menyusun APBDes dan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa), sampai ke telinga Sekda.

Selain itu, ASN tertinggi di jajaran Pemkab Lebong tersebut mempertanyakan Tupoksi PD, dan Tenaga Ahli (TA) yang berada di bawah Kementerian Desa dan PDTT.

“Kades selama ini sudah didampingi apa tidak. Kalau iya, kok kenyataannya, kades bingung dalam menyusun RKPDes, termasuk juga menyusun APBDes,” ungkap Sekda saat rapat bersama TA, dan para camat di aula Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) di jalur perkantoran Tubei, Senin (29/6/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menegaskan bahwa tahapan-tahapan di desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga ke evaluasi, idealnya dilaksanakan oleh pihak pemerintah desa.

Termasuk dalam menyusun APBDes, RKPDes, hingga ke pembuatan LPJ. Dalam proses tersebut, jika ada yang tidak dipahami oleh pihak pemerintah desa, ada kesalahan atau ada aturan-aturan yang belum dipatuhi, maka menjadi tugas pendamping untuk membantu.

“Namanya juga pendamping. Kalau yang membuat RKPDes, APBDes, RAB (Rencana Anggaran Biaya,red), hingga ke LPJ itu pendamping. Itu bukan pendamping lagi namanya,” tegas Sekda.

Sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Supriyatna SSos mengaku tidak mengetahui jika ada oknum PD yang mematok biaya untuk pembuatan LPJ Dana Desa.

“Kalau sudah seperti itu.. tentu merupakan sebuah kesalahan. Karena kami juga punya kode etik,” ujar Supriyatna.

Dia mengaku, pihaknya sudah mewanti-wanti kepada PD (Pendamping Desa), termasuk PLD (Pendamping Lokal Desa), agar jangan sampai ada yang menjual jasa, apa lagi intervensi.

“Kalau hari ini, ada alasan kapasitas aparatur desa itu belum mumpuni. Kalau bisa saya ilustrasikan begini, 1+1 = 2. Tapi, bukan pendamping yang mengisi. Melainkan pihak desa. Tugas pendamping mendampingi agar desa mengerti,” ujar Supriyatna. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Bengkulu Utara Satu-satunya Kabupaten yang Memiliki Perda RPIK

Rabu, 5 Okt 2022 11:53 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Utara menggelar rapat paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi...

Ikuti Upacara Kesaktian Pancasila, Sonti Bakara Kebagian Tugas Ini

Selasa, 4 Okt 2022 08:48 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara Sonti Bakara SH mengikuti upacara peringatan Hari...

Rumah di Lebong Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 4 Okt 2022 07:55 WIB

fokusbengkulu,lebong -  Kebakaran terjadi di Desa Gandung Baru Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong pada Selasa (4/10/2022) pagi sekira pukul...

Dua Jam Pencarian, Pemuda Tenggelam di Picung Ditemukan Meninggal

Jumat, 30 Sep 2022 03:39 WIB

fokusbengkulu,lebong – Warga Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tubei dan sekitarnya pada Jum’at (30/9/2022) siang sekira pukul 12.10, gempar....

Tok ! DPRD Lebong Sahkan Perubahan APBD 2022

Kamis, 29 Sep 2022 08:02 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Lebong menggelar rapat paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...

Polisi Tangkap Pria Ngaku Wartawan Usai Peras Ketua Poktan

Rabu, 28 Sep 2022 04:23 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Seorang pria berinisial SE (40) warga Desa Turan Baru Kecamatan Curup Selatan ditangkap personel Polsek Bermani Ulu...

DPRD Bahas Polemik Perpindahan Penduduk, Kades dan Ketua Adat Silang Pendapat

Rabu, 28 Sep 2022 03:18 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara – DPRD Bengkulu Utara melalui Komisi I menggelar rapat dengar pendapat (RDP) atau hearing terkait polemik perpindahan...

Soal Dokumen Legalitas, Komisi III Nilai PT SIL Bertele-tele

Rabu, 28 Sep 2022 02:22 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Komisi III DPRD Kabupaten Bengkulu Utara tampaknya begitu getol memperjuangkan aspirasi masyarakat Bumi Ratu Samban...

Hearing dengan Komisi III, PT SIL Akui Garap Kawasan Hutan Register 71 Air Bintunan

Rabu, 28 Sep 2022 01:47 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara - Komisi III DPRD Bengkulu Utara kembali memanggil manajemen PT Sandabi Indah Lestari untuk mengikuti Rapat Dengar...

Heboh, Warga Bermani Ulu Temukan Tengkorak Manusia

Selasa, 27 Sep 2022 11:00 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Warga Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong pada Senin (26/9/2022) sore sekira pukul 15.45 WIB,...

%d blogger menyukai ini: