H Mustarani Abidin SH MSi

fokusbengkulu,lebong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong H Mustarani Abidin SH M.Si menyoroti soal kinerja dari Pendamping Desa (PD) yang bertugas mendampingi pihak pemerintah desa dalam mengelola Dana Desa (DD).

Tak hanya itu, dugaan bahwa ada oknum Pendamping Desa (PD), ‘menggerogoti’ APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) juga menjadi perhatian khusus Sekda.

Rupanya, dugaan soal oknum PD mematok jasa pembuatan LPJ (Laporan Pertanggungjawaban), termasuk juga disinyalir dalam menyusun APBDes dan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa), sampai ke telinga Sekda.

Selain itu, ASN tertinggi di jajaran Pemkab Lebong tersebut mempertanyakan Tupoksi PD, dan Tenaga Ahli (TA) yang berada di bawah Kementerian Desa dan PDTT.

“Kades selama ini sudah didampingi apa tidak. Kalau iya, kok kenyataannya, kades bingung dalam menyusun RKPDes, termasuk juga menyusun APBDes,” ungkap Sekda saat rapat bersama TA, dan para camat di aula Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) di jalur perkantoran Tubei, Senin (29/6/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menegaskan bahwa tahapan-tahapan di desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga ke evaluasi, idealnya dilaksanakan oleh pihak pemerintah desa.

Termasuk dalam menyusun APBDes, RKPDes, hingga ke pembuatan LPJ. Dalam proses tersebut, jika ada yang tidak dipahami oleh pihak pemerintah desa, ada kesalahan atau ada aturan-aturan yang belum dipatuhi, maka menjadi tugas pendamping untuk membantu.

“Namanya juga pendamping. Kalau yang membuat RKPDes, APBDes, RAB (Rencana Anggaran Biaya,red), hingga ke LPJ itu pendamping. Itu bukan pendamping lagi namanya,” tegas Sekda.

Sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Supriyatna SSos mengaku tidak mengetahui jika ada oknum PD yang mematok biaya untuk pembuatan LPJ Dana Desa.

“Kalau sudah seperti itu.. tentu merupakan sebuah kesalahan. Karena kami juga punya kode etik,” ujar Supriyatna.

Dia mengaku, pihaknya sudah mewanti-wanti kepada PD (Pendamping Desa), termasuk PLD (Pendamping Lokal Desa), agar jangan sampai ada yang menjual jasa, apa lagi intervensi.

“Kalau hari ini, ada alasan kapasitas aparatur desa itu belum mumpuni. Kalau bisa saya ilustrasikan begini, 1+1 = 2. Tapi, bukan pendamping yang mengisi. Melainkan pihak desa. Tugas pendamping mendampingi agar desa mengerti,” ujar Supriyatna. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Membanggakan, Pemkab Lebong Sabet Peringkat 8 Nasional Standar Pelayanan Publik

Kamis, 13 Jan 2022 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd kembali menorehkan prestasi yang...

Sukses di Uram Jaya, MT-II Meluas ke Lebong Tengah, Bupati Panen Raya Padi Lagi

Rabu, 12 Jan 2022 11:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan Bupati Lebong Kopli Ansori dalam merealisasikan program unggulan di sektor pertanian yakni tanam minimal dua kali...

Ciduk Warga Lais, Polisi Sita Tiga Paket Sabu

Rabu, 12 Jan 2022 09:29 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di awal tahun 2022....

Mutasi Pejabat Polres Lebong : Kabag Logistik dan Kasat Reskrim Diganti

Rabu, 12 Jan 2022 08:34 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mutasi di tubuh Polres Lebong kembali bergulir. Kali ini, ada sebanyak empat pejabat yang diganti. Yakni, Kabag Logistik...

Bupati Kopli Ansori Memang Beda, Ngantor di Kecamatan Demi Serap Aspirasi Warga

Selasa, 11 Jan 2022 08:39 WIB

Bupati Kopli Ansori (tengah) saat berbincang dengan salah seorang warga serta beberapa pejabat OPD di hari pertama ngantor di Kantor Camat Lebong...

Baru Keluar Penjara, Residivis Bertato Asal PUT Ditangkap Lagi karena Bawa Kabur Motor

Sabtu, 8 Jan 2022 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pengap di balik jeruji besi sepertinya tidak membuat seorang pria residivis berinisial SH (38) warga Desa Kasie...

Kado Manis Awal Tahun, JMSI Ditetapkan sebagai Konstituen Dewan Pers

Sabtu, 8 Jan 2022 09:22 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Organisasi perusahaan media massa berbasis internet, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), telah resmi ditetapkan sebagai...

Tempo 9 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Selatan

Jumat, 7 Jan 2022 01:03 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Gerak cepat tim buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban atas nama...

Edan, IRT Muda di Rejang Lebong Simpan 1,2 Kg Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 5 Jan 2022 11:10 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apa yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berinisial FF (29), warga Kecamatan Binduriang Kabupaten...

Viral Tiga Pria Ngaku Staf Intelijen Kejati Bengkulu, Diciduk Usai Minta Uang ke Pejabat

Selasa, 4 Jan 2022 11:13 WIB

Tangkapan layar (Screenshot) video penangkapan tiga pria yang mengaku staf Intelijen Kejati Bengkulu fokusbengkulu,mukomuko – Jagat media sosial...

%d blogger menyukai ini: