• 2.1K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2.1K
    Shares

H Mustarani Abidin SH MSi

fokusbengkulu,lebong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong H Mustarani Abidin SH M.Si menyoroti soal kinerja dari Pendamping Desa (PD) yang bertugas mendampingi pihak pemerintah desa dalam mengelola Dana Desa (DD).

Tak hanya itu, dugaan bahwa ada oknum Pendamping Desa (PD), ‘menggerogoti’ APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) juga menjadi perhatian khusus Sekda.

Rupanya, dugaan soal oknum PD mematok jasa pembuatan LPJ (Laporan Pertanggungjawaban), termasuk juga disinyalir dalam menyusun APBDes dan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa), sampai ke telinga Sekda.

Selain itu, ASN tertinggi di jajaran Pemkab Lebong tersebut mempertanyakan Tupoksi PD, dan Tenaga Ahli (TA) yang berada di bawah Kementerian Desa dan PDTT.

“Kades selama ini sudah didampingi apa tidak. Kalau iya, kok kenyataannya, kades bingung dalam menyusun RKPDes, termasuk juga menyusun APBDes,” ungkap Sekda saat rapat bersama TA, dan para camat di aula Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) di jalur perkantoran Tubei, Senin (29/6/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menegaskan bahwa tahapan-tahapan di desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga ke evaluasi, idealnya dilaksanakan oleh pihak pemerintah desa.

Termasuk dalam menyusun APBDes, RKPDes, hingga ke pembuatan LPJ. Dalam proses tersebut, jika ada yang tidak dipahami oleh pihak pemerintah desa, ada kesalahan atau ada aturan-aturan yang belum dipatuhi, maka menjadi tugas pendamping untuk membantu.

“Namanya juga pendamping. Kalau yang membuat RKPDes, APBDes, RAB (Rencana Anggaran Biaya,red), hingga ke LPJ itu pendamping. Itu bukan pendamping lagi namanya,” tegas Sekda.

Sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Supriyatna SSos mengaku tidak mengetahui jika ada oknum PD yang mematok biaya untuk pembuatan LPJ Dana Desa.

“Kalau sudah seperti itu.. tentu merupakan sebuah kesalahan. Karena kami juga punya kode etik,” ujar Supriyatna.

Dia mengaku, pihaknya sudah mewanti-wanti kepada PD (Pendamping Desa), termasuk PLD (Pendamping Lokal Desa), agar jangan sampai ada yang menjual jasa, apa lagi intervensi.

“Kalau hari ini, ada alasan kapasitas aparatur desa itu belum mumpuni. Kalau bisa saya ilustrasikan begini, 1+1 = 2. Tapi, bukan pendamping yang mengisi. Melainkan pihak desa. Tugas pendamping mendampingi agar desa mengerti,” ujar Supriyatna. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Anaknya yang Masih SMP Gantung Diri, Seorang Ibu di Lebong Histeris

Sabtu, 28 Nov 2020 10:31 WIB

Korban saat diperiksa oleh petugas medis fokusbengkulu,lebong – Tangis seorang ibu berinisial RM, warga Kelurahan Mubai Kecamatan Lebong Selatan...

Bikin Adem, Pelanggar Lalu Lintas di Kota Bengkulu Diminta Melafalkan Ayat Suci

Sabtu, 28 Nov 2020 07:30 WIB

Pelanggar yang diajak berdo'a  fokusbengkulu,kotabengkulu – Cara personel Sat Lantas Polres Bengkulu ini memberikan teguran kepada pelanggar lalu...

Diduga Tilep Dana Desa Rp 277 Juta, Mantan Kades Semelako II Diamankan

Sabtu, 28 Nov 2020 12:12 WIB

Ilustrasi/net fokusbengkulu,lebong – Mantan Kades Semelako II Kecamatan Lebong Tengah berinisial FS menambah daftar orang yang terseret kasus...

Tragis, Pondok Dilalap Si Jago Merah, Petani di Rejang Lebong Ini Tewas Terbakar

Sabtu, 28 Nov 2020 11:26 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Tragis menimpa seorang petani warga Desa Air Pikat Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong, Dahwan (25). Si jago...

Serius Cegah Covid-19, Pjs Bupati Lebong Teken SE Larang Keramaian

Jumat, 27 Nov 2020 09:33 WIB

H Herwan Antoni (kiri) di salah satu acara yang digelar Pemkab Lebong baru-baru ini fokusbengkulu,lebong – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lebong...

Pemkab Lebong Sarat Prestasi, Raih WTP dan Diganjar Penghargaan Kemenkeu

Jumat, 27 Nov 2020 09:41 WIB

fokusbengkulu,lebong – Masyarakat Bumi Swarang Patang Stumang patut berbangga. Meski usia Kabupaten Lebong baru menginjak 16 tahun. Namun, seabrek...

Pria Beristri Rudapaksa IRT Muda di Pondok Kebun

Jumat, 27 Nov 2020 01:22 WIB

Ilustrasi/net fokusbengkulu,lebong – Malang nasib Bulan ---nama samaran---, Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berusia 18 tahun, warga Kecamatan Topos....

Oknum ASN Penusuk Ketua Panwascam Seluma Utara Tersangka

Kamis, 26 Nov 2020 01:07 WIB

Tersangka berinisial Kh  fokusbengkulu,seluma – Sat Reskrim Polres Seluma menetapkan Kh (43) yang diketahui merupakan ASN (Aparatur Sipil Negara)...

Kukuhkan Pengurus Pusat, Bamsoet Yakin JMSI Komit Perangi Hoax

Kamis, 26 Nov 2020 09:53 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menaruh harapan besar kehadiran Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) akan semakin...

Webinar Sukses, Pjs Bupati Lebong : Pemerintah Hadir Pulihkan Ekonomi

Rabu, 25 Nov 2020 10:56 WIB

Pjs Bupati Lebong Herwan Antoni dan Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Donni Swabuana saat webinar berlangsung fokusbengkulu,lebong – Penjabat Sementara...