Kades di Lebong Urung Naik Gaji Tahun Ini

Kamis, 2 Jul 2020 09:37 WIB
  • 254
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    254
    Shares

fokusbengkulu,lebong – Gaji para kades se Kabupaten Lebong dipastikan belum naik tahun ini. Besaran Penghasilan Tetap (Siltap) kades di Lebong masih mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9 Tahun 2018 yakni sekitar Rp 2 juta rupiah per bulan.

Hal tersebut disepakati dalam rapat bersama kades, Tenaga Ahli (TA), para camat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di jajaran Pemkab Lebong, di Aula Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Lebong, di jalur perkantoran Tubei, Kamis (2/7/2020).

Seperti diketahui, jika Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, diterapkan.

Maka, besaran Siltap yang diterima oleh kades adalah Rp 2.426.640 atau setara 120 % gaji pokok ASN Golongan II/a.

Sedangkan Siltap Sekretaris Desa yakni Rp 2.224.420 setara 120 % gaji pokok ASN golongan II/a.

Sementara besaran Siltap untuk perangkat desa lainnya yakni paling sedikit Rp 2.022.200 atau setara 100 % gaji pokok ASN golongan II/a.

Rapat tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong H Mustarani Abidin SH MSi.

“Mengingat ini sudah berjalan, (Acuan Siltap berdasaran Perbup Tahun 2018 sudah diberlakukan,red). Belum lagi, ADD banyak terserap untuk penanganan Covid-19. Kita belum bisa mengacu ke PP 11 itu,” ujar Sekda saat dikonfirmasi usai rapat.

Sekda menerangkan, untuk menerapkan PP Nomor 11 Tahun 2019 tersebut, Pemkab Lebong mesti merevisi terlebih dahulu Perda Nomor 5 Tahun 2007 tentang Alokasi Dana Desa (ADD).

Pemkab Lebong melalui OPD terkait akan mengajukan revisi Perda ADD itu ke DPRD tahun ini.

Selanjutnya, turunan dari revisi Perda itu nanti, berupa Perbup akan dirampungkan.

“Di dalam rapat tadi, seperti kita simak bersama-sama bahwa pihak desa yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua dan Sekretaris PAPDESI (Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia,red), menyepakati bahwa pemberlakuan PP 11 ini kita undur dulu. Karena perangkatnya belum lengkap,” terang Sekda.

Pantauan fokusbengkulu.com, pada rapat yang berlangsung cukup alot itu, terungkap mengapa Perda Nomor 5 Tahun 2007 itu sudah tidak relevan lagi.

Selain besaran ADD tidak memungkinkan mengakomodir Siltap kades dan perangkat, jika menuruti amanat PP Nomor 11 Tahun 2019.

OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang menaungi desa masih OPD dengan nomenklatur lama yakni BPMPPKB (Badan Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana).

Hadir dalam rapat tersebut, Asisten I Setda Lebong Jafri SSos, Plt Kepala Bappeda Drs Robert Rio Mantovani, dan Kepala PMDSos Reko Haryanto SSos MSi.

Hadir pula para camat, Tenaga Ahli (TA), Ketua PAPDESI yang juga Kades Tangua Kecamatan Uram Jaya Burhan Dahri, serta Sekretaris PAPDESI Suan yang juga Kades Sukau Datang 1 Kecamatan Pelabai. (wez)

 

 

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Angkut Solar Subsidi, Dua Warga Bengkulu Utara Ditangkap

Senin, 23 Nov 2020 04:59 WIB

Barang bukti mobil yang digunakan mengangkut solar subsidi fokusbengkulu,bengkuluutara – Tim Subdit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat...

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...

Cerita Rozali dan Sisran Haropi yang Bertahun-tahun Jadi Sopir Ambulans Kopli Care

Jumat, 20 Nov 2020 05:24 WIB

Ambulans Kopli Care fokusbengkulu,lebong – Tak ada yang tak kenal Kopli Ansori di Lebong. Pengusaha muda yang juga Ketua DPD PAN (Partai Amanat...

Ditikam, Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas

Jumat, 20 Nov 2020 12:40 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Warga Kelurahan Pasar Kepahiang gempar. Seorang karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Gery Sutrodo (26)...

Pastikan Prokes Ketat Saat Pencoblosan, KPU Lebong Gelar Simulasi Putungsura

Jumat, 20 Nov 2020 09:24 WIB

Yoki Setiawan fokusbengkulu,lebong – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong akan menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara...