Kepala PMD Provinsi Bengkulu M Syahroni SSos MM bersama istri/Fb 

fokusbengkulu,lebong – Dugaan adanya oknum Pendamping Desa (PD) yang mematok biaya untuk pembuatan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa).

Penyusunan APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa), RPJMDes, hingga ke Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Dana Desa (DD).

Hal tersebut juga menjadi perhatian Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Bengkulu M Syahroni SSos MM.

Wajar saja, sebab KPW (Koordinator Pendamping Wilayah), TA, PD hingga ke PLD berada di bawah naungan Dinas PMD Provinsi Bengkulu sebagai Satker.

Kepada fokusbengkulu.com, saat dikonfirmasi Jum’at (3/7/2020), Syahroni dengan tegas mengatakan, jika terbukti bahwa ada oknum PD berulah seperti yang diisukan, maka dirinya tidak akan segan-segan, untuk memecat oknum PD yang dimaksud.

“Saya tegaskan, kalau terbukti. Ada hitam di atas putih, atau ada pengakuan tertulis dari kades hari ini. Besok, PD-nya saya pecat. Kita cari gantinya,” tegas pria yang pernah menjabat sebagai Kepala BPMPPKB Kabupaten Lebong (sebelum perombakan OPD,red).

Dikatakan Syahroni, pascamencuatnya isu tersebut, dirinya langsung mengintsruksikan Tenaga Ahli (TA) atau pendamping kabupaten untuk menelusuri kebenaran terkait dugaan itu.

Tak hanya itu, kata dia, Koordinator Pendamping Wilayah (KPW) juga diminta untuk menyelidiki.

“Karna koordinasinya kan berjenjang. Dari pendamping kabupaten ke koordinator wilayah. Saya sudah instruksikan untuk cari tahu. Kalau nanti terbukti, kita berhentikan. Putus kontrak,” imbuh Syahroni.

Dia mengakui, jika ada pernyataan keberatan tertulis dari kades, dirinya akan sangat cepat mengambil keputusan untuk memberhentikan oknum PD.

“Kalau kades berani, atau camat..memang terbukti, ada oknum PD yang meminta (Sejumlah uang,red). Kalau hari ini ada surat kades, besok saya panggil pendamping yang terbukti itu. Lusa saya berhentikan,” tandas pria yang juga pernah menjabat sebagai Camat Rimbo Pengadang ini.

Sementara itu, Koordinator TAPM (Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat) Supriyatna SSos saat dikonfirmasi, usai rapat terkait Siltap (Penghasilan Tetap,red) para kades di aula Bappeda, Kamis (2/7/2020) kembali menegaskan bahwa PD tidak boleh menjual jasa kepada kades. Apalagi sampai mematok.

“Kami dari supervisor itu akan mengevaluasi. Saya lebih ke mewarning para pendamping jangan sampai itu terjadi. Kami setiap enam bulan ada evaluasi kinerja. Ke depannya, kalau memang terpaksa untuk membantu. Bantu saja. Jangan mematok harga,” tegas Supriyatna.

Dia mengatakan, sebagai supervisor, ada tahapan yang akan dilakukan jika diketahui ada PD yang berulah. Akan ada Surat Peringatan (SP) 1, SP 2 hingga SP 3. Jika tidak diindahkan, maka pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi untuk diganti.

“Kami akan sampaikan rekomendasi ke Satker Provinsi dalam hal ini Dinas PMD agar PD nya diganti, kalau SP1 hingga SP3 tidak dipatuhi,” demikian Supriyatna. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Wabup Arie Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

Rabu, 25 Mei 2022 07:59 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara – DPRD Kabupaten Bengkulu Utara menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota pengantar Rancangan Peraturan...

Siang Bolong, Si Jago Merah Mengamuk di Lebong Utara, Hanguskan Satu Rumah dan Mobil

Kamis, 19 Mei 2022 04:39 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kebakaran hebat terjadi di Desa Talang Ulu Kecamatan Lebong Utara pada Kamis (19/5/2022) sekira pukul 12.45 WIB. Si jago...

Pemkab Lebong Sabet WTP Enam Kali Beruntun

Rabu, 18 Mei 2022 07:48 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah komando Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd berhasil mempertahankan opini atau predikat...

Tidak Transparan Kelola DD-ADD, Kades Semelako Atas Dipolisikan

Rabu, 18 Mei 2022 05:00 WIB

Foto (dok) : Gedung Sat Reskrim Polres Lebong fokusbengkulu,lebong – Kades Semelako Atas Kecamatan Lebong Tengah Rizen Januari tampaknya akan...

Afrildo, Sosok Kades di Lebong yang Getol Dukung Program MT-2

Sabtu, 14 Mei 2022 12:09 WIB

fokusbengkulu,lebong – Dukungan terhadap program unggulan Bupati Lebong Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd yakni turun tanam minimal dua...

Bupati Ingatkan Petani Tidak Jual Gabah ke Tengkulak, Pemkab Lebong Siap Tampung

Kamis, 12 Mei 2022 09:47 WIB

Bupati Lebong Kopli Asori fokusbengkulu,lebong -  Praktik para tengkulak yang ditenggarai masih ada di Kabupaten Lebong dan cenderung merugikan...

Desa Wisata Sebelat Ulu Jadi Primadona Baru Selama Libur Lebaran

Kamis, 12 Mei 2022 05:25 WIB

Pengunjung Desa Wisata Sebelat Ulu mencoba Tubing di Sungai Sebelat fokusbengkulu,lebong – Desa Wisata Sebelat Ulu Kecamatan Pinang Belapis...

Lagi, Pohon Tumbang di Jalur Kepahiang – Kota Bengkulu Telan Korban, 1 Tewas

Sabtu, 7 Mei 2022 08:33 WIB

fokusbengkulu,bengkulutengah – Angin kencang yang terjadi di sepanjang jalur yang menghubungkan Kabupaten Kepahiang – Kota Bengkulu, tepatnya di...

Sapa Pengendara, Ketua TP PKK Lebong Bagikan Takjil

Kamis, 28 Apr 2022 12:16 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pengendara yang melintasi ruas jalan Kelurahan Amen Kecamatan Amen, tepatnya di depan Terminal Pasar Rakyat, pada Rabu...

Jelang Idul Fitri, JMSI Bengkulu Selatan Berbagi

Selasa, 26 Apr 2022 11:15 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (Pengcab JMSI) Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar kegiatan JMSI...

Berita Terbaru

International

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Fokus

%d blogger menyukai ini: