• 439
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    439
    Shares

Kepala PMD Provinsi Bengkulu M Syahroni SSos MM bersama istri/Fb 

fokusbengkulu,lebong – Dugaan adanya oknum Pendamping Desa (PD) yang mematok biaya untuk pembuatan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa).

Penyusunan APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa), RPJMDes, hingga ke Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Dana Desa (DD).

Hal tersebut juga menjadi perhatian Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Bengkulu M Syahroni SSos MM.

Wajar saja, sebab KPW (Koordinator Pendamping Wilayah), TA, PD hingga ke PLD berada di bawah naungan Dinas PMD Provinsi Bengkulu sebagai Satker.

Kepada fokusbengkulu.com, saat dikonfirmasi Jum’at (3/7/2020), Syahroni dengan tegas mengatakan, jika terbukti bahwa ada oknum PD berulah seperti yang diisukan, maka dirinya tidak akan segan-segan, untuk memecat oknum PD yang dimaksud.

“Saya tegaskan, kalau terbukti. Ada hitam di atas putih, atau ada pengakuan tertulis dari kades hari ini. Besok, PD-nya saya pecat. Kita cari gantinya,” tegas pria yang pernah menjabat sebagai Kepala BPMPPKB Kabupaten Lebong (sebelum perombakan OPD,red).

Dikatakan Syahroni, pascamencuatnya isu tersebut, dirinya langsung mengintsruksikan Tenaga Ahli (TA) atau pendamping kabupaten untuk menelusuri kebenaran terkait dugaan itu.

Tak hanya itu, kata dia, Koordinator Pendamping Wilayah (KPW) juga diminta untuk menyelidiki.

“Karna koordinasinya kan berjenjang. Dari pendamping kabupaten ke koordinator wilayah. Saya sudah instruksikan untuk cari tahu. Kalau nanti terbukti, kita berhentikan. Putus kontrak,” imbuh Syahroni.

Dia mengakui, jika ada pernyataan keberatan tertulis dari kades, dirinya akan sangat cepat mengambil keputusan untuk memberhentikan oknum PD.

“Kalau kades berani, atau camat..memang terbukti, ada oknum PD yang meminta (Sejumlah uang,red). Kalau hari ini ada surat kades, besok saya panggil pendamping yang terbukti itu. Lusa saya berhentikan,” tandas pria yang juga pernah menjabat sebagai Camat Rimbo Pengadang ini.

Sementara itu, Koordinator TAPM (Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat) Supriyatna SSos saat dikonfirmasi, usai rapat terkait Siltap (Penghasilan Tetap,red) para kades di aula Bappeda, Kamis (2/7/2020) kembali menegaskan bahwa PD tidak boleh menjual jasa kepada kades. Apalagi sampai mematok.

“Kami dari supervisor itu akan mengevaluasi. Saya lebih ke mewarning para pendamping jangan sampai itu terjadi. Kami setiap enam bulan ada evaluasi kinerja. Ke depannya, kalau memang terpaksa untuk membantu. Bantu saja. Jangan mematok harga,” tegas Supriyatna.

Dia mengatakan, sebagai supervisor, ada tahapan yang akan dilakukan jika diketahui ada PD yang berulah. Akan ada Surat Peringatan (SP) 1, SP 2 hingga SP 3. Jika tidak diindahkan, maka pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi untuk diganti.

“Kami akan sampaikan rekomendasi ke Satker Provinsi dalam hal ini Dinas PMD agar PD nya diganti, kalau SP1 hingga SP3 tidak dipatuhi,” demikian Supriyatna. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Keberadaan PT TME Picu Konflik, Bupati Segera Surati Kementerian ESDM Agar Izinnya Ditinjau Ulang

Jumat, 23 Jul 2021 12:55 WIB

Bupati Kopli Ansori usai menemui para penambang tradisional di Mapolsek Lebong Utara, Kamis (22/7/2021) fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli...

Hari Bhakti Adhyaksa ke-61, Bupati Berharap Jaksa Makin Profesional Tangani Perkara

Kamis, 22 Jul 2021 08:04 WIB

Kajari Yadi Rachmat Sunaryadi dan Bupati Syamsul Effendi (Foto : Keprotokolan Setda) fokusbengkulu,rejanglebong – Bupati Rejang Lebong Drs Syamsul...

Bupati Syamsul Putuskan Perpanjang PPKM di Rejang Lebong Sampai 31 Juli 2021

Kamis, 22 Jul 2021 02:41 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Bupati Rejang Lebong yang juga Ketua Satgas Covid-19 Drs Syamsul Effendi MM memutuskan kembali memperpanjang...

Hari Pertama Penyekatan di Pintu Masuk Lebong, Ada yang Menolak Tes Antigen hingga Kelabui Petugas

Kamis, 22 Jul 2021 12:51 WIB

Wabup Drs Fahrurrozi saat meninjau posko penyekatan di Desa Bioa Sengok fokusbengkulu,lebong – Satgas Covid-19 Kabupaten Lebong mulai mengaktifkan...

Pemkab Lebong Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Pengadaan Barang dan Jasa

Minggu, 18 Jul 2021 08:59 WIB

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Lebong Hery Setiawan ST fokusbengkulu,lebong – Demi mewujudkan pengadaan barang/jasa yang berkualitas dan...

Polres Rejang Lebong Bekuk Tujuh Tersangka Narkoba Selama Operasi Antik

Sabtu, 17 Jul 2021 10:44 WIB

Lima dari tujuh tersangka Narkoba yang berhasil diamankan polisi fokusbengkulu,rejanglebong – Polres Rejang Lebong Polda Bengkulu berhasil...

Tiga Kali Mangkir, Jaksa Bakal Jemput Paksa Eks Ketua DPRD Lebong

Jumat, 16 Jul 2021 06:50 WIB

Kasis Pidsus Ronald Thomas M (tengah) saat press rilis, Jum'at (16/7/2021) fokusbengkulu,lebong – Tersangka kasus dugaan korupsi anggaran rutin di...

DPRD Lebong Komit Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Kamis, 15 Jul 2021 02:12 WIB

Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen (tengah) dan anggota dewan lainnya saat Reses, Sabtu (10/7/2021) fokusbengkulu,lebong – Ketua DPRD Lebong Carles...

Kopli Ansori – Fahrurrozi Turun ke Sawah, Tanam Padi dan Musnahkan 36 Ribu Ekor Tikus

Rabu, 14 Jul 2021 05:06 WIB

Bupati Kopli Ansori dan Wabup Fahrurrozi memusnahkan ekor tikus fokusbengkulu,lebong – Semangat Bupati Kopli Ansori bersama Wabup Drs Fahrurrozi...

Lagi, Mantan Ketua DPRD Lebong Abaikan Panggilan Jaksa

Selasa, 13 Jul 2021 08:19 WIB

Kasis Pidsus Ronald Thomas Mendrofa SH (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan fokusbengkulu,lebong – Mantan Ketua DPRD Lebong periode...

Berita Terbaru

International

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Fokus