fokusbengkulu,lebong – Terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020. Dalam Rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) dan/atau Menghadapi Ancaman Yang Membahayakan Perekonomian Nasional.

Hal tersebut berdampak pada berkurangnya pendapatan Kabupaten Lebong yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Sebelum terbit PMK Nomor 35, besaran DAU dan DBH pusat untuk Kabupaten Lebong mencapai lebih dari Rp 400 miliar.  

Mengacu pada Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Di mana pemerintah kabupaten/kota wajib menganggarkan Alokasi Dana Desa (ADD) paling sedikit 10 persen dari DAU dan DBH. Didapatlah angka Rp 40 miliar lebih.

Belum lagi DAU dan DBH itu ditransfer, terbit PMK Nomor 35 Tahun 2020, dalam rangka menanggulangi Covid-19. 

Berdasarkan PMK Nomor 35 Tahun 2020, DAU dan DBH Kabupaten Lebong berkurang menjadi Rp 393 miliar. Rinciannya, DAU Rp 377.859.122.000 dan DBH Rp 15.995.640.000. Total, Rp 393.854.762.000.

Sementara, secara keseluruhan, APBD Kabupaten Lebong berkurang sebesar Rp 45.927.770.000.

Dengan begitu, Pemkab Lebong juga menyesuaikan besaran ADD untuk 93 desa di Kabupaten Lebong.

Didapati ADD berkisar di angka Rp 39 miliar. Sehingga, ADD di masing-masing desa berkurang Rp 48 juta, dibanding sebelum terbitnya PMK Nomor 35 Tahun 2020.

Belakangan, para kades se Kabupaten Lebong keberatan atas berkurangnya ADD masing-masing desa senilai Rp 48 juta itu.

Melalui Ketua PAPDESI (Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Lebong, Burhan Dahri, para kades mendesak agar Pemkab Lebong tidak mengurangi besaran ADD di masing-masing desa.

Ini terungkap dalam hearing yang digelar oleh Komisi I DPRD Lebong bersama dengan PAPDESI dan Pemkab Lebong di ruang rapat internal DPRD, Kamis (16/7/2020) sekitar pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 13.30 WIB.

Dalam hearing yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Lebong Wilyan Bachtiar SIP M.Si tersebut, disepakati bahwa Pemkab Lebong akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar pihak pemerintah desa merevisi APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa), untuk mengurangi porsi operasional desa dan insentif di ADD.

“Karena PP 11 Tahun 2019 terkait Siltap (Penghasilan Tetap,red) kades dan perangkat belum diberlakukan tahun ini. Kami meminta agar ADD ini tidak dikurangi. Tapi, seperti terungkap dalam rapat tadi, bahwa Pemkab Lebong terkendala dengan regulasi,” ujar Ketua PAPDESI Kabupaten Lebong Burhan Dahri, yang juga Kades Tangua Kecamatan Uram Jaya.

Terkait berkurangnya insentif dan operasional desa, sehubungan dengan berkurangnya ADD, Burhan mengatakan pihaknya meminta agar Pemkab Lebong menerbitkan dasar hukum untuk merevisi APBDes.

“Kalau sudah ada dasar hukum, tentu kita punya pegangan untuk menyampaikan kepada perangkat dan masyarakat di desa,” ujar Hen, begitu dia biasa disapa.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong H Mustarani Abidin SH MSi yang juga hadir dalam hearing tersebut menegaskan, besaran ADD di masing-masing desa tidak dipotong atau dipangkas oleh Pemkab Lebong.

Melainkan, penyesuaian karena adanya pengurangan DAU dan DBH dari pemerintah pusat.

“Kalau soal, besaran ADD paling sedikit 10 persen dari DAU dan DBH, tentu itu sudah kita penuhi. Nah, setelah terbitnya PMK Nomor 35, DAU dan DBH kita berkurang. Oleh sebab itulah, kita juga menyesuaikan 10 % ADD itu dengan nilai DAU dan DBH kita setelah terbitnya PMK Nomor 35,” jelas Sekda.

Terkait dasar hukum untuk merevisi APBDes, sambung Sekda, nantinya akan ada Surat Keputusan Bupati, di mana acuan dari penerbitan SK Bupati itu sendiri salah satunya adalah PMK Nomor 35 Tahun 2020.

“SK bupati ini adalah untuk menyesuaikan porsi dari Siltap dengan operasional desa di ADD itu sendiri,” demikian Sekda.

Tampak hadir dalam hearing tersebut, Kabid PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Dinas PMDSos Eko Budi Santoso M.Eng, Kabid Anggaran BKD (Badan Keuangan Daerah) Riswan Effendi MM, Plt Sekretris Dewan (Sekwan) Indra Gunawan M.Si, dan beberapa pejabat eselon lainnya di lingkup Pemkab Lebong.

Hadir pula, Sekretaris PAPDESI Kabupaten Lebong Suan, Pj Kades Talang Donok I Kecamatan Topos Faisal Arosi, serta Kades Talang Baru II Kecamatan Topos Erfendi. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Warga Kota Bengkulu Temukan Mayat Mr X Tanpa Busana, Mengapung di Pinggir Pantai

Kamis, 30 Jun 2022 05:40 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu - Sesosok mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga di pinggir pantai di Jalan Enggano RT 02 RW 01...

Hadiri Paripurna Pertanggungjawaban APBD, Bupati Pastikan Tindaklanjuti Saran dan Masukan Legislatif

Kamis, 30 Jun 2022 03:39 WIB

Bupati Bengkulu Utara Ir Mian dan Ketua DPRD Sonti Bakara SH fokusbengkulu,bengkuluutara - Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian menghadiri rapat...

Satroni Alfamart, Perampok Bersenpi Gondol Uang Rp 13 Juta

Senin, 27 Jun 2022 09:00 WIB

fokusbengkulu,lebong - Gerai ritel modern Alfamart di Kelurahan Embong Panjang Kecamatan Lebong Tengah disatroni perampok pada Minggu (26/6/2022)...

Bobol Sekolah, Dua Anak di Bawah Umur Gasak Puluhan Notebook

Sabtu, 25 Jun 2022 09:59 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Gedung SMPN 1 Kepahiang yang berlokasi di Desa Sumber Sari Kecamatan Kabawetan disatroni maling pada Kamis (23/6/2022)....

Kemenparekraf dan Komisi X DPR RI Dukung Pengembangan Desa Wisata di Lebong

Selasa, 21 Jun 2022 10:10 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Komisi X DPR RI mendukung penuh pengembangan sektor...

GANN Lebong Siap Bersinergi Perangi Narkoba dan Radikalisme

Senin, 20 Jun 2022 09:35 WIB

fokusbengkulu,lebong – Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kabupaten Lebong siap bersinergi alias bekerja sama dengan pemerintah daerah,...

Tahun Ini Sedot Rp 3,4 Miliar, Kapan Pasar Modern Muara Aman Bisa Ditempati ? Begini Penjelasan Dinas PUPRP

Minggu, 19 Jun 2022 11:01 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pembangunan Pasar Modern Muara Aman di Kelurahan Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara kembali dilanjutkan tahun ini dan...

Hujan Lebat Picu Longsor, Rumah di Lebong Selatan Jebol

Sabtu, 18 Jun 2022 02:31 WIB

Warga bersama anggota Polri membersihkan material longsor fokusbengkulu,lebong – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sebagian besar...

Polres Lebong Dalami Dugaan Penyelewengan DD-ADD Semelako Atas

Kamis, 16 Jun 2022 04:21 WIB

Foto (Tribunbengkulu.com) : Kasat Reskrim Iptu Alexander SE  fokusbengkulu,lebong – Masih ingat dengan pengaduan terkait dugaan penyelewengan...

MT-II Berhasil, Giliran Petani Lebong Sakti Panen Padi

Rabu, 15 Jun 2022 11:55 WIB

fokusbengkulu,lebong – Program unggulan Bupati Lebong Kopli Ansori bersama Wabup Drs Fahrurrozi MPd yakni tanam minimal dua kali setahun untuk...

Berita Terbaru

International

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Fokus

%d blogger menyukai ini: