• 625
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    625
    Shares

fokusbengkulu,lebong – Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS sudah diteken oleh Bupati Lebong DR H Rosjonsyah SIP MSi.

Artinya, PNS atau yang sekarang disebut ASN (Aparatur Sipil Negara) nakal di lingkup Pemkab Lebong, bisa segera diproses untuk diberikan sanksi berdasarkan jenis dan tingkat pelanggaran yang dibuat.

Baik itu pelangggaran berat sedang maupun ringan. Seperti apa sanksinya, patut ditunggu.

Dikonfirmasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong H Mustarani Abidin SH MSi membenarkan hal tersebut.

Kata Sekda, Pemkab Lebong sudah membentuk tim kasus atau tim disiplin untuk menindaklanjuti ASN yang diduga melakukan pelanggaran.

“Perbup-nya sudah selesai. Tim disiplin atau tim kasus, sudah mulai rapat untuk membahas terkait itu (Pelanggaran disiplin,red). Termasuk nanti, kepala OPD-nya juga akan diundang untuk klarifikasi,” ungkap Sekda saat dikonfirmasi di Sekretariat DPRD Lebong, baru-baru ini.

Sekda menyebut, sejauh ini untuk jumlah ASN yang diduga melakukan pelanggaran disiplin ada sebanyak 7 orang.

Hanya saja, ASN tertinggi di jajaran Pemkab Lebong tersebut masih belum mau membeberkan secara detail. Siapa-siapa saja ketujuh oknum ASN nakal itu. Termasuk, jenis dan tingkat pelanggarannya.

“Kalau sekarang, untuk kasus per kasus. Itu ada 7 orang. Soal jenis pelanggarannya, apakah termasuk kategori ringan, sedang atau berat. Itu nanti akan didalami,” demikian Sekda.

Penelusuran fokusbengkulu.com, dari 7 orang yang terlibat kasus dugaan pelanggaran disiplin tersebut.

Salah satunya, diduga adalah ASN yang baru-baru ini tersandung kasus pidana dugaan penipuan dan penggelapan.

ASN tersebut berinisial DP (38), yang belakangan diketahui bertugas di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong.

Selain terseret kasus pidana, DP juga diduga sudah lama tidak ngantor. Kemudian, ada beberapa oknum ASN lainnya yang juga diduga indisipliner atau tidak masuk kantor tanpa keterangan yang jelas. 

Sanksi seperti apa yang akan dijatuhkan. Apakah penundaan kenaikan pangkat, penurunan pangkat atau bahkan pemecatan. Atau sekedar sanksi pembinaan saja. Kita lihat saja. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...

Cerita Rozali dan Sisran Haropi yang Bertahun-tahun Jadi Sopir Ambulans Kopli Care

Jumat, 20 Nov 2020 05:24 WIB

Ambulans Kopli Care fokusbengkulu,lebong – Tak ada yang tak kenal Kopli Ansori di Lebong. Pengusaha muda yang juga Ketua DPD PAN (Partai Amanat...

Ditikam, Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas

Jumat, 20 Nov 2020 12:40 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Warga Kelurahan Pasar Kepahiang gempar. Seorang karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Gery Sutrodo (26)...

Pastikan Prokes Ketat Saat Pencoblosan, KPU Lebong Gelar Simulasi Putungsura

Jumat, 20 Nov 2020 09:24 WIB

Yoki Setiawan fokusbengkulu,lebong – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong akan menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara...

Diduga Aniaya Anak di Bawah Umur, Oknum Kades dan Perangkat Diamankan

Kamis, 19 Nov 2020 09:45 WIB

fokusbengkulu,kaur - Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur berinisial YD beserta dua perangkatnya NP dan SO, terpaksa...