fokusbengkulu,lebong – Seorang pria berinisial RG (45) warga Desa Semelako I Kecamatan Lebong Tengah kini merasakan pengapnya di balik jeruji besi. Ia ditangkap unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Lebong pada Senin (11/1/2021) lalu sekitar pukul 21.00 WIB, lantaran diduga menggagahi keponakannya sendiri.

Korban tak hanya satu. Tapi dua orang. Mereka kakak beradik. Sebut saja Kuntum yang masih di bawah umur dan kakaknya Bunga (32)—-nama samaran—-.

Dua perempuan yang menjadi korban syahwat RG tersebut belakangan diketahui menyandang  disabilitas mental (Autis).

Parahnya lagi, RG yang sudah ditetapkan menjadi tersangka, ternyata sudah berkali-kali melancarkan aksi bejatnya terhadap Bunga. Sementara, Kuntum kabarnya hanya sekali.

Kalau tidak terbongkar, mereka bisa saja terus menerus menjadi budak nafsu pria yang sudah beristri itu. 

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur S.IK, didampingi Kabag Ops AKP Rafenil Yaumil Rahman dan Kasat Reskrim AKP Didik Mujiyanto SH MH, saat press release di Mapolres, Kamis (4/2/2021), nampak geram dengan apa yang dilakukan RG.

Dia menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar tersangka bisa dijatuhi hukuman maksimal. Bahkan, kebiri kimia sebagaimana tertuang dalam PP Nomor 70 Tahun 2020 yang telah diteken oleh Presiden Jokowi.

“Kalau memang bisa diberlakukan. Biar Lebong yang pertama menerapkan hukuman tersebut (Kebiri kimia). Untuk memberikan efek jera supaya kasus seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Kapolres. 

Lantas bagaimana kronologi peristiwa pilu yang menimpa Kuntum ? Kapolres menjelaskan, berawal saat RG datang ke kediaman orang tua korban pada Sabtu (18/1/2020) sekira pukul 20.00 WIB. Waktu itu, Bunga juga ada di rumah.

Lalu, pria ini menanyakan keberadaan ayah korban. Kuntum menjawab sedang pergi. Melihat ada kesempatan, niat jahatnya muncul.

Ia sengaja tidak pergi dari rumah meski saat itu orang tua korban sedang tidak ada. Tak berselang lama, Bunga beranjak ke dapur meninggalkan tersangka dan Kuntum. 

Sekitar pukul 21.00 WIB, saat Kuntum sedang mengerjakan tugas sekolah, tiba-tiba pria yang sudah berkepala empat itu langsung menariknya ke kamar, lalu mendorongnya hingga terbaring di atas kasur.

RG langsung beringas berusaha mencabuli Kuntum. Perempuan itu sempat berontak. Namun, ia kalah tenaga. 

“Berdasarkan pengakuan tersangka, dia tidak puas dengan istrinya,” beber Kapolres. 

Dijelaskan, ulah RG ini terkuak setelah bibi korban curiga melihat gelagat yang tidak beres terhadap Kuntum.

Ia lantas mengajaknya ke puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Benar saja, ditemukan tanda-tanda kerusakan di alat vital korban.

Kemarahan wanita itu memuncak saat mendengar pengakuan korban bahwa pelakunya adalah paman sendiri. Tak pikir panjang, dia lalu melaporkan RG ke polisi.

“Sementara, barang bukti yang disita di antaranya satu lembar kaos berkerah warna abu-abu. Satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam Nopol BD 2671 HE serta beberapa barang bukti lainnya,” imbuh Kapolres.

Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur ini sepertinya menjadi perhatian khusus Polres Lebong.

Terbukti, dalam press release itu, juga menghadirkan Kepala DP3APP dan KB Kabupaten Lebong Drs Firdaus MPd, pendamping dari Kemensos RI serta LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban). (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Membanggakan, Pemkab Lebong Sabet Peringkat 8 Nasional Standar Pelayanan Publik

Kamis, 13 Jan 2022 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd kembali menorehkan prestasi yang...

Sukses di Uram Jaya, MT-II Meluas ke Lebong Tengah, Bupati Panen Raya Padi Lagi

Rabu, 12 Jan 2022 11:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan Bupati Lebong Kopli Ansori dalam merealisasikan program unggulan di sektor pertanian yakni tanam minimal dua kali...

Ciduk Warga Lais, Polisi Sita Tiga Paket Sabu

Rabu, 12 Jan 2022 09:29 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di awal tahun 2022....

Mutasi Pejabat Polres Lebong : Kabag Logistik dan Kasat Reskrim Diganti

Rabu, 12 Jan 2022 08:34 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mutasi di tubuh Polres Lebong kembali bergulir. Kali ini, ada sebanyak empat pejabat yang diganti. Yakni, Kabag Logistik...

Bupati Kopli Ansori Memang Beda, Ngantor di Kecamatan Demi Serap Aspirasi Warga

Selasa, 11 Jan 2022 08:39 WIB

Bupati Kopli Ansori (tengah) saat berbincang dengan salah seorang warga serta beberapa pejabat OPD di hari pertama ngantor di Kantor Camat Lebong...

Baru Keluar Penjara, Residivis Bertato Asal PUT Ditangkap Lagi karena Bawa Kabur Motor

Sabtu, 8 Jan 2022 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pengap di balik jeruji besi sepertinya tidak membuat seorang pria residivis berinisial SH (38) warga Desa Kasie...

Kado Manis Awal Tahun, JMSI Ditetapkan sebagai Konstituen Dewan Pers

Sabtu, 8 Jan 2022 09:22 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Organisasi perusahaan media massa berbasis internet, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), telah resmi ditetapkan sebagai...

Tempo 9 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Selatan

Jumat, 7 Jan 2022 01:03 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Gerak cepat tim buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban atas nama...

Edan, IRT Muda di Rejang Lebong Simpan 1,2 Kg Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 5 Jan 2022 11:10 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apa yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berinisial FF (29), warga Kecamatan Binduriang Kabupaten...

Viral Tiga Pria Ngaku Staf Intelijen Kejati Bengkulu, Diciduk Usai Minta Uang ke Pejabat

Selasa, 4 Jan 2022 11:13 WIB

Tangkapan layar (Screenshot) video penangkapan tiga pria yang mengaku staf Intelijen Kejati Bengkulu fokusbengkulu,mukomuko – Jagat media sosial...

%d blogger menyukai ini: