Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif S.IK

fokusbengkulu,lebong – Direktorat Reskrimum (Reserse Kriminal Umum) Polda Bengkulu tengah mengusut dugaan adanya sindikat mafia tanah di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang. Guna mendalami kasus tersebut, penyidik segera memanggil direktur PT Ketahun Hidro Energi (KHE) Zulfan Zahar untuk dimintai keterangan terkait proses pembebasan lahan yang disinyalir bermasalah.

PT KHE ditenggarai telah menyerahkan sejumlah uang kepada salah satu warga Kelurahan Rimbo Pengadang atas nama Samiun Damruri guna memuluskan proses pembebasan lahan.

“Iya, termasuk dia (Zulfan Zahar). Pemerintah setempat juga kita panggil, dan pemilik lahan. Insya Allah setelah lebaran,” ungkap Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono M.Si melalui Dir Reskrimum Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif S.IK MH saat dikonfirmasi baru-baru ini.

Menurut Kombes Teddy, dari informasi yang diperoleh, tanah yang disengketakan berlokasi di seberang sungai Ketahun. Ini terungkap dari laporan yang disampaikan Samiun. Dia lah yang mengaku sebagai pemilik sah beberapa bidang tanah di Desa Talang Ratu.

Klaim Samiun, kata Kombes Teddy, hanya bermodalkan surat hibah ayahnya atas nama M Rais tertanggal 20 Oktober 2020. Faktanya, Rais meninggal dunia tahun 2017. Bahkan dalam surat hibah itu, Samiun diduga memalsukan tandatangan ibu kandungnya, Bania, yang buta huruf.

Sedangkan keterlibatan PT KHE, diungkap langsung oleh Plt Camat Rimbo Pengadang Lasmudin saat audiensi di DPRD Lebong pada tanggal 5 April 2021 lalu. Dalam kesempatan itu, tak hanya Lasmudin yang hadir, ada pula adik kandungnya Kades Teluk Dien Kecamatan Rumbo Pengadang Jon Kenedi beserta beberapa perangkat pemerintahan. Kemudian, ada perwakilan keluarga salah satu pemilik lahan, Mahmud Damdjaty.

“Ketika itu, Camat Rimbo Pengadang mengakui bahwa campur tangan PT KHE sudah sejak lama. Camat mengaku diperintahkan PT KHE menggelar mediasi di kantor camat, November 2020,” beber mantan Wadir Resnarkoba Polda Jatim itu.

Lebih jauh ia menjelaskan, Camat Lasmudin telah mengeluarkan surat bernomor 005/346/Kec-RP/2020 tanggal 12 November 2020 untuk mediasi pada Jumat 13 November 2020. Mediasi itu sendiri, kata dia, mengacu pada surat permohonan PT KHE ke camat bernomor 090/KHE-BUPATI/IX/2020 tertanggal 1 Oktober 2020.

“Hasil mediasi di Kecamatan Rimbo Pengadang, menetapkan bahwa Samiun sebagai pemilik sah tanah. Kemudian, atas dasar itulah, PT. KHE diduga nekat dan sadar membayarkan sejumlah uang kepada Samiun,” ungkap dia.

Selain itu, ia berujar, Lasmudin juga mengakui sempat menerima perintah dari PT KHE terkait upaya pengukuran paksa lahan Mahmud Damdjaty di seberang sungai Ketahun pada tanggal 28 Januari 2021. Namun, saat itu pengukuran batal. Petugas Kantor Pertanahan (Kantah) Lebong menolak mengukur tanah Mahmud. Sebab, pengajuan penerbitan sertifikat Mahmud sedang diproses.

Tidak terima pengukuran batal, Lasmudin dan Kades Jon Kenedi lantas diduga melarang keluarga Mahmud menggunakan rakitnya. Imbasnya, dua lansia dan belasan keluarga lainnya terlantar di seberang sungai Ketahun.

“Kita berproses. Kita akan konfrontir hasil penyelidikan kemarin, dengan kondisi atau fakta-fakta yang ada di lapangan. Hasil analisa tersebut akan diketahui mengerucut kemana ?,” papar alumni Akpol 1994 tersebut.

Ia menuturkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kanwil BPN Bengkulu. Mengingat, pembentukan Satgas Mafia Tanah, merupakan program prioritas Presiden Jokowi, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Koordinasi (dengan Kanwil BPN) sangat intens. Baik dengan kanwil BPN Bengkulu maupun Satgas pusat. Kaitannya dengan perkembangan penanganan kasus. Sudah jadi atensi Kapolri,” tandasnya.

Instruksi Kapolri

Seperti diketahui sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya, menindak siapa pun aktor intelektual di balik sindikat mafia tanah. Sebagai wujud program Polri Presisi.

“Karena masalah mafia tanah menjadi perhatian Bapak Presiden (Jokowi), saya minta jajaran tidak perlu ragu. Proses tuntas, siapa pun backing-nya,” kata mantan Kabareskrim Polri itu beberapa waktu lalu.(red)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Membanggakan, Pemkab Lebong Sabet Peringkat 8 Nasional Standar Pelayanan Publik

Kamis, 13 Jan 2022 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori dan Wabup Drs Fahrurrozi MPd kembali menorehkan prestasi yang...

Sukses di Uram Jaya, MT-II Meluas ke Lebong Tengah, Bupati Panen Raya Padi Lagi

Rabu, 12 Jan 2022 11:12 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan Bupati Lebong Kopli Ansori dalam merealisasikan program unggulan di sektor pertanian yakni tanam minimal dua kali...

Ciduk Warga Lais, Polisi Sita Tiga Paket Sabu

Rabu, 12 Jan 2022 09:29 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba di awal tahun 2022....

Mutasi Pejabat Polres Lebong : Kabag Logistik dan Kasat Reskrim Diganti

Rabu, 12 Jan 2022 08:34 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mutasi di tubuh Polres Lebong kembali bergulir. Kali ini, ada sebanyak empat pejabat yang diganti. Yakni, Kabag Logistik...

Bupati Kopli Ansori Memang Beda, Ngantor di Kecamatan Demi Serap Aspirasi Warga

Selasa, 11 Jan 2022 08:39 WIB

Bupati Kopli Ansori (tengah) saat berbincang dengan salah seorang warga serta beberapa pejabat OPD di hari pertama ngantor di Kantor Camat Lebong...

Baru Keluar Penjara, Residivis Bertato Asal PUT Ditangkap Lagi karena Bawa Kabur Motor

Sabtu, 8 Jan 2022 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pengap di balik jeruji besi sepertinya tidak membuat seorang pria residivis berinisial SH (38) warga Desa Kasie...

Kado Manis Awal Tahun, JMSI Ditetapkan sebagai Konstituen Dewan Pers

Sabtu, 8 Jan 2022 09:22 WIB

fokusbengkulu,jakarta - Organisasi perusahaan media massa berbasis internet, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), telah resmi ditetapkan sebagai...

Tempo 9 Jam, Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Selatan

Jumat, 7 Jan 2022 01:03 WIB

fokusbengkulu,bengkuluselatan – Gerak cepat tim buser Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban atas nama...

Edan, IRT Muda di Rejang Lebong Simpan 1,2 Kg Sabu Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 5 Jan 2022 11:10 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Apa yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) muda berinisial FF (29), warga Kecamatan Binduriang Kabupaten...

Viral Tiga Pria Ngaku Staf Intelijen Kejati Bengkulu, Diciduk Usai Minta Uang ke Pejabat

Selasa, 4 Jan 2022 11:13 WIB

Tangkapan layar (Screenshot) video penangkapan tiga pria yang mengaku staf Intelijen Kejati Bengkulu fokusbengkulu,mukomuko – Jagat media sosial...

%d blogger menyukai ini: