• 588
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    588
    Shares

Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif S.IK

fokusbengkulu,lebong – Direktorat Reskrimum (Reserse Kriminal Umum) Polda Bengkulu tengah mengusut dugaan adanya sindikat mafia tanah di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang. Guna mendalami kasus tersebut, penyidik segera memanggil direktur PT Ketahun Hidro Energi (KHE) Zulfan Zahar untuk dimintai keterangan terkait proses pembebasan lahan yang disinyalir bermasalah.

PT KHE ditenggarai telah menyerahkan sejumlah uang kepada salah satu warga Kelurahan Rimbo Pengadang atas nama Samiun Damruri guna memuluskan proses pembebasan lahan.

“Iya, termasuk dia (Zulfan Zahar). Pemerintah setempat juga kita panggil, dan pemilik lahan. Insya Allah setelah lebaran,” ungkap Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono M.Si melalui Dir Reskrimum Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif S.IK MH saat dikonfirmasi baru-baru ini.

Menurut Kombes Teddy, dari informasi yang diperoleh, tanah yang disengketakan berlokasi di seberang sungai Ketahun. Ini terungkap dari laporan yang disampaikan Samiun. Dia lah yang mengaku sebagai pemilik sah beberapa bidang tanah di Desa Talang Ratu.

Klaim Samiun, kata Kombes Teddy, hanya bermodalkan surat hibah ayahnya atas nama M Rais tertanggal 20 Oktober 2020. Faktanya, Rais meninggal dunia tahun 2017. Bahkan dalam surat hibah itu, Samiun diduga memalsukan tandatangan ibu kandungnya, Bania, yang buta huruf.

Sedangkan keterlibatan PT KHE, diungkap langsung oleh Plt Camat Rimbo Pengadang Lasmudin saat audiensi di DPRD Lebong pada tanggal 5 April 2021 lalu. Dalam kesempatan itu, tak hanya Lasmudin yang hadir, ada pula adik kandungnya Kades Teluk Dien Kecamatan Rumbo Pengadang Jon Kenedi beserta beberapa perangkat pemerintahan. Kemudian, ada perwakilan keluarga salah satu pemilik lahan, Mahmud Damdjaty.

“Ketika itu, Camat Rimbo Pengadang mengakui bahwa campur tangan PT KHE sudah sejak lama. Camat mengaku diperintahkan PT KHE menggelar mediasi di kantor camat, November 2020,” beber mantan Wadir Resnarkoba Polda Jatim itu.

Lebih jauh ia menjelaskan, Camat Lasmudin telah mengeluarkan surat bernomor 005/346/Kec-RP/2020 tanggal 12 November 2020 untuk mediasi pada Jumat 13 November 2020. Mediasi itu sendiri, kata dia, mengacu pada surat permohonan PT KHE ke camat bernomor 090/KHE-BUPATI/IX/2020 tertanggal 1 Oktober 2020.

“Hasil mediasi di Kecamatan Rimbo Pengadang, menetapkan bahwa Samiun sebagai pemilik sah tanah. Kemudian, atas dasar itulah, PT. KHE diduga nekat dan sadar membayarkan sejumlah uang kepada Samiun,” ungkap dia.

Selain itu, ia berujar, Lasmudin juga mengakui sempat menerima perintah dari PT KHE terkait upaya pengukuran paksa lahan Mahmud Damdjaty di seberang sungai Ketahun pada tanggal 28 Januari 2021. Namun, saat itu pengukuran batal. Petugas Kantor Pertanahan (Kantah) Lebong menolak mengukur tanah Mahmud. Sebab, pengajuan penerbitan sertifikat Mahmud sedang diproses.

Tidak terima pengukuran batal, Lasmudin dan Kades Jon Kenedi lantas diduga melarang keluarga Mahmud menggunakan rakitnya. Imbasnya, dua lansia dan belasan keluarga lainnya terlantar di seberang sungai Ketahun.

“Kita berproses. Kita akan konfrontir hasil penyelidikan kemarin, dengan kondisi atau fakta-fakta yang ada di lapangan. Hasil analisa tersebut akan diketahui mengerucut kemana ?,” papar alumni Akpol 1994 tersebut.

Ia menuturkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kanwil BPN Bengkulu. Mengingat, pembentukan Satgas Mafia Tanah, merupakan program prioritas Presiden Jokowi, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Koordinasi (dengan Kanwil BPN) sangat intens. Baik dengan kanwil BPN Bengkulu maupun Satgas pusat. Kaitannya dengan perkembangan penanganan kasus. Sudah jadi atensi Kapolri,” tandasnya.

Instruksi Kapolri

Seperti diketahui sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya, menindak siapa pun aktor intelektual di balik sindikat mafia tanah. Sebagai wujud program Polri Presisi.

“Karena masalah mafia tanah menjadi perhatian Bapak Presiden (Jokowi), saya minta jajaran tidak perlu ragu. Proses tuntas, siapa pun backing-nya,” kata mantan Kabareskrim Polri itu beberapa waktu lalu.(red)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Direktur RSUD Layangkan Surat Pengunduran Diri, Begini Respons Bupati Kopli Ansori

Sabtu, 19 Jun 2021 09:09 WIB

Bupati Lebong Kopli Ansori fokusbengkulu,lebong – Direktur RSUD Lebong dr Ari Afriawan baru-baru ini melayangkan surat pengunduran diri ke Bupati...

Sambut Hangat JMSI Bengkulu, Bupati Sampaikan Pentingnya Peran Media dalam Membangun Lebong

Sabtu, 19 Jun 2021 12:56 WIB

fokusbengkulu,lebong - Bupati Lebong Kopli Ansori menyambut hangat kunjungan Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi...

Bidan Jadi Ujung Tombak Peningkatan Derajat Kesehatan Ibu dan Anak di Rejang Lebong

Kamis, 17 Jun 2021 10:58 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Pemkab Rejang Lebong bersama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) berkomitmen untuk terus meningkatkan derajat...

Kecanduan Judi Sabung Ayam, Oknum ASN Lebong Nekat Curi Motor yang Terparkir di Halaman Masjid

Kamis, 17 Jun 2021 02:51 WIB

Tersangka berinisial DF yang merupakan ASN tertunduk lesu saat dicecar Kapolres AKBP Ichsan Nur  fokusbengkulu,lebong – Diduga karena kecanduan...

Dibuka Bupati, Pekan Digital SMAN 5 Lebong Sukses, Berikut Nama-nama Pemenang Lomba

Rabu, 16 Jun 2021 09:57 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pekan digital dan launching SIP-MAS (Sistem Aplikasi Manajemen Administrasi Sekolah) SMAN 5 Lebong dalam rangka kegiatan...

Gerebek Rumah di Pasar Tengah Curup, Polisi Ringkus Pria Diduga Pengedar Sabu

Rabu, 16 Jun 2021 06:38 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Rejang Lebong Polda Bengkulu menggerebek salah satu rumah di Kelurahan Pasar Tengah...

Tahun 2020, Pemkab Rejang Lebong Gelontorkan Rp 46 Miliar untuk Belanja Tak Terduga

Selasa, 15 Jun 2021 08:32 WIB

Sekda Rejang Lebong RA Denni menyampaikan nota pengantar ke Ketua DPRD Mahdi Husen SH fokusbengkulu,rejanglebong – Pemkab Rejang Lebong...

Maling Kuras Toko Emas New Jewellery di Pasar Muara Aman

Selasa, 15 Jun 2021 04:38 WIB

Etalase di Toko Emas New Jewellery yang kosong dikuras maling fokusbengkulu,lebong - Toko emas New Jewellery milik Bembi Lia Lestari (28) yang...

Kopli Ansori Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2020

Selasa, 15 Jun 2021 12:32 WIB

Bupati Lebong Kopli Ansori fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori didampingi Wabup Drs Fahrurrozi MPd menyampaikan Nota Pengantar...

Bawa Empat Paket Sabu, Pemuda Lebong Diciduk

Jumat, 11 Jun 2021 08:20 WIB

fokusbengkulu,lebong - Direktorat Resnarkoba Polda Bengkulu menciduk seorang pemuda berinisial BK (22) warga Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong...

Berita Terbaru

International

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Fokus

%d blogger menyukai ini: