• 831
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    831
    Shares

fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong melalui Dinas PUPRP (Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan) kembali menganggarkan dana untuk pembangunan lanjutan Tahap III Pasar Modern Muara Aman Ex Kios Pasar Muara Aman, di Kelurahan Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara tahun 2020 ini.

Nilainya cukup fantastis yakni Rp 13.295.164.000. Dengan nilai kontrak Rp 13.094.687.200. Meski nilai yang digelontorkan cukup besar.

Namun, belum bisa merampungkan seratus persen bangunan pasar yang terdiri dari empat lantai tersebut.

Plt Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Lebong Joni Prawinata MM melalui PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) Pasar Modern Muara Aman Amerouche ST menjelaskan, untuk pembangunan lanjutan Tahap III ini, lantai satu selesai seratus persen.

Kemudian, lantai dua belum. Masih ada beberapa item yang belum terpasang, seperti lantai granit dan beberapa item lainnya. Lantai tiga dan lantai empat, juga belum selesai.

“Untuk lantai satu itu layak ditempati. Kalau untuk lantai dua, menurut saya belum layak. Karena memang ada beberapa item yang belum terpasang. Sedangkan, untuk lantai tiga dan lantai empat. Memang tidak diganggu. Dinding luar, kalau tidak ada perubahan. Kalau tidak ada justek (Justifikasi teknik,red) lagi, itu sudah terpasang 100 persen,” jelas Amerouche saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2020) siang.

Dia mengatakan, berdasarkan perencanaan awal. Total anggaran  yang dibutuhkan sekitar Rp 34 miliar. Anggaran itu baru sebatas untuk pembangunan gedung pasar saja.

Belum termasuk, prasarana pasar. Seperti rumah jaga, tempat parkir dan landscape.  

Proyeksi kebutuhan anggaran Rp 34 miliar tersebut, kata Amerouche, adalah penghitungan di tahun 2018. Artinya, sudah cukup lama. Ada kemungkinan harga-harga barang mengalami kenaikan.

Jika begitu, kebutuhan anggaran untuk menyelesaikan pasar menjadi lebih besar.

Dijelaskannya, total keseluruhan anggaran yang sudah terserap untuk pembangunan pasar sekitar Rp 19 miliar.

Sekitar Rp 6 miliar pada pembangunan Tahap I di Tahun Anggaran (TA) 2018. Kemudian Rp 13 miliar pada pembangunan lanjutan Tahap II TA 2019.

Jumlah tersebut belum termasuk anggaran yang digelontorkan tahun ini senilai Rp 13 miliar.

“Di tahun 2018 itu kan, dari total sekitar Rp 16,2 miliar. Yang terserap hanya sekitar Rp 6 miliar. Waktu itu putus kontrak. Jadi, kalau ditotalkan dengan asumsi anggaran tahun ini terserap seratus persen. Berarti sudah ada sekitar Rp 32 miliar. Artinya, dibutuhkan paling tidak sekitar Rp 2 miliar lagi. Itu belum termasuk prasarana,” terang Amerouche.

Seperti diketahui, pada pembangunan tahap awal di Tahun 2018, pagu anggaran untuk pembangunan pasar tersebut yakni Rp 16,800.000.000.

Nilai kontrak Rp 16.271.256.785,32. Sayangnya, pihak rekanan yakni PT Bumi Putri Silampari, tidak mampu menuntaskan pekerjaan hingga seratus persen.

Dari nilai kontrak Rp 16,2 miliar. Yang terserap hanya sekitar Rp 6 miliar.

Kemudian, di tahun 2019, kembali dianggarkan untuk pembangunan lanjutan Tahap II dengan pagu Rp 15.000.000.000. Harga penawaran dan harga terkoreksi yakni Rp 13.894.953.388,93.

Rekanan yang melaksanakan  yakni PT Serumpun Makmur Anugrah Sentosa.

Angggaran tersebut terserap seratus persen. Meski memang, ada perpanjangan waktu pelaksanaan atau adendum kontrak dengan sanksi denda 1/1000 per hari dari nilai kontrak.

Di tahun 2020, kembali dianggarkan dengan pagu Rp 13.295.164.000,00. Harga penawaran dan harga terkoreksi Rp 13.109.358.257,46. Kontraktor yang melaksanakan pekerjaan  fisik yakni PT Total Cakra Alam. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...

Cerita Rozali dan Sisran Haropi yang Bertahun-tahun Jadi Sopir Ambulans Kopli Care

Jumat, 20 Nov 2020 05:24 WIB

Ambulans Kopli Care fokusbengkulu,lebong – Tak ada yang tak kenal Kopli Ansori di Lebong. Pengusaha muda yang juga Ketua DPD PAN (Partai Amanat...

Ditikam, Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas

Jumat, 20 Nov 2020 12:40 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Warga Kelurahan Pasar Kepahiang gempar. Seorang karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Gery Sutrodo (26)...

Pastikan Prokes Ketat Saat Pencoblosan, KPU Lebong Gelar Simulasi Putungsura

Jumat, 20 Nov 2020 09:24 WIB

Yoki Setiawan fokusbengkulu,lebong – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong akan menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara...

Diduga Aniaya Anak di Bawah Umur, Oknum Kades dan Perangkat Diamankan

Kamis, 19 Nov 2020 09:45 WIB

fokusbengkulu,kaur - Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur berinisial YD beserta dua perangkatnya NP dan SO, terpaksa...