• 1.1K
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1.1K
    Shares

Foto : Ilustrasi/net

fokusbengkulu,lebong – Selasa (29/12/2020) malam sekira pukul 21.10 WIB, warga Desa Nangai Tayau Kecamatan Amen heboh. Apa sebab ? Lima orang Anak Baru Gede (ABG) warga Desa Nangai Tayau I terlibat insiden dengan seorang oknum anggota Polres Lebong, Bripda Y.

Mereka adalah RS (16), YM (15), EDS (15), AAF (15) dan MR (18). Kejadian tersebut berlangsung di taman sisi jalan raya Desa Nangai Tayau, tepatnya di lokasi letter I LOVE LEBONG.

Akibatnya, RS yang masih duduk di bangku SMP terkilir diduga karena dibanting oleh oknum aparat tersebut.

Sementara, empat orang lainnya mengalami lecet di beberapa bagian tubuh.

Bagaimana kronologi kejadian yang berujung dugaan penganiayaan terhadap kelima orang remaja itu ?

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur S.IK saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com menjelaskan, kejadian bermula ketika MR dan AAF diduga berkelahi. Setelah sebelumnya diduga sempat menenggak minuman keras (Miras) jenis tuak.

Bripda Y yang waktu itu sedang berada di Cafe yang lokasinya tak jauh dari taman langsung berlari menghampiri.

Saat hendak melerai, dia malah ditantang oleh kelima remaja tersebut. Secara spontan, si oknum polisi membela diri.

“Kan tidak lucu, anggota polisi yang mau melerai malah dikeroyok. Nah, para ABG itu salah orang. Yang mau melerai ini, jago judo. Makanya, ada yang dibanting trus keseleo (Terkilir). Bukan patah tangan. Kalau patah, kan gak mungkin masih bisa digerak-gerakkan. Cuman keseleo,” ungkap Kapolres, Kamis (31/12/2020).

Dia menambahkan, pasca kejadian, upaya mediasi telah dilakukan di Polsek Lebong Utara.

“Ada anggota keluarga mereka yang tidak terima. Sudah kita upayakan mediasi. Kalau ada kerusakan di TKP, juga akan kita perbaiki, kita ganti,” imbuh jebolan Akpol (Akademi Kepolisian) Tahun 1999 ini.

Di tempat terpisah, berdasarkan pengakuan seorang korban berinisial EDS, saat itu, dua orang rekannya sedang bergelut seolah-olah berkelahi.

Tiba-tiba, datang Bripda Y dari arah Cafe sembari berteriak ‘jangan lari”.

Merasa tidak bersalah, para pemuda itu menuruti. Bahkan, versi dia, saat kejadian, ada beberapa orang yang mendatangi. Belum bisa dipastikan semuanya aparat atau tidak.

“Mereka banyak..kami tidak ada melawan. Tau-taunya kami dipukul, kawan saya ada yang dibanting. Kami berenam saat kejadian,” bebernya dalam bahasa daerah (Rejang), saat dibincangi awak media, Rabu (30/12/2020) dini hari.

Geruduk Mapolres

Buntut dari peristiwa tersebut, belasan anggota keluarga korban mendatangi Mapolres Lebong pada Rabu (30/12/2020) sekitar pukul 10.55 WIB.

Mereka menuntut keadilan dan mendesak agar oknum polisi yang diduga melakukan penganiayaan diproses. Seperti disampaikan oleh paman salah seorang korban, berinisial Fe (40).

Ia menyayangkan insiden tersebut. Seharusnya, kata dia, oknum polisi itu cukup memberikan teguran saja.

Tanpa harus memukul. Meskipun para remaja itu melakukan kesalahan seperti meminum miras.

“Jika memang anak-anak kita ini melakukan kesalahan seharusnya diberikan teguran, peringatan atau langsung dibawa ke Polres dan selanjutnya dilaporkan kepada para orang tua anak masing-masing tanpa harus memakai tindakan kekerasan,” katanya.

Sepakat Damai

Sementara itu, Kades Nangai Tayau Zainul Halidi saat dikonfirmasi fokusbengkulu.com mengatakan, pihak keluarga remaja yang semuanya masih berstatus pelajar, sudah sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan.

“Insya Allah, nanti malam..anak-anak yang terlibat dalam kejadian itu ngumpul, dan kita sepakati untuk diselesaikan di desa. Damai secara kekeluargaan,” kata Kades. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Pelarian Mufran Imron Berakhir

Minggu, 9 Mei 2021 05:21 WIB

Mufran Imron (topi hitam) saat diperiksa kesehatannya sebelum ditahan fokusbengkulu,kotabengkulu – Pelarian tersangka kasus korupsi dana hibah...

Ibu Muda di Lebong Gantung Diri, Anaknya yang Masih Balita Kini Piatu

Sabtu, 8 Mei 2021 11:44 WIB

Korban saat akan dibawa ke RSUD Lebong fokusbengkulu,lebong – Seorang ibu muda berinisial DS (20) yang berdomisili di Kelurahan Kampung Jawa...

Bupati Kopli Pastikan Normalisasi Sungai Piantan di 2022

Sabtu, 8 Mei 2021 12:38 WIB

Bupati saat berdiskusi di pinggir sungai Air Piantan fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori memastikan normalisasi sungai Air Piantan...

Bupati Larang ASN Lebong Mudik, Apalagi Gunakan Mobnas

Selasa, 4 Mei 2021 07:21 WIB

Bupati Lebong Kopli Ansori fokusbengkulu,lebong – Ini peringatan bagi seluruh ASN di lingkup Pemkab Lebong. Khususnya bagi pejabat eselon yang...

Bupati dan Ketua DPRD Lebong Teken Rancangan Awal RPJMD 2021-2026

Selasa, 4 Mei 2021 05:18 WIB

fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori dan Ketua DPRD Carles Ronsen SSos menandatangani kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan...

Toyota Hilux Jatuh ke Jurang, Sopir Patah Pinggang

Minggu, 2 Mei 2021 09:50 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan provinsi di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang pada Minggu (2/5/2021) siang...

HIPMI dan JMSI Bengkulu Berkolaborasi

Minggu, 2 Mei 2021 02:18 WIB

Dari kiri ke kanan : Dewan pakar JMSI Marsal Abadi, Ketua JMSI Riki Susanto, Ketum HIPMI Undang Sumbaga dan Dewan Pembina HIPMI Yuan...

BPD Berperan Wujudkan Lebong Bahagia dan Sejahtera

Sabtu, 1 Mei 2021 10:58 WIB

Bupati Kopli Ansori saat melantik anggota BPD fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori meminta seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa...

Enam Kali Bersurat ke DPUPR Minta Jalan Provinsi Diperbaiki, Toso : Tak Pernah Direspons

Kamis, 29 Apr 2021 11:48 WIB

Plt Kabid Bina Marga Haris Santoso ST fokusbengkulu,lebong – Pemkab Lebong melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (DPUPRP)...

Penyidikan Korupsi di Setwan Lebong Terus Bergulir, Delapan Auditor Hitung Kerugian Negara

Rabu, 28 Apr 2021 11:48 WIB

Kasis Pidsus Kejari Lebong Ronald Thomas Mendrofa SH fokusbengkulu,lebong – Penyidikan kasus dugaan korupsi anggaran rutin di Sekretariat Dewan...

%d blogger menyukai ini: