• 429
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    429
    Shares

Sekda Lebong H Mustarani Abidin SH MSi (tengah)

fokusbengkulu,lebong – Selasa (15/9/2020), sekitar pukul 11.10 WIB, Pemkab Lebong menyampaikan nota pengantar Rancangan Perubahan APBD Tahun 2020, dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang Sekretariat DPRD Lebong di kawasan perkantoran Tubei.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen didampingi Waka II Popi Ansa.

Keseluruhan anggota DPRD Lebong yang hadir dalam rapat paripurna yakni 15 orang. Sementara, 10 orang lainnya izin.

Dalam rapat paripurna kali ini, Bupati Lebong Dr H Rosjonsyah SIP M.Si diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H Mustarani Abidin SH M.Si.

Dalam pemaparannya, Sekda mengatakan, bahwa ada beberapa hal yang menjadi permasalahan utama perubahan APBD Kabupaten Lebong Tahun 2020.

Yakni, PAD (Pendapatan Asli Daerah,red) tidak mencapai target karena Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease).

Kemudian, ada perubahan-perubahan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang penjabaran APBD.

Perubahan penjabaran itu sendiri, sebagai tindaklanjut dari instruksi pemerintah pusat terkait refocusing dan realokasi anggaran dalam upaya percepatan penanganan Covid—19.

Sementara, di sisi lain, transfer dari pemerintah pusat ke daerah, berkurang Rp 79.357.839.000.

Ini berdasarkan PMK (Peraturan Menteri Keuangan) Nomor 35/PMK.07/2020. 

“Dengan dipangkasnya transfer dari pusat senilai Rp 79 miliar, dengan sangat terpaksa, Pemkab Lebong melakukan rasionalisasi terhadap belanja di APBD Tahun 2020,” sampai Sekda dalam paripurna itu.

Kemudian, lanjut dia, komposisi struktur pada RAPBD Perubahan Tahun 2020 yakni, pendapatan  semula Rp 791.889.491.371, menjadi Rp 728.470.723.293,82.

Sedangkan, total belanja tidak langsung yang semula Rp 407.515.052.191, mengalami perubahan menjadi Rp 392.757.820.014. Atau berkurang Rp 14,7 Miliar.

Seperti diketahui, belanja tidak langsung ini sendiri meliputi, di antaranya belanja pegawai, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil dan belanja tak terduga.

Sementara, untuk belanja langsung, semula Rp 389.169.239.701, mengalami perubahan menjadi Rp 342.892.834.567. Berkurang Rp 46,2 miliar.

Belanja langsung, meliputi, di antaranya, belanja modal, belanja barang dan jasa.

“Penurunan pendapatan dan belanja, baik belanja tidak langsung maupun belanja langsung ini merupakan akibat dari kebijakan pemerintah pusat yakni refocusing atau rasionalisasi,” kata Sekda.

Di akhir penyampaiannya, Sekda mengatakan, dengan postur Perubahan RAPBD Tahun 2020 dan RAPBD Tahun 2021 yang lebih siap dan antisipatif.

Dengan belanja modal dan infrastruktur yang terus meningkat, bisa memperkokoh perekonomian masyarakat Kabupaten Lebong.

“Semua ini juga akan menjadi modal bagi pemerintahan ke depan, demi Lebong yang semakin maju dan bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” demikian Sekda. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Resmi Dilantik, Kopli Ansori – Fahrurrozi Kini Nahkodai Lebong

Jumat, 26 Feb 2021 06:01 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lebong, Kopli Ansori - Fahrurrozi fokusbengkulu,lebong - Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah MMA resmi melantik Bupati...

Polres Rejang Lebong Gulung Pelaku Pencurian di Batu Galing

Jumat, 26 Feb 2021 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kasus pencurian yang dilaporkan Radiansyah (25) warga Kelurahan Batu Galing Kecamatan Curup Tengah pada Rabu...

Fadil Regan Pamit, Arief Siap Bersinergi Wujudkan Lebong Bahagia dan Sejahtera

Kamis, 25 Feb 2021 08:02 WIB

Kajari Lebong Arief Indra Kusuma Adhi (tengah) berfoto bersama  fokusbengkulu,lebong -  Ada yang menarik dalam acara pisah sambut Kepala Kejari...

Pemuda Ini Ditangkap Setelah Aksinya Bobol Rumah Terekam CCTV

Rabu, 24 Feb 2021 09:40 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Seorang pemuda berinisial AA (20), warga Desa Muara Santan Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara ditangkap...

Polisi Larang Jurnalis Meliput Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan ASN Lebong

Rabu, 24 Feb 2021 01:50 WIB

fokusbengkulu,lebong – Rekonstruksi kasus pembunuhan ASN Lebong berinisial DF (30) yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri berinisial YR (33)...

Pasangan yang Mau Menikah Boleh Sewa Organ Tunggal Buat Dangdutan, Tapi Ada Syaratnya..

Rabu, 24 Feb 2021 11:35 WIB

Rapat yang digelar DPRD dan Satgas Covid-19 Lebong, Selasa (23/2/2021) fokusbengkulu,lebong – Pemilik usaha hiburan dan Wedding Organizer (WO)...

Pria 60 Tahun Ditemukan Kaku di Kebun

Selasa, 23 Feb 2021 09:54 WIB

Korban saat dievakuasi fokusbengkulu,lebong – Warga Desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya, Selasa (23/2/2021) pagi sekira pukul 10.00 WIB gempar. Abdul...

Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Lebong Naik Penyidikan, Jaksa Segera Tetapkan Tersangka

Selasa, 23 Feb 2021 01:16 WIB

Kasi Intelijen Kejari Lebong Imam Hidayat SH MH saat menggelar press release, Selasa (23/2/2021) fokusbengkulu,lebong – Kasus Tuntutan Ganti Rugi...

Deadline Pengembalian TGR DPRD Lebong Rp 1,3 Miliar Berakhir dalam Hitungan Jam

Senin, 22 Feb 2021 10:47 WIB

Kasi Intelijen Imam Hidayat SH MH (tengah) saat dikonfirmasi, Senin (22/2/2021) fokusbengkulu,lebong – Perkara Tuntutan Ganti Rugi (TGR) di...

Lagi, Tiga Pemuda di Rejang Lebong Ditangkap Gara-gara Sabu

Sabtu, 20 Feb 2021 12:11 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Peredaran Narkoba jenis sabu di Kabupaten Rejang Lebong agaknya masih marak saja. Entah sudah berapa orang warga Bumi...

%d blogger menyukai ini: