• 388
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    388
    Shares

Sekda Lebong H Mustarani Abidin SH MSi (tengah)

fokusbengkulu,lebong – Selasa (15/9/2020), sekitar pukul 11.10 WIB, Pemkab Lebong menyampaikan nota pengantar Rancangan Perubahan APBD Tahun 2020, dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang Sekretariat DPRD Lebong di kawasan perkantoran Tubei.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen didampingi Waka II Popi Ansa.

Keseluruhan anggota DPRD Lebong yang hadir dalam rapat paripurna yakni 15 orang. Sementara, 10 orang lainnya izin.

Dalam rapat paripurna kali ini, Bupati Lebong Dr H Rosjonsyah SIP M.Si diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H Mustarani Abidin SH M.Si.

Dalam pemaparannya, Sekda mengatakan, bahwa ada beberapa hal yang menjadi permasalahan utama perubahan APBD Kabupaten Lebong Tahun 2020.

Yakni, PAD (Pendapatan Asli Daerah,red) tidak mencapai target karena Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease).

Kemudian, ada perubahan-perubahan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) tentang penjabaran APBD.

Perubahan penjabaran itu sendiri, sebagai tindaklanjut dari instruksi pemerintah pusat terkait refocusing dan realokasi anggaran dalam upaya percepatan penanganan Covid—19.

Sementara, di sisi lain, transfer dari pemerintah pusat ke daerah, berkurang Rp 79.357.839.000.

Ini berdasarkan PMK (Peraturan Menteri Keuangan) Nomor 35/PMK.07/2020. 

“Dengan dipangkasnya transfer dari pusat senilai Rp 79 miliar, dengan sangat terpaksa, Pemkab Lebong melakukan rasionalisasi terhadap belanja di APBD Tahun 2020,” sampai Sekda dalam paripurna itu.

Kemudian, lanjut dia, komposisi struktur pada RAPBD Perubahan Tahun 2020 yakni, pendapatan  semula Rp 791.889.491.371, menjadi Rp 728.470.723.293,82.

Sedangkan, total belanja tidak langsung yang semula Rp 407.515.052.191, mengalami perubahan menjadi Rp 392.757.820.014. Atau berkurang Rp 14,7 Miliar.

Seperti diketahui, belanja tidak langsung ini sendiri meliputi, di antaranya belanja pegawai, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bagi hasil dan belanja tak terduga.

Sementara, untuk belanja langsung, semula Rp 389.169.239.701, mengalami perubahan menjadi Rp 342.892.834.567. Berkurang Rp 46,2 miliar.

Belanja langsung, meliputi, di antaranya, belanja modal, belanja barang dan jasa.

“Penurunan pendapatan dan belanja, baik belanja tidak langsung maupun belanja langsung ini merupakan akibat dari kebijakan pemerintah pusat yakni refocusing atau rasionalisasi,” kata Sekda.

Di akhir penyampaiannya, Sekda mengatakan, dengan postur Perubahan RAPBD Tahun 2020 dan RAPBD Tahun 2021 yang lebih siap dan antisipatif.

Dengan belanja modal dan infrastruktur yang terus meningkat, bisa memperkokoh perekonomian masyarakat Kabupaten Lebong.

“Semua ini juga akan menjadi modal bagi pemerintahan ke depan, demi Lebong yang semakin maju dan bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” demikian Sekda. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Keberadaan PT TME Picu Konflik, Bupati Segera Surati Kementerian ESDM Agar Izinnya Ditinjau Ulang

Jumat, 23 Jul 2021 12:55 WIB

Bupati Kopli Ansori usai menemui para penambang tradisional di Mapolsek Lebong Utara, Kamis (22/7/2021) fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli...

Hari Bhakti Adhyaksa ke-61, Bupati Berharap Jaksa Makin Profesional Tangani Perkara

Kamis, 22 Jul 2021 08:04 WIB

Kajari Yadi Rachmat Sunaryadi dan Bupati Syamsul Effendi (Foto : Keprotokolan Setda) fokusbengkulu,rejanglebong – Bupati Rejang Lebong Drs Syamsul...

Bupati Syamsul Putuskan Perpanjang PPKM di Rejang Lebong Sampai 31 Juli 2021

Kamis, 22 Jul 2021 02:41 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Bupati Rejang Lebong yang juga Ketua Satgas Covid-19 Drs Syamsul Effendi MM memutuskan kembali memperpanjang...

Hari Pertama Penyekatan di Pintu Masuk Lebong, Ada yang Menolak Tes Antigen hingga Kelabui Petugas

Kamis, 22 Jul 2021 12:51 WIB

Wabup Drs Fahrurrozi saat meninjau posko penyekatan di Desa Bioa Sengok fokusbengkulu,lebong – Satgas Covid-19 Kabupaten Lebong mulai mengaktifkan...

Pemkab Lebong Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Pengadaan Barang dan Jasa

Minggu, 18 Jul 2021 08:59 WIB

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Lebong Hery Setiawan ST fokusbengkulu,lebong – Demi mewujudkan pengadaan barang/jasa yang berkualitas dan...

Polres Rejang Lebong Bekuk Tujuh Tersangka Narkoba Selama Operasi Antik

Sabtu, 17 Jul 2021 10:44 WIB

Lima dari tujuh tersangka Narkoba yang berhasil diamankan polisi fokusbengkulu,rejanglebong – Polres Rejang Lebong Polda Bengkulu berhasil...

Tiga Kali Mangkir, Jaksa Bakal Jemput Paksa Eks Ketua DPRD Lebong

Jumat, 16 Jul 2021 06:50 WIB

Kasis Pidsus Ronald Thomas M (tengah) saat press rilis, Jum'at (16/7/2021) fokusbengkulu,lebong – Tersangka kasus dugaan korupsi anggaran rutin di...

DPRD Lebong Komit Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Kamis, 15 Jul 2021 02:12 WIB

Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen (tengah) dan anggota dewan lainnya saat Reses, Sabtu (10/7/2021) fokusbengkulu,lebong – Ketua DPRD Lebong Carles...

Kopli Ansori – Fahrurrozi Turun ke Sawah, Tanam Padi dan Musnahkan 36 Ribu Ekor Tikus

Rabu, 14 Jul 2021 05:06 WIB

Bupati Kopli Ansori dan Wabup Fahrurrozi memusnahkan ekor tikus fokusbengkulu,lebong – Semangat Bupati Kopli Ansori bersama Wabup Drs Fahrurrozi...

Lagi, Mantan Ketua DPRD Lebong Abaikan Panggilan Jaksa

Selasa, 13 Jul 2021 08:19 WIB

Kasis Pidsus Ronald Thomas Mendrofa SH (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan fokusbengkulu,lebong – Mantan Ketua DPRD Lebong periode...

Berita Terbaru

International

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Fokus