Jurnalis Lebong Sebut Bawaslu Lucu

Kamis, 15 Okt 2020 08:12 WIB
  • 218
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    218
    Shares

Ketua Bawaslu Lebong Jefriyanto SP (kiri), Anggota Bawaslu Sabdi Destian (tengah), Jurnalis pedomanbengkulu.com Supriadi alias Jack (kanan)

fokusbengkulu,lebong – Kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lebong disorot. Kali ini, sorotan tajam datang dari awak media yang bertugas di Kabupaten Lebong. Media massa, baik itu cetak, daring (Online,red) dan elektronik yang seharusnya mitra kerja dalam sosialisasi pengawasan partisipatif Pilkada. Yang terjadi, terindikasi kuat malah sebaliknya.

Lucunya lagi, jurnalis yang ingin mengkonfirmasi berita terkait informasi atau isu yang berkembang, malah dijadikan bahan temuan awal.

Sebelumnya, diketahui jurnalis akuratonline.com Bambang Sutrisno yang dipanggil untuk mengklarifikasi terkait pemberitaan Oknum Pjs Kades yang diduga berpolitik praktis. Pemberitaan di akuratonline.com dijadikan temuan oleh Bawaslu.

Terbaru, hal serupa juga menimpa jurnalis PedomanBengkulu.com, Supriyadi. Pria yang akrab disapa Jack ini juga diseret oleh Bawaslu Lebong.

Bawaslu menjadikan konfirmasi berita oleh jurnalis tersebut, sebagai temuan atau laporan sebagai pemberi informasi awal.

Padahal saat itu, tujuannya hanya untuk mengkonfirmasi terkait beredarnya foto salah seorang staf Panwascam Bingin Kuning.

Di dalam foto yang sudah beredar luas di Medsos Facebook dan Grup WhatsApp (WA) itu, si pengawas pemilu tampak ikut nimbrung dalam silaturahmi Cabup Lebong Kopli Ansori di Desa Bukit Nibung Kecamatan Bingin Kuning.

“Lucu sekali Bawaslu Lebong ini, saya yang seharusnya konfirmasi berita atas isu dan informasi, malah dijadikan temuan sebagai informasi awal bagi mereka,” kata Jack dengan nada kesal.

Padahal, sambung dia, di Grup WA itu, juga ada staf Bawaslu sekaligus Anggota Tim Humas dan operator Medsos dan Website Bawaslu Lebong.

“Kalau memang staf Panwascam saja bisa mengawasi acara Paslon di lapangan. Berarti staf Bawaslu juga demikian dan kenapa tidak bisa dijadikan temuan awal mereka sendiri kalau memang mau diproses,” imbuh dia.

Ditambahkannya, dua kali kejadian Bawaslu Lebong menyeret jurnalis dalam proses temuan awal mereka. Walaupun bahasanya hanya sebatas undangan klarifikasi informasi awal, patut diduga Bawaslu Lebong terindikasi ingin mengekang kerja jurnalis dan memaksa jurnalis masuk dalam proses temuan mereka.

“Karena ada yang membagikan screenshot postingan facebook dalam grup WA. Setidaknya, kita ingin tahu tindak lanjut dari Bawaslu Lebong sendiri atas informasi itu. Apakah itu benar sudah sesuai SOP apa tidak, ternyata obrolan itu dijadikan bahan temuan awal Bawaslu, kan lucu sekali,” beber Jack.

Atas kejadian ini, tambahnya, dia dan rekan-rekan jurnalis lainnya, perlu mewaspadai kalau ingin mengkonfirmasi terkait informasi apapun dengan Bawaslu Lebong.

Karena bisa jadi akan terulang kembali, maksud awalnya ingin konfirmasi berita, malah akan dijadikan sebagai pelapor atau pemberi informasi awal oleh Bawaslu Lebong.

“Ya sudahlah, kita hanya pantau kinerja Bawaslu Lebong apakah pengawasan mereka nantinya, berjalan sesuai prosedur apa tidak. Apalagi sudah ada berkembang isu soal independensi orang-orang di dalamnya yang diduga kurang pada tempatnya,” ungkap Jack. 

Dia meminta penjelasan Bawaslu Lebong, terkait namanya yang dijadikan sebagai pelapor atau pemberi informasi awal oleh Bawaslu Lebong.

Itu dijelaskan dalam surat panggilan resmi klarifikasi kepada pemilik akun facebook yang diundang ke Bawaslu Lebong, Kamis (15/10/2020) pukul 13.30 WIB terkait foto yang ada staf Panwascam Bingin Kuning di dalamnya.

Lebih jauh, Jack menuturkan, dia juga mendapat jawaban dari Anggota Bawaslu Lebong Sabdi Destian. Menurut Sabdi, ujar Jack, Bawaslu beralibi adanya Perbawaslu Nomor 8/2020 pasal 19 ayat 2.

Tapi, yang menjadi pertanyaan pasal itu untuk pelanggaran Pilkada.

“Sedangkan kita awalnya lebih mempertanyakan soal SOP pengawasan staf Panwascam. Dan kalau pun memang dijadikan pemberi informasi awal, kenapa indentitas tidak dilindungi. Ini jelas menunjukkan ada upaya Bawaslu Lebong mematikan pengawasan partisipatif di Kabupaten Lebong,” demikian Jack. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Buntut Larangan Meliput, PWI Lebong Sampaikan Surat ke Kapolres

Sabtu, 27 Feb 2021 10:50 WIB

Sekretaris PWI Dwi Nopiyanto saat menyerahkan surat ke Sium Polres Lebong fokusbengkulu,lebong – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten...

Resmi Dilantik, Kopli Ansori – Fahrurrozi Kini Nahkodai Lebong

Jumat, 26 Feb 2021 06:01 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lebong, Kopli Ansori - Fahrurrozi fokusbengkulu,lebong - Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah MMA resmi melantik Bupati...

Polres Rejang Lebong Gulung Pelaku Pencurian di Batu Galing

Jumat, 26 Feb 2021 11:08 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kasus pencurian yang dilaporkan Radiansyah (25) warga Kelurahan Batu Galing Kecamatan Curup Tengah pada Rabu...

Fadil Regan Pamit, Arief Siap Bersinergi Wujudkan Lebong Bahagia dan Sejahtera

Kamis, 25 Feb 2021 08:02 WIB

Kajari Lebong Arief Indra Kusuma Adhi (tengah) berfoto bersama  fokusbengkulu,lebong -  Ada yang menarik dalam acara pisah sambut Kepala Kejari...

Pemuda Ini Ditangkap Setelah Aksinya Bobol Rumah Terekam CCTV

Rabu, 24 Feb 2021 09:40 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Seorang pemuda berinisial AA (20), warga Desa Muara Santan Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara ditangkap...

Polisi Larang Jurnalis Meliput Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan ASN Lebong

Rabu, 24 Feb 2021 01:50 WIB

fokusbengkulu,lebong – Rekonstruksi kasus pembunuhan ASN Lebong berinisial DF (30) yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri berinisial YR (33)...

Pasangan yang Mau Menikah Boleh Sewa Organ Tunggal Buat Dangdutan, Tapi Ada Syaratnya..

Rabu, 24 Feb 2021 11:35 WIB

Rapat yang digelar DPRD dan Satgas Covid-19 Lebong, Selasa (23/2/2021) fokusbengkulu,lebong – Pemilik usaha hiburan dan Wedding Organizer (WO)...

Pria 60 Tahun Ditemukan Kaku di Kebun

Selasa, 23 Feb 2021 09:54 WIB

Korban saat dievakuasi fokusbengkulu,lebong – Warga Desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya, Selasa (23/2/2021) pagi sekira pukul 10.00 WIB gempar. Abdul...

Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Lebong Naik Penyidikan, Jaksa Segera Tetapkan Tersangka

Selasa, 23 Feb 2021 01:16 WIB

Kasi Intelijen Kejari Lebong Imam Hidayat SH MH saat menggelar press release, Selasa (23/2/2021) fokusbengkulu,lebong – Kasus Tuntutan Ganti Rugi...

Deadline Pengembalian TGR DPRD Lebong Rp 1,3 Miliar Berakhir dalam Hitungan Jam

Senin, 22 Feb 2021 10:47 WIB

Kasi Intelijen Imam Hidayat SH MH (tengah) saat dikonfirmasi, Senin (22/2/2021) fokusbengkulu,lebong – Perkara Tuntutan Ganti Rugi (TGR) di...

%d blogger menyukai ini: