Home / Daerah / Kota Bengkulu / JMSI Talk II : Pilkada di Tengah Pandemi hingga Ancaman Echo Chamber

JMSI Talk II : Pilkada di Tengah Pandemi hingga Ancaman Echo Chamber

Rabu, 21 Okt 2020 04:15 WIB
Editor : Emzon Nurdin

fokusbengkulu,kotabengkulu – KPU Provinsi Bengkulu bersama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menggelar kegiatan Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu 2020 di Hotel Santika, Selasa (20/10/2020).

Sosialisasi yang dikemas dalam JMSI Talk Series tersebut mengusung tema “Suksesi Pilkada di Tengah Pandemi” yang dieksplore lebih jauh dalam Perspektif Media dan PKPU Nomor 10 Tahun 2020.

Dengan menghadirkan tiga narasumber representatif, yakni Komisioner KPU Provinsi Bengkulu Darlinsyah M.Si, GM RBTV Pihan Pino M.Ikom, dan Dosen Fisipol Unib Dr Gushevinalti, dipandu oleh Indah Septirisani sebagai moderator.

Selain itu, JMSI Talk seri kedua ini turut menghadirkan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Teguh Sarwono yang diwakili oleh Dir Reskrimum Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif.

Ketua JMSI Bengkulu Riki Susanto dalam sambutannya mengungkapkan, ada pertarungan emosional yang sangat kuat terkait penyelenggaraan pilkada di tengah pandemi Covid-19 antara pihak yang mendukung dan pihak yang mengkritisi. Sebab, ada yang menilai, pilkada di tengah pandemi abai terhadap kesehatan masyarakat.

Namun di sisi lain, pilkada juga berbicara tentang kesinambungan demokrasi serta untuk meneruskan estafet kepemimpinan.

“Hal itulah yang kemudian melatar belakangi JMSI mengambil tema ini. Dalam konteks ini JMSI pun mempertegas posisinya sebagai organisasi perusahaan pers berbasis daring untuk turut menyukseskan penyelenggaraan pilkada,” sampai Pemred bengkuluinteraktif.com ini.  

Sebagai komunitas pers, sambung dia, JMSI memiliki tanggung jawab untuk berpartisipasi aktif agar pilkada yang demokratis, aman, dan sehat dapat terwujud.

“JMSI Talk Series adalah salah satu upaya JMSI untuk memperdalam pengetahuan publik dan berbagi pesan literasi,” ujar dia.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif meminta para kandidat yang bertarung di Pilkada Serentak Bengkulu 2020 termasuk para pendukung, stakeholder, dan segenap elemen masyarakat lainnya untuk mematuhi Maklumat Kapolri.

Yakni tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020. Seperti menerapkan protokol kesehatan Covid-19, tidak melakukan pengerahan massa yang melebihi ketentuan PKPU, dan penerapan sanksi bagi yang melanggar.

JMSI Talk Series II

Anggota KPU Provinsi Bengkulu Darlinsyah M.Si menjadi narasumber pertama yang memaparkan materinya dalam JMSI Talk Series II.

Dia menegaskan, KPU siap menyelenggarakan pilkada aman dari Covid-19 tanpa mengenyampingkan nilai-nilai demokrasi dalam melaksanakan pilkada.

Revisi Peraturan KPU (PKPU) telah dilakukan, yang disesuaikan dengan protokol kesehatan Covid-19. Berbagai peraturan dan ketentuan baru diundangkan, guna memastikan pilkada aman meski di tengah pandemi.

“Hal baru itu di antaranya adalah 500 pemilih dalam satu TPS, pengaturan kedatangan, penggunaan sarung tangan, desinfeksi TPS, pelindung wajah, masker, tinta tetes, tidak bersalaman, KPPS sehat, dilarang berdekatan, cek suhu, dan mencuci tangan,” kata Darlinsyah.

Begitu juga dengan perubahan peraturan sistem kampanye. Peserta fisik kampanye rapat umum, rapat terbatas, dan debat publik pada masa pandemi Covid-19 sesuai amanat PKPU 10 dibatasi.

Jika rapat umum hanya diizinkan dihadiri maksimal 100 orang, rapat terbatas dan debat publik maksimal hanya 50 orang.

“Penyelenggaraan pilkada di masa pandemi secara eksplisit dalam PKPU 10 Tahun 2020 sudah disebutkan ketentuan jumlah massa yang hadir. Ada yang maksimal 50 orang, ada juga 100 orang,” terang Darlinsyah.

Sementara itu, Gushevinalti mengingatkan ancaman besar bagi pengguna media sosial, yaitu misinformasi dan disinformasi. Selanjutnya, ancaman lain yang bisa merongrong nilai-nilai demokrasi adalah ‘echo chamber’ atau ruang gema di dunia maya.

Menurut Gushevinanti, echo chamber bisa terdiri dari perorangan atau kelompok yang aktif di media sosial atau yang saat ini keren dengan istilah netizen.

Mereka berteriak dan menyakini benar sebuah informasi yang disampaikan berulang-ulang. Tanpa mau menguji bahwa informasi yang disampaikan itu benar atau tidak. Apakah sesuai dengan fakta yang ada atau tidak. Biasanya, kelompok ini referensinya sempit. Bahkan, bisa hanya mengarah pada satu media saja. 

“Ruang gema (Echo Chamber), contohnya, seseorang yang menyukai media karna faktor-faktor tertentu. Kemudian, orang itu mempercayai informasi-informasi yang disampaikan oleh media itu secara berulang-ulang. Tanpa peduli, narasumbernya kredibel atau tidak. Tanpa mau tahu, apakah memenuhi kriteria keberimbangan (Cover Both Side) atau tidak. Orang itu tetap mempercayai dan menikmati informasi yang disajikan,” terang Peneliti Medsos yang menjadi narasumber kedua JMSI Talk ini.

Untuk itu, ia berharap, khususnya dalam tahun politik ini, agar masyarakat Bengkulu bermedia sosial dengan bijak, untuk tidak terpancing hal-hal yang berbau hoaks atapun black campaign.

Menurutnya, banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk menguji suatu informasi tersebut benar atau tidak.

Pemberian doorprize kepada peserta dan cinderamata kepada narasumber

 

Sementara itu, dari perspektif media massa, Pihan Pino menegaskan, satu-satunya cara untuk menyukseskan pilkada di tengah pandemi ini adalah dengan bergandengan tangan.

Sangat penting bagi semua pemangku kepentingan kepemiluan baik penyelenggara pemilu, masyarakat sipil, pemerintah, partai politik, peserta pilkada termasuk me dia massa sebagai bagian dari instrumen demokrasi untuk bergandengan tangan.

“Bersama-sama melindungi kesehatan publik sekaligus menjaga demokrasi. Keyakinan bahwa pemilu adalah instrumen penting untuk memperkuat demokrasi sekaligus menegakkan kepastian hukum perlu digaungkan dan pers harus mengambil peran penting,” tegasnya.

Media massa sebagai pilar keempat demokrasi, lanjut Ketua Dewan Pakar JMSI itu, harus memperkaya khazanah edukasi melalui konten pemberitaan yang sesuai dengan protokol kesehatan kegiatan pers di tengah pandemi.

Pers harus menghindari narasi provokatif yang kemudian memicu pertengkaran dan saling  “ngotot” menunda atau melanjutkan pilkada sehingga mendegradasi trust publik terhadap penyelenggara pemilu.

“Media massa harus selangkah lebih maju mengantisipasi potensi permasalahan yang akan terjadi dalam pelaksanaan pilkada di tengah pandemi,” tandas Pihan.

Untuk diketahui, Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu 2020 KPU Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan JMSI yang dikemas dalam JMSI Talk Series II diikuti dan dihadiri berbagai elemen muda.

Antara lain, Tim Laut DKP Kota Bengkulu, Putri Pariwisata, Duta Humas Polda Bengkulu, Duta Kampus, Selebgram, Admin Grup Facebook dan Instagram, Youtuber, Konten Kreator, Aktivis, Mahasiswa, Organisasi Kemahasiswaan yang aktif di dunia jurnalistik, dan sejumlah elemen muda lainnya. (rls/JMSI)

 

Baja Juga

News Feed

Bupati, Wabup dan Sekda Kompak Hadir, Festival Perahu Naga di Danau Tes Meriah

Rabu, 6 Des 2023 02:55 WIB

fokusbengkulu,lebong – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lebong yang ke-20 Tahun 2023, Pemkab Lebong melalui Dinas Pemuda...

Meriahkan HUT Lebong ke-20, Bupati Lepas Ribuan Peserta Lomba Baris Berbaris

Rabu, 6 Des 2023 01:21 WIB

fokusbengkulu,lebong – Rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lebong ke-20 Tahun 2023 telah dimulai sejak...

Aktif Sampaikan Peluang Investasi, Pemkab Lebong Raih Penghargaan Treasury Award

Senin, 4 Des 2023 08:57 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong meraih penghargaan dalam acara Treasury Award yang digelar oleh Kementerian Keuangan...

Tutup Kegiatan Survei Akreditasi RSUD, Bupati Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan

Rabu, 29 Nov 2023 10:13 WIB

fokusbengkulu,lebong – Survei penilaian akreditasi RSUD Lebong yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin (27/11/2023) hingga Selasa...

Puncak Peringatan HKN, Kopli Ansori Beri Penghargaan kepada Nakes Teladan

Rabu, 29 Nov 2023 01:00 WIB

fokusbengkulu,lebong – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong menggelar puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 Tahun 2023,...

Lebong Tercepat di Provinsi Bengkulu Sahkan APBD, Bupati Instruksikan Jajaran Bekerja Maksimal

Selasa, 28 Nov 2023 09:02 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kabupaten Lebong tercatat sebagai kabupaten atau daerah tercepat di Provinsi Bengkulu yang mengesahkan Rancangan Peratuan...

Hadiri HUT Provinsi Bengkulu ke-55, Bupati Kopli Harap Kesejahteraan Masyarakat Makin Merata

Minggu, 19 Nov 2023 12:50 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu -  Bupati Lebong Kopli Ansori didampingi istri tercinta yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Lebong Elvi Sukaisih menghadiri...

Ikut Panen Padi MT-2 di Desa Garut, Bupati Kopli Ansori Puji Kegigihan Petani

Kamis, 16 Nov 2023 09:51 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kegigihan petani di Desa Garut Kecamatan Amen dalam menyukseskan program tanam dan panen dua kali dalam setahun atau yang...

Perkuat Sinergitas FKPD, Bupati Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Lebong

Selasa, 14 Nov 2023 03:58 WIB

fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori tak henti-hentinya berupaya memperkuat sinergitas dengan segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan...

Buka POPKAB, Bupati Kopli Harap Generasi Muda Termotivasi Ukir Prestasi

Senin, 6 Nov 2023 11:08 WIB

fokusbengkulu,lebong - Bupati Lebong Kopli Ansori membuka Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Tahun 2023, bertempat di Pendopo Rumah Dinas...

Berita Terbaru

International

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Fokus