• 215
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    215
    Shares

Teguh Sarwono 

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap membela mereka yang melecehkan Islam, menimbulkan reaksi keras di banyak negara muslim. Salah satunya adalah seruan boikot produk Prancis oleh masyarakat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Dalam beberapa hari terakhir, kelompok-kelompok ormas Islam, meminta kaum muslim untuk tidak membeli atau menggunakan produk-produk bikinan negara Kota Mode tersebut.

Tentu saja, hingga di sana, apa yang dilakukan mereka, bukanlah sebuah pelanggaran.

Adalah hak mereka untuk tidak membeli, menggunakan atau menyerukan kepada masyarakat agar melakukan hal yang sama.

Namun, jika mereka bergerak untuk melakukan sweeping, mengambil barang-barang tanpa membayar, memaksa pemilik toko untuk tidak menjual barang-barang Prancis, tentu tidak bisa dibenarkan.

Demikian disampaikan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono M.Si melalui Kabid Humas Kombes Pol Sudarno SSos MH.

“Janganlah niat baik, bela agama dan nabi, justru dilakukan dengan cara tidak terpuji,” kata Kombes Sudarno.

Dikatakan, memaksa dengan menggunakan kekerasan, apalagi disertai ancaman, adalah melawan hukum.

Karena itu seruan Polri, agar setiap masyarakat tidak melakukan sweeping, harusnya dipatuhi dan dijalankan.

Selain melawan hukum, sambungnya, aksi sweeping yang mengenyampingkan norma hukum juga menyusahkan masyarakat itu sendiri.

“Jadi, jika itu dilakukan mereka yang di luar sana bisa tertawa, karena menjadikan kita ribut sendiri,” tandasnya. (red)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Program Indonesia Pintar Selaras dengan Visi Misi Kopli Ansori – Fahrurrozi

Selasa, 24 Nov 2020 12:40 WIB

Kopli Ansori - Fahrurrozi fokusbengkulu,lebong – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebong Nomor Urut 3 Kopli Ansori dan Fahrurrozi...

Angkut Solar Subsidi, Dua Warga Bengkulu Utara Ditangkap

Senin, 23 Nov 2020 04:59 WIB

Barang bukti mobil yang digunakan mengangkut solar subsidi fokusbengkulu,bengkuluutara – Tim Subdit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat...

Telegram Netralitas Polri Terbit, Kabid Humas : Tak Pandang Pangkat dan Jabatan

Senin, 23 Nov 2020 12:52 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Pilkada serentak tahun 2020 sudah di depan mata. Polri sebagai instrumen terpenting dalam menjaga keamanan dan...

Begini Tunanetra Memilih

Minggu, 22 Nov 2020 05:14 WIB

fokusbengkulu,lebong – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara (Putungsura) yang digelar KPU (Komisi Pemilihan Umum) Lebong, Sabtu (21/11/2020),...

Siang Bolong, Pria Paruh Baya di Rejang Lebong Ini Gagahi Anak Keterbelakangan Mental

Minggu, 22 Nov 2020 01:50 WIB

Pelaku berinisial SA saat diperiksa polisi  fokusbengkulu,rejanglebong – Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Rejang...

7 Personel Terpapar Covid-19, Kapolres Rejang Lebong Bantu Sembako dan Obat-obatan

Sabtu, 21 Nov 2020 07:40 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno S.IK MH, Jum’at (20/11/2020) membesuk anggotanya yang terpapar Covid-19...

Meski Pandemi, Pemilih Tak Perlu Khawatir Datang ke TPS

Sabtu, 21 Nov 2020 04:17 WIB

Komisioner KPU Lebong Yoki Setiawan saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan simulasi fokusbengkulu,lebong – Meski pelaksanaan Pilkada...

Ikuti Webinar Pemulihan Ekonomi, Ada e-Sertifikat Gratis dan Doorprize

Jumat, 20 Nov 2020 08:24 WIB

fokusbengkulu,lebong – Untuk mengurangi dampak Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease) bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Pemerintah...

Cerita Rozali dan Sisran Haropi yang Bertahun-tahun Jadi Sopir Ambulans Kopli Care

Jumat, 20 Nov 2020 05:24 WIB

Ambulans Kopli Care fokusbengkulu,lebong – Tak ada yang tak kenal Kopli Ansori di Lebong. Pengusaha muda yang juga Ketua DPD PAN (Partai Amanat...

Ditikam, Karyawan SPBU Pasar Kepahiang Tewas

Jumat, 20 Nov 2020 12:40 WIB

fokusbengkulu,kepahiang – Warga Kelurahan Pasar Kepahiang gempar. Seorang karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), Gery Sutrodo (26)...