• 552
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    552
    Shares

Kopli Ansori – Fahrurrozi

fokusbengkulu,lebong – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebong Nomor Urut 3 Kopli Ansori dan Fahrurrozi dituding mempolitisasi bantuan PIP (Program Indonesia Pintar). Tudingan itu dilontarkan oleh segelintir oknum yang khawatir dengan dampak kampanye cerdas paslon dengan jargon bahagia dan sejahtera tersebut.

Padahal, langkah Kopli membantu untuk menambah jumlah penerima PIP adalah sebagai wujud kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Lebong.

Belum lagi, PIP memang selaras atau linear dengan visi-misi Paslon yang terus banjir dukungan dari masyarakat Lebong ini.

Di sisi lain, Cawabup yang mendampingi Kopli, Fahrurrozi, adalah tokoh pendidikan di Kabupaten Lebong. 

Diketahui, sejak tahun 2018, Kopli sudah membantu Dewi Coryati mendata anak-anak yang tidak mampu agar mendapat beasiswa PIP.

Hal itu dilakukan jauh sebelum Kopli – Fahrurrozi memutuskan mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lebong.

Dia merasa terpanggil untuk membantu, agar anak-anak di tanah kelahirannya cerdas dan dapat mengenyam pendidikan hingga ke Perguruan Tinggi (PT).

Jika di lihat dari kacamata hukum, apa yang disampaikan oleh Kopli – Fahrurrozi serta Dewi Coryati yang menjelaskan soal beasiswa PIP, bukan pelanggaran.

Justru, itu merupakan kewajiban mereka supaya masyarakat mengerti soal beasiswa PIP tersebut. Sehingga, diharapkan semakin sadar akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak.

Kalaupun Dewi Coryati dan Kopli- Fahrurrozi menyampaikan saat moment Pilkada, itupun tidak melanggar hukum.

Sebab dalam Pilkada memang ajang adu program. Bukan ajang menyampaikan hoax, fitnah atau kampanye hitam.

Kalau disebut melanggar pasal 71 ayat (3) tidak bisa juga. Karena pasal 71 ayat (3) itu khusus larangan bagi petahana untuk tidak menggunakan program pemerintah yang dapat merugikan pasangan calon lain. 

Sementara, Kopli-Fahrurrozi dan Dewi Coryati bukan petahana

Dari 11 larangan dalam kampanye sebagaimana termuat dalam pasal 69 UU nomor 8 tahun 2015. Tidak ada yang dilanggar oleh Kopli-Fahrurrozi dan Dewi Coryati.

Demikian juga jika mau dikait-kaitkan dengan Pasal 71 ayat (1) pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/Polri,dan kepala desa atau sebutan lain/lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah-satu paslon.

Siapa yang dirugikan seperti yang dimaksud dalam pasal ini?

Kalau ada oknum yang merasa dirugikan karena Kopli-Fahrurrozi dan Dewi Coryati membantu penyaluran beasiswa PIP bagi warga Lebong, maka itu sama artinya oknum tersebut tidak ingin anak-anak di Kabupaten Lebong menjadi pintar. (rls)

Muara Aman, 24 November 2020

Tim Hukum Kopli-Fahrurrozi :

Agustam Rachman SH MAPS

Aprinaldi SH

Satria Budhi Pramana SH

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Usai Rapat Paripurna Pemberhentian, Ini Pesan Rosjonsyah ke Bupati Terpilih

Senin, 25 Jan 2021 06:31 WIB

Foto bersama setelah rapat paripurna fokusbengkulu,lebong – DPRD Lebong menggelar rapat paripurna pengumuman pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati...

Kebun Ganjanya Beberapa Kali Disatroni Maling, Tersangka Buat Pagar yang Dialiri Listrik

Minggu, 24 Jan 2021 09:01 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Penemuan kebun ganja di belakang rumah seorang petani berinisial As alias Aw (37) warga Desa Kampung Jeruk Kecamatan...

Duh Pak Kepsek..Mobil Rental Kok Digadai

Sabtu, 23 Jan 2021 03:41 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara – Ada-ada saja ulah AR yang belakangan diketahui merupakan Kepala Sekolah (Kepsek) di salah satu Sekolah Dasar (SD) di...

Petani Ini Tanam Ganja di Belakang Rumah, Hasilnya untuk Cukupi Kebutuhan dan Bayar Hutang

Sabtu, 23 Jan 2021 10:54 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – AS (37), warga Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong yang sehari-hari berprofesi sebagai...

Jaksa Cokok Dua Oknum Wartawan di Kepahiang

Sabtu, 23 Jan 2021 12:33 WIB

Foto/Fb Kejari Kepahiang : Pelaku saat terjaring OTT  fokusbengkulu,kepahiang – Dua orang oknum wartawan berinisial JN dan RB, warga Kabupaten...

Tok ! KPU Lebong Tetapkan Kopli Ansori – Fahrurrozi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Jumat, 22 Jan 2021 07:29 WIB

Ketua KPU Lebong Shalahuddin Al Khidhr SE menyerahkan hasil rapat pleno penetapan kepada Kopli Ansori fokusbengkulu,lebong – Komisi Pemilihan Umum...

Kongkalikong Pembangunan Pasar Rakyat Pelabuhan Talang Leak

Jumat, 22 Jan 2021 01:53 WIB

fokusbengkulu,lebong- Sidang perkara korupsi pembangunan Pasar Rakyat di Desa Pelabuhan Talang Leak Kecamatan Bingin Kuning dengan pagu Rp 5,4 miliar...

Besok, KPU Lebong Tetapkan Bupati dan Wabup Terpilih

Kamis, 21 Jan 2021 08:57 WIB

Shalahuddin Al Khidhr fokusbengkulu,lebong – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong akan menetapkan pasangan Kopli Ansori - Fahrurrozi...

DPR Setujui Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri

Rabu, 20 Jan 2021 07:59 WIB

Komjen Listyo Sigit (kiri), Herman Hery (tengah), Jenderal Idham Azis (kanan) fokusbengkulu,jakarta – Langkah Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo...

Pria Bertato di Lebong Ini Digiring ke Mapolsek Gara-gara Togel

Rabu, 20 Jan 2021 12:19 WIB

fokusbengkulu,lebong – AT (26), warga Desa Kampung Muara Aman Kecamatan Lebong Utara hanya bisa tertunduk lesu saat digiring petugas ke Mapolsek...

%d blogger menyukai ini: