Program Indonesia Pintar Selaras dengan Visi Misi Kopli Ansori – Fahrurrozi

Selasa, 24 Nov 2020 12:40 WIB
Editor : Emzon Nurdin

Kopli Ansori – Fahrurrozi

fokusbengkulu,lebong – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebong Nomor Urut 3 Kopli Ansori dan Fahrurrozi dituding mempolitisasi bantuan PIP (Program Indonesia Pintar). Tudingan itu dilontarkan oleh segelintir oknum yang khawatir dengan dampak kampanye cerdas paslon dengan jargon bahagia dan sejahtera tersebut.

Padahal, langkah Kopli membantu untuk menambah jumlah penerima PIP adalah sebagai wujud kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Lebong.

Belum lagi, PIP memang selaras atau linear dengan visi-misi Paslon yang terus banjir dukungan dari masyarakat Lebong ini.

Di sisi lain, Cawabup yang mendampingi Kopli, Fahrurrozi, adalah tokoh pendidikan di Kabupaten Lebong. 

Diketahui, sejak tahun 2018, Kopli sudah membantu Dewi Coryati mendata anak-anak yang tidak mampu agar mendapat beasiswa PIP.

Hal itu dilakukan jauh sebelum Kopli – Fahrurrozi memutuskan mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lebong.

Dia merasa terpanggil untuk membantu, agar anak-anak di tanah kelahirannya cerdas dan dapat mengenyam pendidikan hingga ke Perguruan Tinggi (PT).

Jika di lihat dari kacamata hukum, apa yang disampaikan oleh Kopli – Fahrurrozi serta Dewi Coryati yang menjelaskan soal beasiswa PIP, bukan pelanggaran.

Justru, itu merupakan kewajiban mereka supaya masyarakat mengerti soal beasiswa PIP tersebut. Sehingga, diharapkan semakin sadar akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak.

Kalaupun Dewi Coryati dan Kopli- Fahrurrozi menyampaikan saat moment Pilkada, itupun tidak melanggar hukum.

Sebab dalam Pilkada memang ajang adu program. Bukan ajang menyampaikan hoax, fitnah atau kampanye hitam.

Kalau disebut melanggar pasal 71 ayat (3) tidak bisa juga. Karena pasal 71 ayat (3) itu khusus larangan bagi petahana untuk tidak menggunakan program pemerintah yang dapat merugikan pasangan calon lain. 

Sementara, Kopli-Fahrurrozi dan Dewi Coryati bukan petahana

Dari 11 larangan dalam kampanye sebagaimana termuat dalam pasal 69 UU nomor 8 tahun 2015. Tidak ada yang dilanggar oleh Kopli-Fahrurrozi dan Dewi Coryati.

Demikian juga jika mau dikait-kaitkan dengan Pasal 71 ayat (1) pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/Polri,dan kepala desa atau sebutan lain/lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah-satu paslon.

Siapa yang dirugikan seperti yang dimaksud dalam pasal ini?

Kalau ada oknum yang merasa dirugikan karena Kopli-Fahrurrozi dan Dewi Coryati membantu penyaluran beasiswa PIP bagi warga Lebong, maka itu sama artinya oknum tersebut tidak ingin anak-anak di Kabupaten Lebong menjadi pintar. (rls)

Muara Aman, 24 November 2020

Tim Hukum Kopli-Fahrurrozi :

Agustam Rachman SH MAPS

Aprinaldi SH

Satria Budhi Pramana SH

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Rumah di Lebong Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 4 Okt 2022 07:55 WIB

fokusbengkulu,lebong -  Kebakaran terjadi di Desa Gandung Baru Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong pada Selasa (4/10/2022) pagi sekira pukul...

Dua Jam Pencarian, Pemuda Tenggelam di Picung Ditemukan Meninggal

Jumat, 30 Sep 2022 03:39 WIB

fokusbengkulu,lebong – Warga Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tubei dan sekitarnya pada Jum’at (30/9/2022) siang sekira pukul 12.10, gempar....

Tok ! DPRD Lebong Sahkan Perubahan APBD 2022

Kamis, 29 Sep 2022 08:02 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Lebong menggelar rapat paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...

Polisi Tangkap Pria Ngaku Wartawan Usai Peras Ketua Poktan

Rabu, 28 Sep 2022 04:23 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Seorang pria berinisial SE (40) warga Desa Turan Baru Kecamatan Curup Selatan ditangkap personel Polsek Bermani Ulu...

DPRD Bahas Polemik Perpindahan Penduduk, Kades dan Ketua Adat Silang Pendapat

Rabu, 28 Sep 2022 03:18 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara – DPRD Bengkulu Utara melalui Komisi I menggelar rapat dengar pendapat (RDP) atau hearing terkait polemik perpindahan...

Soal Dokumen Legalitas, Komisi III Nilai PT SIL Bertele-tele

Rabu, 28 Sep 2022 02:22 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Komisi III DPRD Kabupaten Bengkulu Utara tampaknya begitu getol memperjuangkan aspirasi masyarakat Bumi Ratu Samban...

Hearing dengan Komisi III, PT SIL Akui Garap Kawasan Hutan Register 71 Air Bintunan

Rabu, 28 Sep 2022 01:47 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara - Komisi III DPRD Bengkulu Utara kembali memanggil manajemen PT Sandabi Indah Lestari untuk mengikuti Rapat Dengar...

Heboh, Warga Bermani Ulu Temukan Tengkorak Manusia

Selasa, 27 Sep 2022 11:00 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Warga Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong pada Senin (26/9/2022) sore sekira pukul 15.45 WIB,...

Bupati Prioritaskan Anggaran Pilkades dan Rekrutmen P3K di Perubahan APBD

Senin, 26 Sep 2022 11:55 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Kabupaten Lebong menggelar tiga rapat paripurna dengan agenda berbeda secara maraton pada Senin (26/9/2022) bertempat...

BUMDes Nangai Tayau I Gulung Tikar, Inspektorat Segera Audit

Senin, 26 Sep 2022 07:54 WIB

fokusbengkulu,lebong – Inspektorat Kabupaten Lebong memastikan akan segera mengaudit Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nangai Tayau I Kecamatan Amen....

%d blogger menyukai ini: