Usai Dipanggil Jaksa, Pinca Bank Bengkulu Muara Aman Irit Bicara

Rabu, 17 Mar 2021 05:14 WIB
Editor : Emzon Nurdin

Pinca Bank Bengkulu Muara Aman Agustian Domargo

fokusbengkulu,lebong – Pemimpin Cabang (Pinca) Bank Bengkulu Muara Aman (BaBe MaMan) Agustian Domargo irit bicara ketika dicecar awak media dengan sejumlah pertanyaan terkait kisruh di kalangan ASN selaku nasabah Bank Bengkulu, usai dirinya dipanggil Kejari Lebong, Selasa (16/3/2021). 

Seperti diketahui, banyak ASN yang ada pinjaman di bank yang sahamnya milik pemerintah daerah tersebut mengeluhkan pemblokiran saldo di rekening mereka oleh pihak bank setiap tangggal satu atau awal bulan.

Pria yang akrab disapa Edo ini hanya memberikan statemen sedikit berkenaan dengan OPD Payment. Kata dia, bahwa aplikasi untuk transaksi keuangan secara non tunai itu masih digunakan.

Itu ia sampaikan, menjawab pertanyaan wartawan terkait rilisnya di beberapa media, bahwa OPD Payment tidak lagi dipakai sejak beberapa bulan terakhir. 

“Masih dipake..OPD Payment itu gunanya untuk SP2D..Bendahara-bedahara..Jadi, beda dengan gaji,” kata Edo.

Disinggung soal pemblokiran rekening ASN, Edo malah meminta stafnya atas nama Ari Wibawa untuk menjelaskan. Ari pun terlihat bingung. Namun, ia tetap berusaha menerangkan semampunya.

Sedangkan Edo, beberapa menit kemudian memilih melipir masuk ke dalam mobil Innova warna hitam yang ia naiki ke Kantor Kejari.

“Rii..rii..tolong jelasin rii,” kata Edo di halaman kantor Kejari.

Sementara itu, Ari Wibawa mengatakan, pemblokiran tersebut secara otomatis oleh sistem atau terafiliasi. Ia mencontohkan, jika gaji ASN sebesar Rp 3 juta. Sementara potongan pinjaman bank adalah Rp 2 juta. Maka yang terafiliasi adalah Rp 2 juta itu.

Hanya saja, Ari sempat terdiam beberapa saat ketika awak media menyinggung soal apakah pemblokiran diketahui oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau tidak.

Termasuk ketika ditanya apakah kebijakan pemblokiran sudah tertuang di dalam akad dan diketahui oleh ASN yang bersangkutan selaku nasabah.

“Bukan kewenangan saya Pak menjawab,” ujar Ari yang saat itu didampingi Leo Andre Mardhika.

Baca juga :  Ramai Soal Rekening ASN Diblokir, Sekda Nilai Bank Bengkulu Kurang Komunikasi

Di tempat terpisah, Kajari Lebong Arief Indra Kusuma Adhi SH MHum melalui Kasi Intelijen Imam Hidayat SH MH membenarkan bahwa pihaknya telah memanggil Pinca Bank Bengkulu Muara Aman Agustian Damargo.

“Kita melakukan pemanggilan kepada kepala BPD Cabang Muara Aman terkait dengan kekisruhan  di masalah pemblokiran rekening ASN,” kata Imam.

Dia menerangkan, pihak Bank Bengkulu mengakui bahwa pemblokiran dilakukan setiap tanggal satu. Terkait hal tersebut, ia meminta manajemen Bank Bengkulu mencarikan solusi agar polemik tidak berkepanjangan.

“Karena kita ingin menjaga kondusifitas di kalangan ASN. Jangan sampai terjadi polemiklah. Karena, itu gaji sangat sensitif,” ujarnya.

Imam juga menyampaikan kepada pihak bank secepatnya berkoordinasi dengan Pemkab Lebong untuk mensosialisasikan perihal pemblokiran yang memberatkan nasabah. Termasuk, agar meminta petunjuk kepada pimpinan di kantor pusat Bank Bengkulu.

“Mereka menyampaikan tadi, ini mungkin karena peralihan dari Simda ke SIPD. Kalau dulu, waktu masih menggunakan Simda, belum terjadi hal-hal seperti ini. Itu bahasa mereka tadi,” tandas Imam. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Rumah di Lebong Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 4 Okt 2022 07:55 WIB

fokusbengkulu,lebong -  Kebakaran terjadi di Desa Gandung Baru Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong pada Selasa (4/10/2022) pagi sekira pukul...

Dua Jam Pencarian, Pemuda Tenggelam di Picung Ditemukan Meninggal

Jumat, 30 Sep 2022 03:39 WIB

fokusbengkulu,lebong – Warga Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tubei dan sekitarnya pada Jum’at (30/9/2022) siang sekira pukul 12.10, gempar....

Tok ! DPRD Lebong Sahkan Perubahan APBD 2022

Kamis, 29 Sep 2022 08:02 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Lebong menggelar rapat paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...

Polisi Tangkap Pria Ngaku Wartawan Usai Peras Ketua Poktan

Rabu, 28 Sep 2022 04:23 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Seorang pria berinisial SE (40) warga Desa Turan Baru Kecamatan Curup Selatan ditangkap personel Polsek Bermani Ulu...

DPRD Bahas Polemik Perpindahan Penduduk, Kades dan Ketua Adat Silang Pendapat

Rabu, 28 Sep 2022 03:18 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara – DPRD Bengkulu Utara melalui Komisi I menggelar rapat dengar pendapat (RDP) atau hearing terkait polemik perpindahan...

Soal Dokumen Legalitas, Komisi III Nilai PT SIL Bertele-tele

Rabu, 28 Sep 2022 02:22 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Komisi III DPRD Kabupaten Bengkulu Utara tampaknya begitu getol memperjuangkan aspirasi masyarakat Bumi Ratu Samban...

Hearing dengan Komisi III, PT SIL Akui Garap Kawasan Hutan Register 71 Air Bintunan

Rabu, 28 Sep 2022 01:47 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara - Komisi III DPRD Bengkulu Utara kembali memanggil manajemen PT Sandabi Indah Lestari untuk mengikuti Rapat Dengar...

Heboh, Warga Bermani Ulu Temukan Tengkorak Manusia

Selasa, 27 Sep 2022 11:00 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Warga Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong pada Senin (26/9/2022) sore sekira pukul 15.45 WIB,...

Bupati Prioritaskan Anggaran Pilkades dan Rekrutmen P3K di Perubahan APBD

Senin, 26 Sep 2022 11:55 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Kabupaten Lebong menggelar tiga rapat paripurna dengan agenda berbeda secara maraton pada Senin (26/9/2022) bertempat...

BUMDes Nangai Tayau I Gulung Tikar, Inspektorat Segera Audit

Senin, 26 Sep 2022 07:54 WIB

fokusbengkulu,lebong – Inspektorat Kabupaten Lebong memastikan akan segera mengaudit Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nangai Tayau I Kecamatan Amen....

%d blogger menyukai ini: