• 67
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    67
    Shares

fokusbengkulu,jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bergerak cepat mencabut surat telegram bernomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tertanggal 5 April 2021 terkait larangan bagi media menyiarkan arogansi aparat kepolisian. Itu dilakukan setelah mendengar dan menyerap aspirasi dari kelompok masyarakat.

Menurut Sigit, semangat awal dari arahan tersebut adalah agar anggota Polri tidak bertindak arogan atau menjalankan tugas melenceng dari standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. 

Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu menginstruksikan supaya seluruh personel tetap tegas tapi juga mengedepankan sisi humanis dalam penegakan hukum. 

“Arahan saya ingin Polri bisa tampil tegas namun humanis. Tapi, kami lihat di tayangan media masih banyak terlihat tampilan anggota yang arogan, oleh karenanya tolong anggota untuk lebih berhati-hati dalam bersikap di lapangan,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Sigit menekankan, gerak-gerik dan perilaku anggota kepolisian selalu disorot oleh masyarakat. Perbuatan arogan satu oknum polisi dapat merusak citra Polri yang saat ini sedang berusaha lebih baik dan profesional.

“Karena semua perilaku anggota pasti akan disorot. Kalau sampai ada beberapa perbuatan oknum yang arogan, merusak satu institusi,” ujar Alumni Akpol 1991 ini.

Dia mengakui, surat telegram yang diterbitkan sebelumnya menimbulkan perbedaan penafsiran. Sigit  menegaskan, surat itu sama sekali tidak bermaksud melarang media meliput arogansi polisi di lapangan. Namun, agar personel tidak melakukan hal-hal yang bisa berpengaruh buruk terhadap citra Polri.

“Bukan melarang media untuk tidak boleh merekam atau mengambil gambar anggota yang arogan atau melakukan pelanggaran,” ungkapnya.

Dia tidak menampik, internal Korps Bhayangkara masih memerlukan kritik dan saran dari seluruh elemen masyarakat. Sehingga, peran media sebagai salah satu pilar demokrasi akan tetap dihormati oleh Polri. 

Dengan kerendahan hati, Sigit pun menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat karena lahirnya perbedaan persepsi terkait dengan telegram tersebut.

“Dan sekali lagi mohon maaf atas terjadinya salah penafsiran yang membuat ketidaknyamanan teman-teman media. Sekali lagi kami selalu butuh koreksi dari teman-teman media dan eksternal untuk perbaikan institusi Polri agar bisa jadi lebih baik,” Sigit mengakhiri.(red)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Banjir dan Longsor di Lebong Selatan, Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Rabu, 21 Apr 2021 10:47 WIB

Luapan air disertai material batu dan tanah menutupi badan jalan di Desa Kutai Donok (Foto : Net) fokusbengkulu,lebong – Hujan lebat yang...

Gara-gara Petasan, Pelajar Ini Terkapar Kena Tikam

Senin, 19 Apr 2021 11:32 WIB

Tersangka MU sata diperiksa polisi fokusbengkulu,kaur – Haris (18), warga Desa Padang Genteng Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur terkapar...

Bawa Sabu, Eks Anggota Dewan Rejang Lebong Ditangkap di Depan Mapolsek

Senin, 19 Apr 2021 05:19 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Er alias Fe (48) warga Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur yang belakangan diketahui merupakan mantan (eks)...

Jangan Unggah Konten Berbau SARA di Medsos, Ada Polisi Virtual yang Memantau

Sabtu, 17 Apr 2021 11:02 WIB

Foto : Ilustrasi fokusbengkulu,jakarta – Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandi mengingatkan...

KARMA KEHIDUPAN

Jumat, 16 Apr 2021 11:01 WIB

Oleh : Zacky Antony Pesan orangtua kita dulu, hati-hati, dalam hidup ini berlaku hukum karma. Apa yang kita lakukan, itulah yang akan dituai. Siapa...

Polres Rejang Lebong Tangkap Pelaku Curanmor yang Beraksi di Tiga TKP

Kamis, 15 Apr 2021 08:28 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong - Sat Reskrim Polres Rejang Lebong Polda Bengkulu berhasil menangkap pelaku Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor)...

Ngeri, Jurang Puluhan Meter Intai Pengendara

Kamis, 15 Apr 2021 11:23 WIB

Kondisi jalan yang rusak di Desa Talang Ratu fokusbengkulu,lebong – Salah satu titik ruas jalan provinsi yang menghubungkan Desa Talang Ratu -...

Bupati Kopli Ansori Turun ke Sawah Temui Petani

Rabu, 14 Apr 2021 11:17 WIB

Bupati Kopli Ansori saat ikut memotong padi fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori turun ke areal persawahan di Desa Talang Leak I...

Parah, Mobnas Pemkab Lebong Dikembalikan Tanpa Roda

Rabu, 14 Apr 2021 04:46 WIB

fokusbengkulu,lebong – Satu unit Mobil Dinas (Mobnas) milik Pemkab Lebong jenis Mitsubishi Strada Single Cabin warna hitam Nopol BD 9021 HY yang...

Baru Menjabat, Nama Komandan Brigif Dicatut, Korban Tertipu Rp 10 Juta

Senin, 12 Apr 2021 08:56 WIB

AKBP Puji Prayitno S.IK MH fokusbengkulu,rejanglebong – Penipuan dengan modus mencatut nama perwira TNI terjadi di Kabupaten Rejang Lebong. Kali...

%d blogger menyukai ini: