Tambang Emas Ilegal di Lebong Telan Korban Lagi, Satu Orang Tewas Tertimbun

Kamis, 23 Sep 2021 10:04 WIB
Editor : Emzon Nurdin

Kapolsek Lebong Utara AKP L Naibaho (belakang) beserta anggota saat berada di TKP, Kamis (23/9/2021)

fokusbengkulu,lebong – Tambang emas tanpa izin alias ilegal di Kabupaten Lebong menelan korban jiwa lagi. Kali ini, seorang pria bernama Anton (40) warga Desa Sukau Mergo Kecamatan Amen. Ia tewas setelah tertimbun material longsor saat mengambil ampas yang mengandung emas di lubang galian di kawasan cagar budaya Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara, Kamis (23/9/2021) siang sekira pukul 13.20 WIB. Saat kejadian, korban tidak sendiri.

Dia bersama dua orang rekannya yakni Rio (39) warga Desa Nangai Tayau Kecamatan Amen dan Yakun warga Desa Air Kopras Kecamatan Pinang Belapis. Rio sempat mengeluh sakit di bagian dada dan dirujuk ke RSUD Lebong pasca kejadian. Sementara Yakun sudah diperbolehkan pulang karena tidak mengalami cedera serius.

Dikonfirmasi, Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur S.IK melalui Kapolsek Lebong Utara AKP L Naibaho SH membenarkan peristiwa tragis tersebut. Kata Kapolsek, kejadian bermula saat ketiga orang itu melakukan aktivitas penambangan ampas yang mengandung emas di kawasan bekas pabrik pengelolaan emas peninggalan Belanda tersebut pada Kamis pagi sekira pukul 08.45 WIB.

Selang beberapa waktu kemudian, entah disadari atau tidak, mereka menggali di dekat pondasi bangunan lama tersebut yang terbuat dari batu dan semen. Akibat galian yang semakin dalam, material di atasnya kian labil akhirnya longsor dan menimbun para korban.

“Korban yang meninggal mengalami luka robek di dagu, lebam di bagian dada kiri lebam pada pinggang dan beberapa luka lecet,” ungkap Kapolsek. Lebih jauh mantan Kapolsek Lebong Selatan ini mengakui, sebelum kejadian, pihaknya bersama TNI datang ke lokasi untuk memberikan imbauan agar warga tidak lagi mengambil ampas emas dari kawasan cagar budaya tersebut.

Namun, apa yang disampaikan oleh aparat sepertinya dianggap angin lalu saja oleh para penambang tradisional yang jumlahnya mencapai puluhan.

“Berselang dua jam, sekitar pukul 13.30 WIB, kami mendapatkan informasi bahwa ada kejadian longsor di lokasi tersebut,” tandasnya.

Seperti diketahui, korban jiwa akibat aktivitas penambangan emas tanpa izin ini bukan kali pertama. Terparah, sekitar bulan Maret 2020 silam, tiga orang meninggal dan belasan lainnya dilarikan ke rumah sakit setelah diduga keracunan gas di lubang tambang di Kecamatan Lebong Utara. Belum lagi kejadian serupa yang terjadi di beberapa titik lokasi penambangan emas ilegal lainnya di Kabupaten Lebong.(red)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Rumah di Lebong Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 4 Okt 2022 07:55 WIB

fokusbengkulu,lebong -  Kebakaran terjadi di Desa Gandung Baru Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong pada Selasa (4/10/2022) pagi sekira pukul...

Dua Jam Pencarian, Pemuda Tenggelam di Picung Ditemukan Meninggal

Jumat, 30 Sep 2022 03:39 WIB

fokusbengkulu,lebong – Warga Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tubei dan sekitarnya pada Jum’at (30/9/2022) siang sekira pukul 12.10, gempar....

Tok ! DPRD Lebong Sahkan Perubahan APBD 2022

Kamis, 29 Sep 2022 08:02 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Lebong menggelar rapat paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...

Polisi Tangkap Pria Ngaku Wartawan Usai Peras Ketua Poktan

Rabu, 28 Sep 2022 04:23 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Seorang pria berinisial SE (40) warga Desa Turan Baru Kecamatan Curup Selatan ditangkap personel Polsek Bermani Ulu...

DPRD Bahas Polemik Perpindahan Penduduk, Kades dan Ketua Adat Silang Pendapat

Rabu, 28 Sep 2022 03:18 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara – DPRD Bengkulu Utara melalui Komisi I menggelar rapat dengar pendapat (RDP) atau hearing terkait polemik perpindahan...

Soal Dokumen Legalitas, Komisi III Nilai PT SIL Bertele-tele

Rabu, 28 Sep 2022 02:22 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara -  Komisi III DPRD Kabupaten Bengkulu Utara tampaknya begitu getol memperjuangkan aspirasi masyarakat Bumi Ratu Samban...

Hearing dengan Komisi III, PT SIL Akui Garap Kawasan Hutan Register 71 Air Bintunan

Rabu, 28 Sep 2022 01:47 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara - Komisi III DPRD Bengkulu Utara kembali memanggil manajemen PT Sandabi Indah Lestari untuk mengikuti Rapat Dengar...

Heboh, Warga Bermani Ulu Temukan Tengkorak Manusia

Selasa, 27 Sep 2022 11:00 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Warga Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong pada Senin (26/9/2022) sore sekira pukul 15.45 WIB,...

Bupati Prioritaskan Anggaran Pilkades dan Rekrutmen P3K di Perubahan APBD

Senin, 26 Sep 2022 11:55 WIB

fokusbengkulu,lebong – DPRD Kabupaten Lebong menggelar tiga rapat paripurna dengan agenda berbeda secara maraton pada Senin (26/9/2022) bertempat...

BUMDes Nangai Tayau I Gulung Tikar, Inspektorat Segera Audit

Senin, 26 Sep 2022 07:54 WIB

fokusbengkulu,lebong – Inspektorat Kabupaten Lebong memastikan akan segera mengaudit Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nangai Tayau I Kecamatan Amen....

%d blogger menyukai ini: