Dana BUMDes Nangai Tayau I Rp 113 Juta Diduga Ditilap

Rabu, 21 Sep 2022 04:43 WIB
Editor : Emzon Nurdin
Foto (Ilustrasi/net) : Mencuat dugaan oknum Ketua BUMDes Nangai Tayau I menilap dana penyertaan modal BUMDes yang jumlahnya diperkirakan mencapai Rp 113 Juta
Foto (Ilustrasi/net) : Mencuat dugaan oknum Ketua BUMDes Nangai Tayau I menilap dana penyertaan modal BUMDes yang jumlahnya diperkirakan mencapai Rp 113 Juta

fokusbengkulu,lebong – Indikasi carut-marut Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Lebong kembali menyeruak. Jika sebelumnya mencuat kabar bahwa Laporan Pertanggungjawaban (LPj) BUMDes di beberapa desa tidak jelas. Kali ini, kabar tak sedap datang dari Desa Nangai Tayau I Kecamatan Amen. Dana penyertaan modal BUMDes di desa tersebut diduga ditilap alias digelapkan oleh oknum ketua atau direktur BUMDes setempat berinisial Wi. Nilainya cukup besar, kurang lebih Rp 113 juta.

Dana itu kabarnya adalah penyertaan modal mulai tahun 2018 hingga 2020. Penelusuran media ini, berdasarkan pengakuan beberapa warga, dugaan penyelewengan dana BUMDes itu terendus sejak sang ketua ingin mengundurkan diri beberapa waktu lalu.

Namun, keputusan itu hingga saat ini infonya belum ditanggapi oleh pihak pemerintah desa lantaran pengelolaan dana penyertaan modal yang digelontorkan selama beberapa tahun terakhir, tidak jelas.

“Kami masyarakat mempertanyakan bagaimana kelanjutan uang negara (Dana BUMDes,red) yang sudah raib itu,” buka salah satu warga Desa Nangai Tayau I yang meminta namanya tidak ditulis, yang diamini beberapa rekannya kepada fokusbengkulu.com, Selasa (20/9/2022) malam.

Ia juga menyayangkan sikap pihak pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang terkesan mengulur waktu untuk memperjelas terkait LPj penyertaan modal BUMDes. Sudah kurang lebih 7 bulan, kata dia, permasalahan ini mencuat ke permukaan, namun belum ada titik terang sampai saat ini.

“Kami sebagai warga jelas mempertanyakan hal ini apakah adanya permainan dalam pengelolaan antara pengurus BUMDes dengan pemerintah desa sehingga uang dari negara yang disalurkan untuk BUMDes hilang,” bebernya.

Ia mengakui, sejak tiga bulan terakhir, BUMDes Nangai Tayau I sudah ditutup. Bahkan, diduga, penyertaan modal tahun 2021 masih dibekukan di rekening desa.

“Memang kami ini masyarakat biasa namun uang yang sudah disalurkan harus ada pertanggung jawaban,” ucapnya.

Sementara itu, Kades Nangai Tayau I Zainul Halidi saat dikonfirmasi terkait dugaan penggelapan dana BUMDes tidak menampik permasalahan tersebut.

Zainul mengaku, beberapa waktu lalu pihak pemerintah desa sudah melaksanakan mediasi dengan pihak keluarga sang ketua BUMDes berinisial Wi. Sebab, Wi belakangan diketahui telah menghilang entah ke mana.

“Dalam waktu dekat hal ini akan kita laporkan ke penegak hukum dan berkas  pengaduan pun sudah disiapkan. Segera kita sampaikan ke pihak berwajib,” ungkap Zainul.(red)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Pimpinan RMOL Bengkulu Ditembak, Kapolda Bentuk Tim Buru Pelaku

Jumat, 3 Feb 2023 11:19 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Penembakan terhadap pimpinan media online RMOL Bengkulu Dr Rahiman Dani yang terjadi tak jauh dari kediaman pribadinya...

Gempar, Warga Semelako Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 2 Feb 2023 09:51 WIB

fokusbengkulu,lebong – Warga Desa Semelako III Kecamatan Lebong Tengah digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria paruh baya yang sudah tidak...

Tendang Pintu Kantor hingga Rusak, ASN Satpol PP Lebong Dicecar Polisi

Rabu, 1 Feb 2023 09:39 WIB

fokusbengkulu,lebong -  Seorang ASN di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebong berinisial RS belum lama ini dilaporkan ke...

Marak Isu Penculikan Anak di Bengkulu, Polisi Belum Terima Laporan

Senin, 30 Jan 2023 09:21 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Maraknya isu penculikan anak yang beredar di Media Sosial (Medsos) Facebook sejak beberapa hari terakhir, mejadi...

Luput dari Pengawasan Sang Ibu, Bocah 6 Tahun di Lebong Tewas Tenggelam

Sabtu, 28 Jan 2023 09:58 WIB

fokusbengkulu,lebong – Malang nasib bocah yang masih berusia 6,5 tahun bernama Arsya. Buah hati Piki (32) warga Desa Pelabuhan Talang Leak...

KPU Lebong Instruksikan PPS Segera Rekrut Pantarlih

Rabu, 25 Jan 2023 07:10 WIB

fokusbengkulu,lebong – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong menginstruksikan kepada seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk segera...

Senyum Sumringah 65 ASN Lebong Usai Dilantik Jadi Pjs Kades

Selasa, 24 Jan 2023 10:42 WIB

fokusbengkulu,lebong – Sebanyak 65 orang ASN di lingkup Pemkab Lebong ditunjuk oleh Bupati Lebong Kopli Ansori menjadi Penjabat Sementara (Pjs)...

Calon PPS Ikuti Tes Wawancara, Materinya Terkait Tiga Hal Ini

Selasa, 17 Jan 2023 12:13 WIB

Ketua KPU Lebong Shalahuddin Al Khidhr SE saat mewawancarai peserta seleksi PPS di ruang kerjanya, Senin (16/1/2023) fokusbengkulu,lebong - Komisi...

Gugat Tapal Batas Lebong – BU, Bupati Kopli Tunjuk Yusril sebagai Kuasa Hukum

Sabtu, 14 Jan 2023 11:49 WIB

fokusbengkulu,lebong - Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori tak main-main dalam memperjuangkan Eks Kecamatan Padang Bano agar...

Kuota PPS di Lebong Hanya 312, Peserta Seleksi Tembus 1316 Orang

Sabtu, 7 Jan 2023 09:53 WIB

Ketua KPU Kabupaten Lebong Shalahuddin Al Khidhr SE (kanan, pakai batik) saat memantau seleksi tertulis calon Anggota PPS di SMAN 5 Lebong Atas,...

%d blogger menyukai ini: