Home / Daerah / Lebong / Bupati Kopli Ansori Berhasil Pangkas Angka Kemiskinan
IDUAL ADHA 24

Bupati Kopli Ansori Berhasil Pangkas Angka Kemiskinan

Selasa, 21 Mei 2024 03:29 WIB
Editor : Emzon Nurdin
Bupati Lebong Kopli Ansori SSos
Bupati Lebong Kopli Ansori SSos

fokusbengkulu,lebong – Sejak resmi dipercaya memegang tampuk pimpinan sebagai Bupati Lebong pada 26 Februari 2021 lalu, Kopli Ansori bergerak cepat untuk merealisasikan visi misinya. Salah satu yang menjadi konsen Kopli adalah permasalahan kemiskinan. Berkat kerja kerasnya bersama segenap jajaran, di tahun 2023, angka kemiskinan di Kabupaten Lebong berhasil dipangkas. Ini tentu menjadi buah dari komitmen Kopli untuk selalu memprioritaskan kepetingan masyarakat.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Lebong adalah ketiga terendah se Provinsi Bengkulu, dengan persentase 11,15 persen.

Kemudian, posisi kedua terendah yakni Kabupaten Mukomuko kedua dengan presentase 10,76 persen. Sedangkan, angka kemiskinan terendah yakni Kabupaten Bengkulu Tengah dengan presentase 9,40 persen.

Sementara, mengacu pada data BPS tersebut, angka kemiskinan tertinggi berada di Kabupaten Seluma, mencapai 18 persen. Kemudian, disusul Kabupaten Kaur 17,83 persen, Bengkulu Selatan 17,51 persen, Rejang Lebong 14,79 persen, Kota Bengkulu 14,71 persen dan terakhir Kepahiang 14,12 persen.

“Angka kemiskinan di Lebong pada tahun 2023 lalu menurun. Ini tentu merupakan capaian yang positif,” kata Kepala BPS Kabupaten Lebong Yuniarto, Sabtu (18/5/2024). Yuniarto menjelaskan, dengan persentase 11,15 persen, jumlah jiwa yang masuk dalam kategori miskin di Kabupaten Lebong tahun 2023 sebanyak 13,23 ribu jiwa.

Angka tersebut, sambung Yuniarto, lebih kecil jika dibanding dua tahun terakhir. Dimana pada tahun 2021 sebesar 12.00 persen atau Rp 13,97 ribu jiwa, dan pada tahun 2022 sebesar 12.03 persen atau sebanyak 14 ribu jiwa.

“Persentase penurunannya dibanding tahun 2022 sebesar 0,88 persen,” kata Yuniarto. Lebih rinci, ia mengurai, untuk mengukur kemiskinan, BPS menerapkan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (Basic Needs Approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang dilihat dari sisi pengeluaran.

Baca juga : Sebelum Berangkat, 97 Jemaah Haji Dapat Uang Saku dari Bupati Kopli Ansori

Metode yang digunakan adalah menghitung Garis Kemiksinan (GK), yang terdiri dari dua komponen, yaitu Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan (GKBM).

Persentase kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu Tahun 2023. Doc BPS Kabupaten Lebong

 

GKM merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2100 kalori per kapita per hari. Paket komoditi kebutuhan dasar makanan diwakili oleh 52 jenis komoditi (padi-padian, umbi-umbian, ikan, daging, telur, susu, sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan, minyak, lemak dan lain lain).

Menurut Yuniarto, sumber data utama yang dipakai untuk menghitung tingkat kemiskinan tahun 2023 adalah data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) bulan Maret 2023 dengan jumlah sampel di Kabupaten Lebong sebanyak 550 rumah tangga.

“Maka, kita dapat persentase kemiskinan di angka 11,15 persen itu tadi,” tandasnya.(wez)

Baja Juga

News Feed

Bupati Kopli Saksikan Peresmian Pasar Ajai Siang oleh Mendag Zulkifli Hasan

Jumat, 14 Jun 2024 10:57 WIB

fokusbengkulu,lebong – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Dr (HC) Zulkifili Hasan SE MM menginjakkan kaki di Bumi Rafflesia pada Jum’at (14/6/2024)....

Bupati Kopli Ansori akan Perpanjang Masa Jabatan 27 Kades

Kamis, 13 Jun 2024 09:51 WIB

fokusbengkulu,jakarta– Sebagai tindaklanjut atas berlakunya Undang Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang Undang Nomor 6...

Kabar Baik, Pemkab Lebong Segera Gelar Operasi Katarak Gratis, Ini Jadwalnya

Selasa, 11 Jun 2024 08:36 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kabar baik bagi warga Kabupaten Lebong yang menderita penyakit katarak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melalui Dinas...

Legislatif Sampaikan Pandangan Umum terhadap Pertanggungjawaban APBD Lebong 2023

Selasa, 11 Jun 2024 12:53 WIB

fokusbengkulu,lebong - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong melaksanakan rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi...

Wabup Fahrurrozi Dorong Pelaku Usaha Daftarkan Kekayaan Intelektual

Senin, 10 Jun 2024 09:47 WIB

fokusbengkulu,lebong – Wakil Bupati (Wabup) Lebong Drs Fahrurrozi MPd menghadiri kegiatan Promosi dan Diseminasi Kekayaan Intelektual yang...

Imbas Banjir, Batu Bergelimpangan Tutupi Jalan, Lalin Lebong – Curup Sempat Lumpuh

Senin, 10 Jun 2024 07:02 WIB

fokusbengkulu,lebong – Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Lebong pada Senin (10/6/2024) sore sejak sekitar pukul 15.30 WIB...

Monev di RSUD Lebong, Tim Kemenkes Puas dengan Kinerja Dokter Spesialis

Sabtu, 8 Jun 2024 12:43 WIB

fokusbengkulu,lebong – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan mengutus tim untuk melakukan monitoring...

Bupati Kopli Ansori Hadiri Mediasi Tapal Batas

Kamis, 6 Jun 2024 07:41 WIB

fokusbengkulu,lebong – Sebagai tindaklanjut dari putusan sela Mahkamah Konstitusi (MK) RI terkait sengketa batas wilayah Kabupaten Lebong dengan...

Didukung Penuh Bupati Kopli, Kafilah Lebong Ikuti MTQ di Bengkulu Utara

Rabu, 5 Jun 2024 10:47 WIB

fokusbengkulu,lebong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melepas keberangkatan 57 orang kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)...

Dihadiri Bupati, DPRD Lebong Gelar Rapat Paripurna Pertanggungjawaban APBD

Selasa, 4 Jun 2024 09:58 WIB

fokusbengkulu,lebong -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong menggelar dua rapat paripurna bertempat di ruang sidang Sekretariat...