• 811
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    811
    Shares

fokusbengkulu,lebong – Polres Lebong menangkap tiga orang warga Kabupaten Rejang Lebong yang diduga kuat melakukan pembalakan liar (Illegal Logging) di kawasan Hutan Lindung (HL) Ketelang Bukit Daun Kecamatan Rimbo Pengadang, pada 22 Desember 2020 lalu.

Mereka yang nekat membabat hutan itu adalah Ha (53) warga Desa Air Bening Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong.

Su (40) warga Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu, dan IK (42) warga Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara.

Bersama ketiga tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti (BB) berupa 7 potong kayu jenis medang ukuran 8 Cm x 8 Cm x 400 Cm. 2 unit mesin Chainsaw, 2 bilah sajam jenis parang dan beberapa BB lainnya.

Ini terungkap dalam press release yang digelar Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur S.IK didampingi Kabag Ops AKP Rafenil Yaumil Rahman SH dan Kasat Reskrim AKP Didik Mujiyanto SH MH, Selasa (12/1/2021).

“Berdasarkan pengakuan tersangka, ini baru pertama kali mereka melakukan pembalakan hutan. Tapi, kita masih terus mendalami. Sementara, untuk hasil hutan tersebut rencananya akan diperjualbelikan,” kata Kasat.

Penangkapan, lanjut Kasat menjelaskan, bermula dari adanya informasi masyarakat. Di kawasan HL Ketelang, diduga kerap terjadi aktifitas penebangan kayu tanpa izin.

Berangkat dari informasi tersebut, Unit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Sat Reskrim Polres Lebong berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu.

Selanjutnya, tim terpadu melakukan patroli pada tanggal 22 Desember. Benar saja, di kawasan hutan yang lokasinya sekitar 17 Km dari pemukiman penduduk, petugas mendapati ketiga tersangka sedang melakukan kegiatan terlarang itu. Mereka lantas diciduk tanpa perlawanan.

Disinggung terkait kepada siapa kayu-kayu dijual, apakah kepada pemilik usaha depot atau kepada perorangan, Kasat mengaku, pihaknya masih terus menggali.

“Mereka ini (Tsk) memiliki peran masing-masing yang berbeda. Ada yang mengoperasikan mesin Chainsaw, ada yang tukang mengangkut. Sementara, untuk luas yang sudah terhampar itu kurang lebih 1 hektar,” terangnya.

Ketiganya dijerat dengan Undang Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. Pasal 82 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf b dengan ancaman 5 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 2,5 miliar.

“Di lokasi masih ada kayu-kayu log (kayu gelondongan,red) yang belum dikelola. Itu belum kita amankan mengingat lokasi yang jauh dan medan yang berat,” tandas Kasat.

Butuh Peran Aktif Semua Pihak

Sementara itu, Kapolres di awal konferensi pers menyebut, butuh peran aktif dari segenap stakeholder terkait serta seluruh elemen masyarakat agar kawasan hutan Lebong tidak terus tergerus oleh aktifitas pembalakan liar.

“Lebong ini unik. Karakteristik geografis wilayahnya. Kita berada di tengah-tengah dan dikelilingi oleh gunung semua. Statusnya mulai dari TNKS, hutan lindung sampai TWA,” ujar Alumni Akpol 1999 ini. Pihaknya, kata dia, terus melakukan upaya preemtif, preventif.

“Memang tidak seratus persen haram dikelola. Tapi, harus mematuhi regulasi. Mulai dari undang undang sampai dengan Perda yang mengatur. Bahkan, hukum internasional,” sampainya. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Keterlaluan, Pelajar Ini Cabuli Temannya di Ruang Kelas

Kamis, 14 Jan 2021 11:21 WIB

fokusbengkulu,bengkuluutara – Ulah seorang pelajar salah satu SMA di Kabupaten Bengkulu Utara berinisial RBA alias Re (19), benar-benar...

Berkas Korupsi DD Semelako II P21, Kutai Donok Tunggu Audit Inspektorat

Kamis, 14 Jan 2021 08:20 WIB

AKP Didik Mujiyanto (foto saat berpangkat Iptu) fokusbengkulu,lebong – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Sat Reskrim Polres Lebong...

Babat Hutan Lindung, 3 Warga Rejang Lebong Ditangkap

Rabu, 13 Jan 2021 12:18 WIB

fokusbengkulu,lebong – Polres Lebong menangkap tiga orang warga Kabupaten Rejang Lebong yang diduga kuat melakukan pembalakan liar (Illegal...

Usai Cek Pemakaman Pasien Covid-19, Kepala Dinkes Lebong Alami Kecelakaan

Selasa, 12 Jan 2021 05:57 WIB

fokusbengkulu,lebong – Mobil Dinas (Mobnas) yang ditumpangi Kepala Dinkes Kabupaten Lebong Rachman SKM M.Si jenis Toyota Avanza warna hitam nopol...

PBB 8 Desa Nol Persen, Pemkab Lebong Bakal Tunda Penyaluran ADD Jika Tak Dilunasi

Selasa, 12 Jan 2021 12:48 WIB

Rudi Hartono fokusbengkulu,lebong – Per tanggal 31 Desember 2020, tercatat ada sebanyak delapan desa di Kabupaten Lebong yang belum membayar sama...

Tabrakan Maut di Bandung Marga, Dua Pemuda Lebong Tewas

Senin, 11 Jan 2021 07:13 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) maut terjadi di ruas jalan Desa Bandung Marga Kecamatan Bermani Ulu Raya...

Kopaska Temukan Serpihan Diduga Pesawat Sriwijaya Air di Kedalaman 23 Meter

Minggu, 10 Jan 2021 02:20 WIB

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat menunjuk foto temuan serpihan diduga bagian tubuh pesawat SJ-182 fokusbengkulu,jakarta – Upaya pencarian...

Bejat, Pria yang Sudah Tiga Kali Menikah Ini Diduga Cabuli Bocah SD

Minggu, 10 Jan 2021 12:25 WIB

Foto : Ilustrasi/net fokusbengkulu,bengkuluselatan – Seorang pria asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berinisial Jo (46) terpaksa berurusan...

Fakta Baru Pengeroyokan Anggota TNI, 6 Tersangka Bawa Sajam dan Mabuk Miras

Jumat, 8 Jan 2021 10:50 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Sat Reskrim Polres Rejang Lebong bekerja cepat menangani kasus pengeroyokan dua orang anggota TNI, Prada (Prajurit...

Rekrutmen Inspektur Polisi Dibuka, Cek Syaratnya

Jumat, 8 Jan 2021 08:11 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Bagi Anda yang bercita-cita menjadi perwira Polri. Ini saatnya menggapai impian tersebut. Rekrutmen siswa Sekolah...

%d blogger menyukai ini: