• 857
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    857
    Shares

fokusbengkulu,lebong – Polres Lebong menangkap tiga orang warga Kabupaten Rejang Lebong yang diduga kuat melakukan pembalakan liar (Illegal Logging) di kawasan Hutan Lindung (HL) Ketelang Bukit Daun Kecamatan Rimbo Pengadang, pada 22 Desember 2020 lalu.

Mereka yang nekat membabat hutan itu adalah Ha (53) warga Desa Air Bening Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong.

Su (40) warga Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu, dan IK (42) warga Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara.

Bersama ketiga tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti (BB) berupa 7 potong kayu jenis medang ukuran 8 Cm x 8 Cm x 400 Cm. 2 unit mesin Chainsaw, 2 bilah sajam jenis parang dan beberapa BB lainnya.

Ini terungkap dalam press release yang digelar Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur S.IK didampingi Kabag Ops AKP Rafenil Yaumil Rahman SH dan Kasat Reskrim AKP Didik Mujiyanto SH MH, Selasa (12/1/2021).

“Berdasarkan pengakuan tersangka, ini baru pertama kali mereka melakukan pembalakan hutan. Tapi, kita masih terus mendalami. Sementara, untuk hasil hutan tersebut rencananya akan diperjualbelikan,” kata Kasat.

Penangkapan, lanjut Kasat menjelaskan, bermula dari adanya informasi masyarakat. Di kawasan HL Ketelang, diduga kerap terjadi aktifitas penebangan kayu tanpa izin.

Berangkat dari informasi tersebut, Unit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Sat Reskrim Polres Lebong berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu.

Selanjutnya, tim terpadu melakukan patroli pada tanggal 22 Desember. Benar saja, di kawasan hutan yang lokasinya sekitar 17 Km dari pemukiman penduduk, petugas mendapati ketiga tersangka sedang melakukan kegiatan terlarang itu. Mereka lantas diciduk tanpa perlawanan.

Disinggung terkait kepada siapa kayu-kayu dijual, apakah kepada pemilik usaha depot atau kepada perorangan, Kasat mengaku, pihaknya masih terus menggali.

“Mereka ini (Tsk) memiliki peran masing-masing yang berbeda. Ada yang mengoperasikan mesin Chainsaw, ada yang tukang mengangkut. Sementara, untuk luas yang sudah terhampar itu kurang lebih 1 hektar,” terangnya.

Ketiganya dijerat dengan Undang Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. Pasal 82 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf b dengan ancaman 5 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 2,5 miliar.

“Di lokasi masih ada kayu-kayu log (kayu gelondongan,red) yang belum dikelola. Itu belum kita amankan mengingat lokasi yang jauh dan medan yang berat,” tandas Kasat.

Butuh Peran Aktif Semua Pihak

Sementara itu, Kapolres di awal konferensi pers menyebut, butuh peran aktif dari segenap stakeholder terkait serta seluruh elemen masyarakat agar kawasan hutan Lebong tidak terus tergerus oleh aktifitas pembalakan liar.

“Lebong ini unik. Karakteristik geografis wilayahnya. Kita berada di tengah-tengah dan dikelilingi oleh gunung semua. Statusnya mulai dari TNKS, hutan lindung sampai TWA,” ujar Alumni Akpol 1999 ini. Pihaknya, kata dia, terus melakukan upaya preemtif, preventif.

“Memang tidak seratus persen haram dikelola. Tapi, harus mematuhi regulasi. Mulai dari undang undang sampai dengan Perda yang mengatur. Bahkan, hukum internasional,” sampainya. (wez)

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Banjir dan Longsor di Lebong Selatan, Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Rabu, 21 Apr 2021 10:47 WIB

Luapan air disertai material batu dan tanah menutupi badan jalan di Desa Kutai Donok (Foto : Net) fokusbengkulu,lebong – Hujan lebat yang...

Gara-gara Petasan, Pelajar Ini Terkapar Kena Tikam

Senin, 19 Apr 2021 11:32 WIB

Tersangka MU sata diperiksa polisi fokusbengkulu,kaur – Haris (18), warga Desa Padang Genteng Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur terkapar...

Bawa Sabu, Eks Anggota Dewan Rejang Lebong Ditangkap di Depan Mapolsek

Senin, 19 Apr 2021 05:19 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong – Er alias Fe (48) warga Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur yang belakangan diketahui merupakan mantan (eks)...

Jangan Unggah Konten Berbau SARA di Medsos, Ada Polisi Virtual yang Memantau

Sabtu, 17 Apr 2021 11:02 WIB

Foto : Ilustrasi fokusbengkulu,jakarta – Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandi mengingatkan...

KARMA KEHIDUPAN

Jumat, 16 Apr 2021 11:01 WIB

Oleh : Zacky Antony Pesan orangtua kita dulu, hati-hati, dalam hidup ini berlaku hukum karma. Apa yang kita lakukan, itulah yang akan dituai. Siapa...

Polres Rejang Lebong Tangkap Pelaku Curanmor yang Beraksi di Tiga TKP

Kamis, 15 Apr 2021 08:28 WIB

fokusbengkulu,rejanglebong - Sat Reskrim Polres Rejang Lebong Polda Bengkulu berhasil menangkap pelaku Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor)...

Ngeri, Jurang Puluhan Meter Intai Pengendara

Kamis, 15 Apr 2021 11:23 WIB

Kondisi jalan yang rusak di Desa Talang Ratu fokusbengkulu,lebong – Salah satu titik ruas jalan provinsi yang menghubungkan Desa Talang Ratu -...

Bupati Kopli Ansori Turun ke Sawah Temui Petani

Rabu, 14 Apr 2021 11:17 WIB

Bupati Kopli Ansori saat ikut memotong padi fokusbengkulu,lebong – Bupati Lebong Kopli Ansori turun ke areal persawahan di Desa Talang Leak I...

Parah, Mobnas Pemkab Lebong Dikembalikan Tanpa Roda

Rabu, 14 Apr 2021 04:46 WIB

fokusbengkulu,lebong – Satu unit Mobil Dinas (Mobnas) milik Pemkab Lebong jenis Mitsubishi Strada Single Cabin warna hitam Nopol BD 9021 HY yang...

Baru Menjabat, Nama Komandan Brigif Dicatut, Korban Tertipu Rp 10 Juta

Senin, 12 Apr 2021 08:56 WIB

AKBP Puji Prayitno S.IK MH fokusbengkulu,rejanglebong – Penipuan dengan modus mencatut nama perwira TNI terjadi di Kabupaten Rejang Lebong. Kali...

%d blogger menyukai ini: