Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong Chandra SE
Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong Chandra SE

fokusbengkulu,lebong – Ribuan honorer atau Tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) di lingkup Pemkab Lebong sejak beberapa waktu terakhir disibukkan dengan penggandaaan (Foto Copy) berkas. Mulai dari Surat Keputusan (SK) pengangkatan, bukti penerimaan honor, daftar hadir hingga beberapa dokumen lain. Bahkan, tidak sedikit THLT yang bersusah payah membongkar arsip di kantor masing-masing untuk mencari berkas yang sudah usang. Maklum saja, ada di antara mereka yang telah mengabdi lebih dari lima tahun.

Setelah berkas ditemukan, mereka mesti merogoh kocek hingga ratusan ribu untuk menggandakannya. Baru setelah itu diserahkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Rupanya, ada informasi yang bias soal pengumpulan berkas tersebut.

Mayoritas para THLT beranggapan itu untuk persyaratan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). BKPSDM pun buka suara terkait soal ini.

“Jadi, saya luruskan. Berkas yang dikumpulkan itu hanya untuk pendataan Non-ASN. Sesuai dengan instruksi KemenPAN RB dan BKN. Bukan syarat P3K,” kata Plt Kepala BKPSDM Apedo Irman Bangsawan SH melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Pensiun Pegawai Chandra SE saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (6/9/2022) sore.

Chandra mengaku bahwa pihaknya sejak awal telah menyampaikan ke masing-masing OPD berkenaan dengan peruntukan berkas yang diminta. Namun, entah dari mana awalnya, lanjut dia, mencuat isu bahwa dokumen itu disebut untuk persyaratan P3K. Isu itupun menyebar begitu cepat di kalangan para THLT.

“Tidak mungkin kita meminta persyaratan P3K, sedangkan tahapan perekrutan P3K itu sendiri belum dimulai,” imbuh dia.

Agar para THLT berpikir realistis dan tidak bermuluk-muluk, Chandra kembali menjelaskan terkait dengan formasi P3K yang akan dibuka oleh Pemkab Lebong.

Menurutnya, total formasi yakni 410 dengan rincian tenaga guru 268, kesehatan 100 dan teknis 42. Terkait persyaratan untuk tenaga guru, Chandra menyebut, berpendidikan S1, masuk Dapodik dan minimal bertugas selama tiga tahun berturut-turut tanpa terputus.

“Untuk tenaga kesehatan, tentu harus memiliki ijazah di bidang kesehatan seperti keperawatan, kebidanan atau pun farmasi,” ungkapnya. Sementara untuk teknis, menurut Chandra, pihaknya memang akan membuka formasi SMA sederajat.

“Tapi, untuk SMK. Artinya kejuruan. Bukan umum. Nah, inilah yang mesti digarisbawahi. Tapi, tetap saja, pengumpulan berkas ini penting. Kita tidak tahu kebijakan pemerintah di waktu yang akan datang,” Chandra mengakhiri.

Penelusuran media ini, pada laman pendataan-nonasn.bkn.go.id, mengacu pada Surat MenPAN RB Nomor B/1511/M.SM.01.00/2022, pendataan Non ASN merupakan tindak lanjut dari pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK yang mewajibkan status kepegawaian di lingkungan Instansi Pemerintah terdiri dari 2 (dua) jenis kepegawaian yaitu PNS dan PPPK sampai dengan tanggal 28 November 2023.(wez)

Berikut Surat MenPAN RB dan data Non ASN salah satu kabupaten (Sumber : pendataan-nonasn.bkn.go.id) :

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

Pimpinan RMOL Bengkulu Ditembak, Kapolda Bentuk Tim Buru Pelaku

Jumat, 3 Feb 2023 11:19 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Penembakan terhadap pimpinan media online RMOL Bengkulu Dr Rahiman Dani yang terjadi tak jauh dari kediaman pribadinya...

Gempar, Warga Semelako Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 2 Feb 2023 09:51 WIB

fokusbengkulu,lebong – Warga Desa Semelako III Kecamatan Lebong Tengah digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria paruh baya yang sudah tidak...

Tendang Pintu Kantor hingga Rusak, ASN Satpol PP Lebong Dicecar Polisi

Rabu, 1 Feb 2023 09:39 WIB

fokusbengkulu,lebong -  Seorang ASN di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebong berinisial RS belum lama ini dilaporkan ke...

Marak Isu Penculikan Anak di Bengkulu, Polisi Belum Terima Laporan

Senin, 30 Jan 2023 09:21 WIB

fokusbengkulu,kotabengkulu – Maraknya isu penculikan anak yang beredar di Media Sosial (Medsos) Facebook sejak beberapa hari terakhir, mejadi...

Luput dari Pengawasan Sang Ibu, Bocah 6 Tahun di Lebong Tewas Tenggelam

Sabtu, 28 Jan 2023 09:58 WIB

fokusbengkulu,lebong – Malang nasib bocah yang masih berusia 6,5 tahun bernama Arsya. Buah hati Piki (32) warga Desa Pelabuhan Talang Leak...

KPU Lebong Instruksikan PPS Segera Rekrut Pantarlih

Rabu, 25 Jan 2023 07:10 WIB

fokusbengkulu,lebong – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong menginstruksikan kepada seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk segera...

Senyum Sumringah 65 ASN Lebong Usai Dilantik Jadi Pjs Kades

Selasa, 24 Jan 2023 10:42 WIB

fokusbengkulu,lebong – Sebanyak 65 orang ASN di lingkup Pemkab Lebong ditunjuk oleh Bupati Lebong Kopli Ansori menjadi Penjabat Sementara (Pjs)...

Calon PPS Ikuti Tes Wawancara, Materinya Terkait Tiga Hal Ini

Selasa, 17 Jan 2023 12:13 WIB

Ketua KPU Lebong Shalahuddin Al Khidhr SE saat mewawancarai peserta seleksi PPS di ruang kerjanya, Senin (16/1/2023) fokusbengkulu,lebong - Komisi...

Gugat Tapal Batas Lebong – BU, Bupati Kopli Tunjuk Yusril sebagai Kuasa Hukum

Sabtu, 14 Jan 2023 11:49 WIB

fokusbengkulu,lebong - Pemkab Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Kopli Ansori tak main-main dalam memperjuangkan Eks Kecamatan Padang Bano agar...

Kuota PPS di Lebong Hanya 312, Peserta Seleksi Tembus 1316 Orang

Sabtu, 7 Jan 2023 09:53 WIB

Ketua KPU Kabupaten Lebong Shalahuddin Al Khidhr SE (kanan, pakai batik) saat memantau seleksi tertulis calon Anggota PPS di SMAN 5 Lebong Atas,...

%d blogger menyukai ini: